Connect with us

HUKRIM

Sekamar dengan Istri Orang, Bripka Fahmi Terancam Dipecat

Published

on

Mega Suparwita

Kupang, penatimor.com– Citra Polri di NTT kembali tercoreng dengan ulah anggotanya sendiri.

Bagaimana tidak, Bripka Fahmi Alkatiri, anggota Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT, diamankan petugas Bidang Propam sedang sekamar bersama wanita idaman lain (WIL), yang adalah istri orang.

Pasangan bukan suami istri tersebut diamankan dalam sebuah kamar kos di wilayah Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, sekira pukul 23.30, Kamis (11/10).

Kabid Propam Kombes Pol Mega Suparwita yang dikonfirmasi wartawan di Mapolda NTT, Jumat (12/10), mengatakan, pihaknya akan memberikan tindakan tegas kepada Bripka Fahmi, karena dinilai melanggar aturan dan mencoreng nama institusi.

“Anggota tersebut telah kita amankan dan selanjutnya akan ditahan pada sel tahanan khusus Propam, untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Kami juga telah menerima laporan pengaduan dari suami wanita kekasih Bripka FA, serta laporan dari Bhayangkarinya sebagai istri sahnya,” kata Mega.

Berdasarkan laporan pengaduan yang sudah diterima, Kombes Mega sampaikan pihaknya selanjutnya akan menggelar sidang kode etik terhadap Bripka Fahmi.

Kabid Propam juga mengingatkan semua anggota Polri agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar aturan dan bertentangan dengan aturan hukum, serta meresahkan masyarakat, sebab akan diberi tindakan tegas.

Bidang Propam kata Kombes Mega, akan menindak tegas anggota yang melanggar aturan, dengan sanksi yang jelas, termasuk sidang disiplin dan kode etik.

“Terhadap anggota yang kesalahannya fatal, kami akan tegas memberikan sanksi pemecatan tidak dengan hormat dari kesatuannya,” tegas Mega.

Bripka Fahmi Alkatiri tertangkap oleh petugas Paminal Bidang Propam Polda NTT sementara bersama dengan wanita bukan isterinya bernama MS (31), warga Kalurahan Solor, Kecamatan Kota Lama, pada sebuah kos-kosan di Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kamis (11/10) malam.

Dalam aksi penggerebekan itu, diikuti oleh suami MS bersama keluarganya di lokasi kos-kosan itu, bahkan Bripka Fahmi Alkatiri yang telah ketakutan pun sempat bersembunyi di dalam kamar mandi.

Sejumlah barang bukti yang diamankan dalam penggeledahan di dalam kamar kos itu berupa pakaian dalam milik MS yang tercecer di lantai, kemudian keduanya langsung diamankan ke Mapolda NTT untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Suami MS, yang engan menyebutkan namanya, hanya mengatakan telah menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada polisi. “Saya sudah buat laporan resmi di Polda NTT. Saya serahkan sepenuhnya ke penyidik,” singkat suami MS.

Bripka Fahmi Alkatiri dan selingkuhannya juga masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Bidang Propam Polda NTT. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Alor Meningkat

Published

on

Dialog bersama di Aula Bahra Daksa Polres Alor, Kamis (21/1/2021) siang.
Continue Reading

HUKRIM

Notaris Dijadikan Tersangka oleh Kejati NTT, INI dan IPPAT Sepakat Mogok Kerja

Published

on

Pengurus dan anggota Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Wilayah NTT berpose bersama usai jumpa pers di Kupang, Rabu (20/1/2021).
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Dalami Kasus Penganiayaan Wartawan di Flores Timur

Published

on

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Rishian Krisna Budhiaswanto, SH., SIK., MH., saat dikonfirmasi wartawan di Kupang, Selasa (19/1/2021).
Continue Reading