Connect with us

HUKRIM

Kapolda Benarkan Penangkapan Pemilik Senjata AK 47, Terus Dikembangkan, Kepemilikan Ilegal

Published

on

Raja Erizman

Kupang, penatimor.com – Pihak Polda NTT melalui personel Tahti berhasil mengamankan sepucuk senjata api laras panjang jenis AK 47 dengan amunisi peluru tajam sebanyak 5 butir.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan, menyebutkan, senjata api tersebut diamankan pada Rabu (1/8) di Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang oleh tiga anggota Tahti Polda NTT, masing-masing Bripka JT, Bripka SR dan Briptu CM.

Pemilik senjata api tersebut adalah Jemy AB (42), oknum PNS Kesbangpol Provinsi NTT yang juga merupakan warga Jl. Abadi, Kelurahan Airnona.

Sementara pengantar adalah MR (38) yang juga warga Kelurahan Airnona.

Barang bukti yang diamankan adalah satu pucuk senjata laras panjang merek AK 47 dengan Nomor seri senjata 12332 d, beserta 5 butir peluru tajam, 1 magazine, tas senjata, 2 Hp merek senter, dan satu unit sepeda motor merek Honda Vario dengan nomor polisi DH 2980 KD.

Adapun kronologi kasus tersebut, dimana sekira pukul 01.00, berdasarkan informasi dari informan polisi, bahwa ia melihat pelaku membawa sejata api laras panjang dengan menggunakan sepeda motor Honda Vario.

Si cepu pun langsung memberi tahu informasi tersebut kepada Bripka Jems Tanggela.

Mendapat informasi tersebut, Bripka Jems Tanggela menghubungi Bripka RS dan Briptu CM untuk mengecek informasi tersebut.

Selanjutnya sekira pukul 03.20, target melewati Jl. El Tari dan langsung ditabrak oleh anggota yang mengendarai sepeda motor, tetapi target bangun dan sempat melarikan diri.

Setelah beberapa saat melakukan pengejaran, tepatnya di dekat Kolam Airnona, pelaku berhasil ditangkap oleh ketiga anggota Polda NTT.

Menurut keterangan dari informan bahwa masih ada 1 pucuk senjata laras panjang merek cis ori kaliber 5,5, dan 1 pucuk senjata merek revolver yang masih disimpan oleh pelaku.

Terhadap informasi tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman yang dikonfirmasi wartawan, membenarkam informasi tersebut.

“Benar itu (informasi penangkapan senjata api), sedang dikembangkan kemungkinan ada yang lainnya,” singkat Kapolda.

Kapolda juga memastikan kepemilikan senjata api tersebut ilegal, mengingat berjenis senjata serbu yang hanya dimiliki angkatan bersenjata. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

HBA Ke-61, Kejari TTU Hadiahi Tersangka Penganiayaan SKP2 dan Piagam Penghargaan kepada Korban

Published

on

Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, S.H.,M.H.,menyerahkan piagam penghargaan kepada korban Natsimus Asionpah.
Continue Reading

HUKRIM

Gunakan Kapal Pinisi, Kejari Lembata Gelar Prosesi Tabur Bunga di Teluk Lewoleba

Published

on

Kajari Lembata, Ridwan Sujana Angsar, SH., dan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharma Karini Daerah Lembata, Ny. Melani Angsar hendak melepaskan karangan bunga di Teluk Lewoleba, Rabu (21/7/2021) pagi.
Continue Reading

HUKRIM

Pimpinan RS Siloam Kupang Nyaris jadi Korban Penipuan-Pemerasan, Pelaku Mengaku Perwira Polisi

Published

on

Direktur RSU Siloam Kupang, dr. Hans Lie, MSc., dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P. Tarung Binti, SIK.
Continue Reading
error: Content is protected !!