Connect with us

UTAMA

DKP Kota Kupang Segera Salurkan Bantuan 120.000 Benih Ikan

Published

on

Ilustrasi budidaya ikan Lele (NET)

Kupang, penatimor.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kupang pada bulan November 2018, akan memberikan bantuan benih ikan secara gratis kepada masyarakat Kota Kupang yang melakukan budidaya ikan air tawar.

Hal ini disampaikan Kepala DKP Kota Kupang Orson Nawa saat diwawancarai, Selasa (16/10).

Menurut Orson, bantuan ikan yang diberikan berupa benih ikan Lele sebanyak 105.000 ekor dan 15.000 benih ikan Nila.

Bantuan ini nantinya akan diserahkan ke masyarakat yang telah mengajukan proposal dan telah lulus survey.

Orson sampaikan, bantuan benih ikan Nila dan Lele akan diberikan paling lambat awal bulan November, dan saat ini sudah 2.000 lebih proposal yang telah dimasukan oleh masyarakat calon penerima benih ikan di DKP Kota Kupang.

Proposal yang dimasukan ada yang dalam bentuk kelompok penerima maupun perorangan.

“Sudah ada 2.000 proposal yang masuk, baik perorangan maupun kelompok. Kami juga sudah sementara melakukan survey, jadi rencananya akan disalurkan pada November mendatang,” kata Orson.

Untuk pengadaan benih ikan Lele dan Nila, Orson sampaikan pihaknya menganggarkan anggaran sebesar Rp 181 juta lebih.

Anggaran tersebut dibagi dua, untuk membeli benih ikan Lele sebanyak 105.000 ekor dengan biaya sebesar Rp 159 juta, dan benih ikan Nila sebanyak 15.000 ekor dengan anggaran sebesar Rp 22 juta.

“Jadi anggaran yang digunakan untuk bantuan benih ikan air tawar ini sebesar Rp 180 juta lebih. Selain memberikan bantuan benih ikan, kami juga akan membantu masyarakat dalam pemasaran, agar masyarakat bisa untung dan dapat mengembangkan usahanya,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi terhadap kesiapan calon penerima bantuan ikan, baik itu kesiapan lahan hingga kolam yang akan dijadikan tempat budidaya ikan bantuan.

“Kami sekarang sementara turun survey calon penerima. Semuanya harus jelas. Tidak bisa diberikan begitu saja. Minimal lahan dan tempat harus disediakan,” terang Orson. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Alor Meningkat

Published

on

Dialog bersama di Aula Bahra Daksa Polres Alor, Kamis (21/1/2021) siang.
Continue Reading

HUKRIM

Notaris Dijadikan Tersangka oleh Kejati NTT, INI dan IPPAT Sepakat Mogok Kerja

Published

on

Pengurus dan anggota Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Wilayah NTT berpose bersama usai jumpa pers di Kupang, Rabu (20/1/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Dalami Kasus Penganiayaan Wartawan di Flores Timur

Published

on

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, SH., SIK., MH., saat dikonfirmasi wartawan di Kupang, Selasa (19/1/2021).
Continue Reading