Connect with us

HUKRIM

Rem Blong, Bus Terbalik, 2 Tewas, 21 Luka-Luka

Published

on

Bus terbalik dalam penjalanan dari Naikliu menuju Pariti, Kabupaten Kupang, Senin (27/8).

Kupang, penatimor.com – Kecelakaan lalu
lintas (Lakalantas) maut terjadi lagi di wilayah Kabupaten Kupang, Senin (27/8).

Informasi yang dihimpun penatimor.com, menyebutkan, lakalantas tersebut melibatkan sebuah bus yang terbalik karena pengemudinya hilang kendali saat terjadi rem blong.

Bus dengan nomor polisi DH 7064 AA warna merah itu dikemudikan oleh Apolos Naimanus yang hingga saat ini masih dalam penyelidikan polisi.

Bus naas tersebut sebelumnya bergerak dari arah Naikliu menuju Pariti dengan membawa penumpang sebanyak 32 orang.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), terdapat jalan menurun dan tikungan ke kiri.

Dan pada saat itu rem bus naas itu tiba-tiba blong, sehingga membuat pengemudi hilang kendali dan mengakibatkan bus terbalik dan terseret.

Akibat kecelakaan tersebut, dua penumpang tewas akibat luka serius yang dialami.

Sementara, terdapat 1 orang korban luka berat, 20 korban luka ringan, dan 9 orang dalam keadaan sehat.

Bus naas tersebut masih berada di TKP dalam kondisi terbalik dan belum dievakuasi.

Pihak Satlantas Polres Kupang yang menerima laporan masyarakat akan lakalantas tersebut, langsung mendatangi TKP.

Selain olah TKP, Satlantas juga membantu evakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Para korban terluka parah, bahkan ada penumpang yang kaki dan tangannya putus dan luka serius di sekujur tubuh. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Penangkapan Advokat DWW, Perekat Nusantara Protes Keras Jaksa Agung

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Tetapkan Randy sebagai Tersangka

Published

on

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna.
Continue Reading

HUKRIM

Iban Medah Diduga Rugikan Negara Rp 9,6 Miliar

Published

on

Ibrahim Agustinus Medah saat hendak dibawa ke Rutan Kupang untuk menjalani penahanan.
Continue Reading
error: Content is protected !!