Connect with us

UTAMA

Diaspora Rote di Jakarta Prihatin Rumah Adat Dibiarkan Rusak

Published

on

Inilah kondisi bangunan rumah adat Rote Ndao di anjungan NTT, kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.

Jakarta, penatimor.com – Rumah adat Rote Ndao pada anjungan NTT di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta tampak mengalami kerusakan dan tak terurus.

Kerusakan pada plafon dan beberapa bagian bangunan itu sudah berlangsung lama, sekira dua tahun terakhir.

Ironisnya, walau kerusakan sudah berlangsung cukup lama, namun tidak ada upaya perbaikan dari pihak pengelolah.

Kantor Perwakilan NTT di Jakarta sebagai pihak pengelola terkesan tutup mata dengan kerusakan pada gedung yang dibangun pada tahun 2016 tersebut.

Paul Haning salah satu diaspora Rote Ndao di Jakarta, kepada wartawan menyayangkan sikap pengelola anjungan NTT yang terkesan membiarkan kerusakan bangunan itu terus terjadi dan semakin bertambah parah.

“Rumah adat Rote di Anjungan NTT -TMII yang belum genap dua tahun tapi bangunan seperti ini. Saya sangat prihatin,” kata Paul.

Dia berharap agar pihak yang bertanggung jawab tidak meremehkan rumah adat tersebut sebagai benda budaya suatu suku.

Informasi lain menyebutkan, walau sudah dibangun sejak tahun 2016, namun hingga saat ini belum diresmikan. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Putusan Kasasi, Loe Mei Lien Divonis 8,6 Tahun Penjara, Jaksa Eksekusi di Lapas

Published

on

Jaksa mengeksekusi terpidana Loe Mei Lien alias Indrasari ke Lapas Wanita Kelas III Kupang, Kamis (5/8/2021) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Hina Gubernur, Ketua ARAKSI NTT Dipolisikan, Karo Hukum Minta Polda Usut Tuntas

Published

on

Karo Hukum Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba menunjukkan laporan polisi terhadap Ketua ARAKSI NTT, Alfret Baun, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Divonis Hukuman Berat, Jaksa Eksekusi 4 Terpidana Korupsi Bank NTT Surabaya

Published

on

Jaksa esekutor Kejati NTT, S. Hendrik Tiip, SH., saat mengeksekusi terpidana Stefanus Sulayman di Rutan Kelas IIB Kupang, Kamis (5/8/2021) siang.
Continue Reading
error: Content is protected !!