Connect with us

HUKRIM

Polisi Gerebek Judi BG, Lari dan Jatuh ke Kali Liliba, Meninggal

Published

on

Semy Ndun semasa hidup (FB)

Kupang, penatimor.com – Tim Polres Kupang Kota melakukan penggerebekan praktik judi bola guling (BG) di wilayah dekat kali Liliba, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Rabu (19/9) malam.

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak enam orang yang diduga pelaku dan penonton aksi judi tersebut berupaya melarikan diri.

Namun sayang, ada yang berusaha kabur dengan berlari menuju ke dalam kali Liliba.

Diduga karena gelap, mereka terpeleset dan jatuh ke dalam kali yang sangat dalam tersebut.

Informasi yang dihimpun, ada sekira enam orang yang melarikan diri ke dalam kali Liliba.

Semuanya mengalami cedera, luka-luka, dan patah tulang pada kaki dan tangan

Naas bagi Semy Ndun, karena diduga akibat luka-luka dan benturan keras yang dialami telah merenggut nyawanya.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian di Polres Kupang Kota pun masih melidik penyebab kematian tersebut, sekaligus memastikan apakah Semy Ndun sebagai pemain atau penonton aksi judi BG tersebut.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho yang dikonfirmasi, membenarkan penggerebekan aksi judi bola guling tersebut.

“Ya. Masih dalam lidik, yang meninggal ada di TKP judi. Untuk perannya masih kita dalami, sebagai pemain atau penonton. Kalau bandar bukan,” singkat Kapolres. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Anggota Tim Game Free Fire di Kupang Adu Jotos

Published

on

Ilustrasi perkelahian.
Continue Reading

HUKRIM

Tingkatkan Pelayanan, Polresta Kupang Siapkan Aplikasi Peduli Lindungi

Published

on

Personel Polres Kupang Kota membantu warga pengunjung menginstal aplikasi Peduli Lindungi di ponsel.
Continue Reading

HUKRIM

Seorang Pria Muda di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa di Tempat Penjualan Bunga

Published

on

Tempat penjualan bunga Heco Garden Kupang.
Continue Reading
error: Content is protected !!