Connect with us

UTAMA

Imigrasi Temukan WNA Australia di Kupang Punya KTP WNI

Published

on

Kakanim Kelas 1 Kupang Herfi Adli

Kupang, penatimor.com – Pihak Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang menemukan seorang warga negara asing (WNA) berjenis kelamin perempuan, asal Australia yang memiliki Kartu Tanda Pendukuk (KTP) warga negara Indonesia (WNI).

Warga negara Australia tersebut adalah Kokona Nista Kapeta Nikolas, perempuan Kelahiran Darwin, 8 Mei 1964.

Dalam KTP yang dikeluarkan Disdukcapil Kabupaten Kupang dengan NIK: 5371034805640001, Kokona berdomisili di RT 007/RW 004, Desa Niukbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Sementara sesuai parpor yang diterbitkan Keimigrasian Darwin tanggal 23 May 2016, tertera nama berbeda, yaitu Kokona Tlonan.

Nama ini juga sama dengan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap) atau Stay Permit Card.

Kokona diketahui telah bercerai dengan suaminya, Muhamad Salam Hamid sekaligus sebagai sponsor, dan sesuai Kitap diketahui merupakan warga Jl. Jenderal Sudirman No. 137, RT 022/RW 005, Kelurahan Kuanino.

Kokono juga telah menikah lagi dengan Willem Filmon Lado, warga Desa Niukbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Kokona juga diketahui telah masuk dalam Kartu Keluarga Willem Filmon Lado dengan Nomor: 5301171901120004.

Terhadap temuan ini, Kepala Kantor Imigrasi Kupang Herfi Adli yang diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (20/8), membenarkan.

Menurut Herfi, persoalan tersebut ditemukan saat Kokona datang ke Kanim Kupang, sekira pukul 10.30, Senin (20/8), bermaksud hendak mengajukan alih sponsor dari mantan suaminya ke suami yang sekarang.

“Untuk pengalihan sponsor harus atas sepengatahuan suami yang lama. Di data kami yang bersangkutan masih sebagai WNA, tapi ini koq bisa ada KTP WNI. Ini yang kami masih koordinasi dengan Dinas Dukcapil,” kata dia.

Dijelaskan, pengajuan alih sponsor dari mantan suami ke suami baru tidak bisa dilakukan, kecuali dari suami ke anak.

Tetapi kalau sudah bercerai, lanjut Kakanim, maka sesuai aturan Keimigrasian maka otomatis gugur izin tinggal yang dipegang, karena sudah tidak punya kekuatan secara perdata lagi antara suami dan istri.

Masih menurut Kepala Kanim Kupang, apabila hasil koordinasi dengan Dukcapil diketahui ada tindakan pemalsuan dokumen, maka pihaknya akan membatalkan Kitap yang dipegang Kokona sekarang.

“Ya, kita akan batalkan izin tinggalnya, dan otomatis yang bersangkutan harus keluar dulu dari Indonesia sambil mengurus Kitap yang baru, dan tentunya dengan sponsor baru pula,” terang Kakanim Kupang.

Tidak hanya itu, lanjut dia, Kanim Kupang akan berkoordinasi dengan Kepolisian terkait indikasi dugaan pemalsuan dokumen oleh sejumlah pihak.

“Dari informasi sementara yang sudah kami peroleh, memang ada indikasi keterlibatan para pihak lain yang ikut membantu sehingga yang bersangkutan bisa masuk dalam Kartu Keluarga suami barunya dan memiliki KTP WNI,” jelas Kakanim Kupang Herfi Adli. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Lapas Kupang Terima 10 Napi dari Rutan

Published

on

Sebanyak 10 narapidana pindahan dari Rutan Kelas II B Kupang saat tiba di Lapas Kelas II A Kupang.
Continue Reading

UTAMA

Tersisa 12 Orang Penghuni Rutan Kupang Positif Covid-19

Published

on

Kakanwil Hukum dan HAM NTT Merciana Djone saat mengunjungi Rutan Kelas IIB Kupang.
Continue Reading

UTAMA

38 Orang Tahanan di Rutan Kupang Terpapar Covid-19

Published

on

Kakanwil Hukum dan HAM NTT Merciana Djone saat mengunjungi Rutan Kelas IIB Kupang.
Continue Reading