Connect with us

NASIONAL

Bawaslu Harus Bersikap Tegas Terhadap Kampanye Hitam Terkait Pilpres

Published

on

Pimpinan Pusat Pengurus Nasional Harimau Jokowi, Petrus Selestinus

Kupang, Penatimor.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tidak boleh bersikap acuh tak acuh terhadap kebijakan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman yang juga Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres- Cawapres Prabowo- Sandiaga membolehkan kader partainya melakukan kampanye negatif dan kampanye hitam terkait pilpres 2019.

Pimpinan Pusat Pengurus Nasional Harimau Jokowi, Petrus Selestinus sampaikan ini dalam keterangan persnya yang diterima media ini, Rabu (24/10/2018).

Menurut Petrus, sebagai presiden partai poltik (Parpol) dan pimpinan TKN Capres-Cawapres Prabowo- Sandiaga, kebijakan membolehkan kadernya melakukan kampanye negatif, sama dengan memberikan karpet merah kepada kadernya memproduksi sebanyak-banyaknya berita hoax menuju kampanye hitam.

Seharusnya Sohibul Iman memberikan pendidikan politik yang sehat kepada kader-kadernya dalam rangka penguatan berdemokrasi. Sikap Sohibul Iman jelas bertentangan dengan salah satu misi parpol yaitu memberikan pendidikan politik bagi kader-kader partai.

“Ini akan  menjadi tidak sehat dan kontraproduktif karena kampanye negatif akan menjadi jembatan emas menuju kampanye hitam dengan memproduksi berita hoax secara masif untuk kepentingan pilpres 2019,” kata Petrus.

Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) ini menyatakan, Bawslu harus menjadikan kebijakan Sohibul Iman, Presisen PKS dan TKN Capres- Cawapres Prabowo-Sandiaga sebagai temuan pelanggaran Pemilu sekaligus melakukan penindakan melalui Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu).

Karena kampanye negatif yang dimaksud oleh Sohibul Iman bisa saja dimaknai oleh kader-kader dan TKN Prabowo-Sandiaga sebagai kampanye hitam dengan memproduksi sebanyak-banyaknya berita hoax atau mendramatisisasi sebuah berita hoax menjadi menu kampanye hitam.

Dia mengatakan, munculnya kampanye negatif dan/atau kampanye hitam yang susul menyusul di media sosial tanpa ada kekuatan yang bisa membendung, dapat dipastikan kampanye hitam  yang bersumber dari berita hoax akan semakin menjamur dan sulit dibendung. Hal ini ditambah lagi dengan kebijakan Sohibul Iman yang mengizinkan kadernya melakukan kampanye yang berkonten negatif.

Lebih lanjut dia menyampaikan, kebijakan dimaksud membuat Bawaslu tidak berdaya bahkan membiarkan kampanye negatif dan hitam muncul tanpa dapat dikendalikan. Bawaslu tidak pernah menjadikan berita hoax yang beredar atau diedarkan oleh kader PKS dan TKN Prabowo-Sandiaga sebagai temuan Bawaslu dalam rangka mencegah pelanggaran pemilu. Bawaslu justru bersikap pasif dan hanya menunggu laporan.pelanggaran dari masyarakat.

“Bawaslu, PKS, dan TKN Capres- Cawapres Prabowo- Sandiaga akan menghadapi sanksi sosial dari masyarakat di samping tuntutan pidana pemilu, termasuk melalui proses di Bawaslu dan di DKPP,” tandas Petrus. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

Presiden Jokowi Blusukan ke Labuan Bajo

Published

on

Presiden Jokowi saat berada di Puncak Waringin di Labuan Bajo, Senin (20/1). Foto: BPMI Setpres
Continue Reading

NASIONAL

BumDes Hadakewa-Lembata 10 Besar Terbaik Nasional

Published

on

BumDes 7 Maret Hadakewa menjual produk ikan teri khas Hadakewa.
Continue Reading

NASIONAL

Akselerasi Pembangunan di Segala Sektor, Orang Papua Bisa Jadi Presiden

Published

on

Webinar berjudul “Menakar Masa Depan Papua,” Minggu (14/6).
Continue Reading
loading...