Connect with us

HUKRIM

49 Kasus Tanah di Polda NTT Mandek

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman pose bersama jajarannya dan pimpinan Kanwil BPN Provinsi NTT di Mapolda NTT, belum lama ini.

Kupang, penatimor.com – Sebanyak 49 kasus tanah yang dilaporkan ke Polda NTT selama tahun 2018, hingga saat ini belum berhasil dituntaskan.

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman, mengakui hal ini saat diwawancarai di kantornya, belum lama ini.

“Semuanya belum dapat diselesaikan, karena semua terkait kendala hak lahan yang belum kita dapat dari BPN (Badan Pertanahan Nasional),” kata Kapolda.

Polda NTT, lanjut mantan Kadiv Hukum Mabes Polri itu, juga melakukan kerja sama dengan Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional ( Kanwil BPN) Provinsi NTT.

Kerja sama tersebut bertujuan untuk mempersempit ruang gerak mafia tanah yang beraksi di NTT.

Dalam kerja sama dimaksud, jelas Kapolda, akan dibentuk tiga Satgas untuk lebih mengintensifkan kerja sama tersebut, termasuk dalam pertukaran informasi.

Dengan membentuk sebuah Satgas, maka menurut Kapolda pihaknya tidak terhalang oleh birokrasi.

“Kalau bentuk Satgas, dia menjadi satu, agar informasi dan data lebih cepat, karena sudah dibentuk jadi satu tim. Satgas akan diisi oleh anggota Polri dan BPN yang diketuai oleh Dirreskrimum Kombes Pol Yudi Sinlaeloe,” sebut Kapolda.

Sementara, untuk kegiatan operasi akan segera ditindaklanjuti Polda NTT, tetapi sebelum itu Polda akan mambentuk dan membicarakan nama-nama yang ditugaskan.

“Dengan Satgas ini kita bisa bersama-sama membongkar mafia tanah. Kalau aparat BPN dan Polri ada yang bermain di dalam, berhentilah karena kami tidak ragu-ragu untuk tindaklanjuti,” tandas Kapolda. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Petani di Malaka Tewas Diterkam Buaya di Sungai Benanain

Published

on

Waka Polres Malaka, Kompol Ketut Saba.
Continue Reading

HUKRIM

Nodai Penyandang Disabilitas di Kupang, Pria 42 Tahun Ditangkap Polisi

Published

on

Andreas Banase, terduga pelaku pencabulan anak di bawah umur diamankan Tim Buser Polres Kupang Kota, Kamis (16/4/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Resdiana Ndapamerang Perintah Buat Peta Bidang Tanah Mabar Seluas 24 Ha

Published

on

Sidang perkara dugaan korupsi tanah Pemkab Manggarai Barat di Pengadilan Tipikor Kupang.
Continue Reading