Connect with us

HUKRIM

Calo Casis, Mengaku Kapolres Kupang, Mantan Polisi Dipolisikan

Published

on

Indra Gunawan

Kupang, penatimor.com – Seorang pria berinisial ThL (67), warga RT 05/RW 02, Kelurahan Fatubesi, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, dilaporkan ke polisi di Polres Kupang.

Bekas anggota Polri ini dipolisikan dengan sangkaan penipuan dan menjadi calo penerimaan anggota Polri.

Ironisnya, untuk memuluskan aksinya, ThL yang dikabarkan dipecat dari institusi Polri saat masih bertugas, mengaku sebagai Kapolres Kupang.

Korban yang sudah menyerahkan sejumlah uang kemudian mengecek kebenaran pengakuan ThL dan memilih melaporkan ke polisi di Polres Kupang, karena merasa ditipu.

Kasus ini dilaporkan korban, Jackson Paulus Tuka (44), warga Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Aksi penipuan ini dilakukan terlapor ThL pada Selasa (11/9) lalu sekitar pukul 06.00, pada rumah korban wilayah di RT 04/RW 02, Kelurahan Naibonat.

Selasa (11/9), terlapor ThL mendatangi korban di rumahnya. Terlapor dan korban kemudian berkenalan.

Kepada korban, terlapor ThL mengaku sebagai Kapolres Kupang dengan pangkat Letkol/AKBP.

Terlapor menawarkan kepada korban untuk mengurus dan membantu anak korban dalam mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.
Namun terlapor meminta sejumlah uang kepada korban.

Saat itu, korban menyerahkan uang Rp 950.000 kepada terlapor ThL.

Keesokan harinya, Rabu (12/9), terlapor kembali mendatangi korban di rumahnya di Kelurahan Naibonat.

Terlapor kembali meminta uang kepada korban. Korban kembali menyerahkan uang Rp 2 juta kepada terlapor.

Pasca terlapor pergi, korban pun mendapat informasi kalau terlapor bukan lah Kapolres Kupang.
Korban juga mendapat kabar kalau terlapor sudah pensiun dari dinas Polri, bahkan dipecat dari institusi Polri karena bermasalah.

Kapolres Kupang AKBP Indra Gunawan, yang dikonfirmasi wartawan, membenarkan adanya laporan kasus ini.

“Kasusnya sudah dilaporkan dan sedang diproses. Saat ini masih proses sidik,” tandas mantan Kabag Binkar Biro SDM Polda NTT ini.

Penyidik Sat Reskrim Polres Kupang yang menangani kasus ini sudah meminta keterangan dari pelapor selaku korban.
Polisi juga memeriksa sejumlah pihak sebagai saksi kasus ini. Polisi juga mengagendakan memanggil terlapor guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Gandeng “Kaka Duki”, Kejari TTU Beri Penerangan Hukum Lewat Video Literasi

Published

on

Salah satu adegan dalam video literasi yang dibuat Kejari TTU bersama komedian Kaka Duki dalam rangka memberikan penerangan hukum kepada masyarakat. Foto: Tangkapan Layar
Continue Reading

HUKRIM

Polda NTT dan Polres Jajaran Tindak Tegas Aksi Premanisme di Terminal dan Pelabuhan

Published

on

Tim kepolisian melakukan pemantauan di terminal peti kemas Pelabuhan Tenau, Kota Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Begal Payudara di Kupang, Pemuda Asal TTS Terancam 9 Tahun Penjara

Published

on

Pelaku begal payudara ketika diamankan di Mapolsek Kelapa Lima. (Foto: Istimewa)
Continue Reading