Connect with us

UTAMA

Imunisasi MR di Sekolah Islam, Dinkes Gandeng MUI

Published

on

dr. Ari Wijana

Kupang, penatimor.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang telah bertemu dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang untuk membahas tentang beberapa sekolah Islam yang menolak pelaksanaan Imunisasi MR karena diduga mengandung babi.

“Kami sudah bertemu dengan MUI dan beberapa sekolah muslim dan membahasnya. Jadi kesepakatannya, MUI akan membantu mensosialisasikan di sekolah muslim dan masyarakat muslim,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, dr. Ari Wijana, saat diwawancarai di Balai Kota Kupang, Senin (17/9).

Ari menjelaskan, MUI akan membantu untuk mensosialisasikan kepada masyarakat muslim dan di beberapa sekolah muslim di Kota Kupang.

“Istilahnya mubah, jadi bisa dilaksanakan ataupun tidak dilaksanakan. Tapi dari segi program, sudah dijelaskan bahwa MR itu untuk melindungi orang-perorangan dan juga kelompok masyarakat,” kata Ari Wijana.

“Jadi sesuai dengan visi kita, alangkah baiknya jika dilaksanakan. Jadi kami sudah sepakat dan bersama akan jelaskan ke stakeholder, baik itu ke sekolah, masyarakat dan lainnya,” lanjut dia.

Ari mengatakan, saat pelaksanaannya, petugas kesehatan akan didampingi oleh pihak kelurahan dan MUI. Jadi diharapkan dalam minggu ini sudah selesai.

“Kami akan terus memonitor. Diharapkan dalam minggu ini sudah selesai,” ujarnya.

Ari mengaku, seminggu sebelum 31 September, atau realisasi massal Imunisasi MR, akan dilakukan evaluasi, sehingga bisa mengecek semua pelaksanaan apakah masih ada sasaran yang belum dijangkau.

Saat ini kata Ari, cakupan Imunisasi MR di Kota Kupang adalah 75.7289 persen. Bulan September ini pelayanan sudah difokuskan di Pustu dan Posyandu. Semua diupayakan agar bisa mencapai target 100 persen.

“Para petugas medis yang turun ke lapangan, juga akan terus mensosialisasikan untuk kampanye Imunisasi MR di wilayah yang dikunjungi,” pungkas Ari Wijana. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Halangi Pembentukan Serikat Pekerja, Pengusaha Bisa Dipidana, Ancaman 5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta

Published

on

Peserta hybrid training penguatan kapasitas pemimpin muda serikat di tengah pandemi Covid-19 berpose bersama di Aula Hotel GreeNia Kupang, Sabtu (18/9/2021) petang.
Continue Reading

NASIONAL

Dorong Karya Jurnalistik Lawan Korupsi, ICW Menyelenggarakan AKJA Regional NTT

Published

on

Tibiko Zabar dari Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Palce Amalo dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

AJI Latih Jurnalis di Kupang, Perkuat Kapasitas Pemimpin Muda Serikat Media Saat Pandemi Covid-19

Published

on

Pelatihan penguatan kapasitas pemimpin muda serikat media di tengah pandemi Covid-19 di GreeNia Hotel Kupang, Jumat (17/9/2021).
Continue Reading
error: Content is protected !!