Connect with us

UTAMA

Imunisasi MR di Kota Kupang Capai Target Nasional

Published

on

Ilustrasi Imunisasi MR (NET)

Kupang, penatimor.com – Pelaksanaan Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kota Kupang telah mencapai target nasional, yaitu 95 persen.

Data terakhir yang diperoleh dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang, pelaksanaan Imunisasi MR, sampai pada Rabu (31/10) mencapai 95,75 persen, atau sebanyak 100.337 anak telah mendapat Imunisasi MR.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kota Kupang, Sri Wahyuningsi, saat diwawancarai di ruang kerjanya, belum lama ini.

Sri menjelaskan, Kota Kupang telah berhasil menembus target capaian Imunisasi MR secara nasional yaitu 95 persen.

Semua ini berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, staf medis Dinas Kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi lainnya.

Menurutnya, sampai saat ini terdata masih ada 4.450 anak yang belum diimunisasi MR, sesuai dengan data target sasaran di Kota Kupang sebanyak 109.791 sasaran, dengan usia 9 bulan sampai 15 tahun.

“Memang kami tidak mencapai 100 persen, karena beberapa kendala di lapangan. Tetapi dengan memperoleh 95 persen ini kami telah memenuhi target nasional. Semua ini atas kerja sama dan dukungan semua pihak,” ujarnya.

Masih menurut Sri, jika nantinya ada anak yang ingin mendapatkan Imunisasi MR, maka akan tetap dilayani selama vaksin masih tersedia.

“Kami akan tetap memberikan vaksin campak rubella, selama vaksin masih tersedia. Jadi tidak hanya berhenti di sini saja. Segala upaya perlindungan kesehatan akan tetap dijalankan untuk memastikan generasi penerus bangsa terlindungi secara baik,” terangnya.

Dikatakan, posko imunisasi yang disiapkan sebanyak 766 posko, namun dalam upaya menemukan sasaran, Dinas Kesehatan melalui semua staf medis, juga membuka posko layanan di gereja, masjid dan rumah ibadah lainnya.

“Kami juga turun sampai ke gereja-gereja, saat sekolah minggu dimana tempat anak-anak berkumpul, posyandu, sekolah dan bahkan sampai ke rumah-rumah warga. Semua upaya ini dilakukan untuk menemukan sasaran lebih banyak dan terlaksananya program Imunisasi MR 100 persen di Kota Kupang,” katanya.

Sri mengaku, memang dalam perjalanan ada beberapa kendala yang dihadapi, diantaranya, ada beberapa wilayah dan sekolah yang menolak Imunisasi MR, dengan alasan mengandung babi, sehingga menolak atau belum mau dilayani.

Dinas Kesehatan kata Sri, sudah melakukan upaya berkoordinasi dengn Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang dan Provinsi NTT, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Tim Dinas Kesehatan juga sudah turun bersama MUI untuk sosialisasi, dan memang masih banyak orangtua yang belum mau anak-anaknya mendapat layanan,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, lanjut Sri, Dinas Kesehatan dan seluruh jajarannya serta stakeholder lainnya bisa dikatakan berhasil dalam pelaksanaan Imunisasi MR, karena angka ini sudah memenuhi target nasional.

“Kami bangga dan puas dengan hasil yang telah dicapai. Memberikan perlidungan kesehatan sudah merupakan tugas dan tanggung jawab pemerinah. Setelah ini, kami masih akan tetap melayani masyarakat yang ingin mendapatkan layanan,” pungkasnya. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Karyawati Bank NTT Diamankan Polisi, Diduga Gelapkan Motor di Kupang

Published

on

Terlapor MYN alias Yolan (29) saat diperiksa penyidik Unit Reskrim Polsek Kelapa Lima.
Continue Reading

HUKRIM

Polda NTT Bekuk 3 Pencuri Battrey Tower Telkomsel di Kupang

Published

on

Tiga pelaku pencuri battrey tower PT Telkomsel ketika dibekuk tim Resmob Subdit III Jatanras, Ditreskrimum, Polda NTT.
Continue Reading

EKONOMI

Grab Bersama Emtek Targetkan Percepatan Digitalisasi UMKM di Kupang Melalui Program Kota Masa Depan

Published

on

Director of East Indonesia, Grab Indonesia, Halim Wijaya (kanan) secara simbolis menyerahkan donasib erupa oxygen generator kepada Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man (kiri) di Kupang (14/10/2021).
Continue Reading
error: Content is protected !!