Connect with us

UTAMA

Masalah Aset, Penyebab Kota Kupang Gagal Raih WTP

Published

on

Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Kupang Jefri Pelt, menyematkan tanda pengenal kepada perwakilan peserta Bimtek di Hotel Ima, Selasa (27/11).

Kupang, penatimor.com – Pemerintah Kota Kupang melalui Badan Keuangan Daerah menggelar bimbingan teknis pengelolaan barang miliki daerah bagi pengurus barang perangkat daerah dan kepala sekolah tingkat Kota Kupang tahun 2018 di Hotel Ima, Selasa (27/11).

Bimtek ini diikuti oleh para Kasubag Perencanaan dan Keuangan, Kasubag Keuangan dan Perlengkapan, pengurus barang perangkat daerah, pengurus barang pembantu sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama tingkat Kota Kupang.

Bimtek yang dihadiri 300 peserta ini dibuka oleh Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore.

Sesuai rencana, kegiatan itu bakal digelar selama tiga hari, (27-29/11).

Wali Kota pada kesempatan itu, mengatakan, bimtek ini sangat penting untuk penataan aset daerah Kota Kupang. Pasalnya, selama ini, penataan aset pemerintah belum maksimal.

“Masalah aset ini bukan masalah yang mudah, karena di Kota Kupang sendiri masalah aset sampai saat ini belum terlaksana secara baik. Para petugas pengelola aset harus diberikan bekal yang baik, pasalnya untuk mengelola aset, dia terlebih dahulu harus memahami sejarah aset sampai dengan sekarang,” kata Wali Kota

Menurut orang nomor satu di Pemkot Kupang itu, masalah aset harus dikelola oleh orang-orang yang berkompeten dan sudah terbukti kinerjanya.

“Orang yang ditempatkan di bagian aset, tidak boleh diganti sembarang, pasalnya mereka yang sudah mengerti dan tahu semua aset. Jika digantikan orang baru maka tentu akan ada berbagai kendala yang dihadapi terutama dalam perhitungan aset,” terangnya.

Persoalan aset menurut sosok yang akrab disapa Jeriko itu, sampai saat ini belum tercatat secara baik. Untuk itu, jika semua aset tercatat secara baik maka Kota Kupang bisa mendapatkan WTP.

Pasalnya, ada tiga persoalan kenapa Kota Kupang tidak mendapatkan WTP, yaitu yang pertama masalah aset, koperasi KPN Maju dan PT. Sasando.

“Apabila tiga masalah ini bisa diselesaikan, maka Kota Kupang bisa mendapatkan WTP. Jika mendapatkan WTP maka Kota Kupang bisa mendapatkan bantuan keuangan yang bisa digunakan untuk kesejahteraan semua ASN dan masyarakat. Kami terus mendorong agar semua masalah ini bisa diselesaikan di tahun 2019, agar WTP bisa didapatkan,” terangnya.

Jefri mengaku, dia baru mengurus anggaran pada tahun 2019, pasalnya tahun lalu, KUA PPAS sudah ditandatangani sehingga penggunaan anggaran tidak bisa berjalan sesuai dengan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Tahun 2019, kami memotong semua anggaran perjalanan dinas. Anggaran untuk saya dan Wakil Wali Kota juga dipotong, yaitu perjalanan dinas yang tidak penting. Efisiensi anggaran perjalanan dinas ini bisa sebesar Rp 20an miliar. Anggaran ini bisa digunakan untuk mengatur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan PTT yang selama ini terabaikan kesejahteraannya,” terangnya.

Wali Kota mengaku, tahun 2019 pemerintah memfokuskan untuk penambahan 1.000 titik lampu baru yang akan dibagikan di setiap kelurahan, dan 5.000 lampu untuk memperbaiki lampu yang rusak, juga ada penambahan lampu-lampu hias, untuk menata Kota Kupang menjadi lebih terang dan lebih tertata secara baik.

“Sehingga diharapkan agar semua ASN di Kota Kupang dapat bekerja bersama, bekerja secara bertanggung jawab, dan bersama memajukan Kota Kupang,” harap Wali Kota.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Jefri Pelt, mengatakan, bimtek bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola barang tentang pengelolaan barang milik daerah pada masing-masing OPD dan sekolah.

Termasuk untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola barang milik daerah secara baik, efektif serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Selain itu, diharapkan agar peserta mampu menyusun laporan inventarisasi barang milik daerah dan peserta mampu memverifikasi, menerima, mendistribusikan, serta menyimpan barang milik daerah,” jelas Jefri. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Menkominfo: Masyarakat Tertib Melaksanakan Protokol 3M dan Siap Divaksin Menjadi Kunci Penanganan Pandemi COVID-19

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny  Plate.
Continue Reading

NASIONAL

Bangun Soliditas, Kuatkan Semangat Masyarakat

Published

on

Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny  Plate.
Continue Reading

HUKRIM

HBA Ke-61, Kejari TTU Hadiahi Tersangka Penganiayaan SKP2 dan Piagam Penghargaan kepada Korban

Published

on

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H.,menyerahkan piagam penghargaan kepada korban Natsimus Asionpah.
Continue Reading
error: Content is protected !!