Connect with us

UTAMA

Jacki Uly Terima Aspirasi Warga Kota Kupang

Published

on

Drs. Y. Jacki Uly, M.H, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, saat bertemu warga masyarakat Kupang dalam rangkaian kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur 2, Sabtu (14/7).

Kupang, penatimor.com – Drs. Y. Jacki Uly, M.H, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), bertemu dengan warga masyarakat dari sejumlah kelurahan di Kelurahan Air Nona, Kota Kupang, dalam rangkaian kunjungan ke Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Timur 2, Sabtu (14/7).

Dalam kesempatan pertemuan dan dialog singkat dengan para peserta, Jacki yang saat ini duduk sebagai anggota DPR bidang pertahanan keamanan, intelijen, komunikasi dan informatika serta luar negeri ini menerima berbagai aspirasi warga masyarakat.

“Aspirasi warga ini saya terima dan teruskan kepada Pemerintah Pusat melalui kementerian atau lembaga dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi I atau rapat-rapat formal lainnya. Bila ada aspirasi ini berkaitan dengan kementerian atau lembaga terkait, saya akan teruskan ke rekan-rekan sesama anggota di Fraksi NasDem DPR atau fraksi-fraksi lainnya,” ujar Jacki Uly, mantan Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, usai pertemuan.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah peserta menyampaikan sejumlah hal membutuhkan perhatian para wakil rakyat, terutama masalah ketersediaan air minum, pendidikan, tenaga honorer, infrastruktur, dan lain-lain. Berikut masalah sarana dan prasarana pendidikan hingga distribusi anggaran bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai belum adil bagi NTT.

“Melalui Bapak Jacki Uly, kami minta agar Pemerintah Pusat membantu sumur bor agar kebutuhan air bagi warga terpenuhi. Saat ini, misalnya, kolam Air Nona sudah kering sehingga kami minta pusat membantu sumur bor,” ujar Jonatan Lena Djila kepada Jacki Uly, anggota DPR RI Dapil NTT 2 yang meliputi kabupaten/kota di Pulau Timor, Kabupaten Sabu Raijua, Rote Ndao, dan kabupaten-kabupaten di Pulau Sumba.

Selain Djila, kepada Jacki Uly, sejumlah warga seperti Chous Lomi Gah, Musa Lay, Thomas, Lay Jefrison juga menyampaikan aspirasi terkait tenaga honorer yang belum ada kepastian pengangkatan jadi PNS, masalah ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai. Juga masalah distribusi anggaran dari Pemerintah Pusat bersumber APBN yang dinilai belum seimbang.

Sekadar tahu, saat ini anggota DPR RI Jacki Uly dipercaya sebagai anggota Komisi I DPR RI. Komisi ini memiliki bidang tugas utama yakni urusan pertahanan, luar negeri, komunikasi dan informatika, dan intelijen.

Mitra utama Komisi I adalah Kementerian Pertahanan (Kemenhan); Kementerian Luar Negeri (Kemenlu); Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo); Panglima TNI/Mabes TNI AD, AL dan AU; Badan Intelijen Negara (BIN); Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).

Selain itu, mitra utama lainnya adalah Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas); Komisi Penyiaran Indonesia (KPI); Komisi Informasi Pusat (KI Pusat); Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI); Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI); Dewan Pers; Perum LKBN Antara; Lembaga Sensor Film (LSF); dan Badan Keamanan Laut (Bakamla).

“Saat ini saya duduk di Komisi I dengan bidang tugas dan para mitra di atas. Jadi apa saja aspirasi masyarakat terkait bidang tugas saya atau di luar bidang tugas maka saya akan sampaikan atau teruskan untuk ditindaklanjuti pemerintah. Jangan sungkan-sungkan menyampaikan kepada saya selaku wakil rakyat NTT,” ujar Jacki Uly, yang saat ini tercatat sebagai Calon Anggota DPR RI 2019 dari Partai NasDem dengan Nomor Urut 1.

Kunjungan anggota DPR Jacki Uy kali ini mendapat respon positif dari sejumlah warga yang hadir. Pertemuan ini dinilai sebagai momen strategis bagi masyarakat menyampakan aspirasinya kepada anggota DPR untuk diteruskan kepada pemerintah pusat melalui komisi terkait maupun alat kelengkapan DPR lainnya.

“Saya senang hadir dalam pertemuan ini sekaligus bisa menyampaikan secara langsung aspirasi kami. Kami berharap kunjungan kerja seperti ini dilakukan secara rutin agar kami berkesempatan menyampaikan keluh kesah kami,” kata Cheng, peserta dari Kelurahan Air Nona. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...