Connect with us

HUKRIM

KPK Tuntut Marianus Sae Dipenjara 10 Tahun

Published

on

Emi Nomleni menyalami Marianus Sae sesaat sebelum sidang tuntutan dimulai di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (31/8).

Surabaya, penatimor.com – Bupati Ngada nonaktif Marianus Sae (MSA) dituntut oleh Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan pidana penjara selama 10 tahun.

Selain penjara, Marianus juga dituntut dengan pidana denda sebesar Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Penuntut Umum KPK sampaikan tuntutannya ini di persidangan yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Surabaya, sekira pukul 09.00, Jumat (31/8).

Marianus menjadi terdakwa perkara dugaan suap proyek-proyek di Pemkab Ngada.

Jaksa KPK, dalam amar tuntutannya, menegaskan bahwa perbuatan terdakwa Marianus Sae telah terbukti melanggar Pasal 12a dan Pasal 12b sebagaimana dalam dakwaan primair dan subsidair tentang tindak pidana korupsi.

Penuntut Umum KPK juga menilai perbuatan terdakwa bertentangan dengan Undang-undang Tindak Pidana Korupsi.

Adapun hal yang meringankan, yakni Marianus Sae selalu bersikap sopan selama proses peridangan, kooperatif dan tidak berbelit-belit.

Sementara hal yang memberatkan, Marianus Sae dianggap menyalahgunakan kewenangannya menerima suap dari terpidana Wilhelmus Iwan Ulumbu alias Baba Miming.

Perbuatan Marianus Sae juga dinilai bertentangan dengan tekad pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Majelis hakim yang diketuai Unggul Warso Murti, dengan anggota Sangadi dan Lufsiana, menjadwalkan sidang lanjutan dengan agenda penyampaian nota pembelaan atau peledoi dari terdakwa dan penasihat hukumnya akan digelar Jumat (7/9) mendatang.

Terpisah, Vinsensius Maku selaku penasihat hukum menilai tuntutan yang disampaikan Penuntut Umum KPK tidak sesuai fakta persidangan.

“Kita akan sampaikan keberatan ini dalam pledoi nanti,” singkat Vinsensius. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

HBA Ke-61, Kejari TTU Hadiahi Tersangka Penganiayaan SKP2 dan Piagam Penghargaan kepada Korban

Published

on

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H.,menyerahkan piagam penghargaan kepada korban Natsimus Asionpah.
Continue Reading

HUKRIM

Gunakan Kapal Pinisi, Kejari Lembata Gelar Prosesi Tabur Bunga di Teluk Lewoleba

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar hendak melepaskan karangan bunga di Teluk Lewoleba, Rabu (21/7/2021) pagi.
Continue Reading

HUKRIM

Pimpinan RS Siloam Kupang Nyaris jadi Korban Penipuan-Pemerasan, Pelaku Mengaku Perwira Polisi

Published

on

Direktur RSU Siloam Kupang, dr. Hans Lie, MSc., dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK.
Continue Reading
error: Content is protected !!