Connect with us

EKONOMI

Nilai Tukar Petani NTT Naik 0,55 Persen

Published

on

Kupang, Penatimor.com – Kesejahteraan petani Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkat seiring menguatnya indeks Nilai Tukar Petani (NTP). NTP menghitung rasio antara indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar petani yang dinyatakan dalam persentase.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Maritje Pattiwaellapia menyebutkan, NTP NTT pada bulan Juni 2018 sebesar 105,26. NTP bulan Juni 2018 didasarkan pada perhitungan NTP dengan tahun dasar 2012 (2012=100).

“Penghitungan NTP ini mencakup 5 subsektor, yaitu subsektor padi & palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan perikanan,” kata Maritje kepada wartawan di Kupang, Senin (2/7/2018).

Dia menyebut, pada Juni 2018, NTP NTT sebesar 105,26 dengan masing-masing subsektor tercatat sebesar 106,00 untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P); 102,80 untuk subsektor hortikultura (NTP-H); 105,30 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR); 105,75 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt) dan 110,24 untuk subsektor perikanan (NTP-Pi).

“Terjadi peningkatan sebesar 0,55 persen jika NTP Juni 2018 dibandingkan dengan NTP Mei 2018,” sebutnya.

Maritje menyatakan, meningkatnya NTP tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan/daya beli dan daya tukar (term of trade) petani di pedesaan meningkat.

“Hal ini disebabkan biaya yang dikeluarkan oleh petani menurun sedangkan pendapat petani dari hasil pertanian meningkat,” katanya.

Dijelaskannya, di daerah perdesaan terjadi deflasi pada bulan Juni 2018 sebesar 0,08%. Subkelompok yang mengalami deflasi adalah Bahan makanan (O,41%). Faktor pemicunya adalah musim panen petani dan berbagai bahan kebutuhan di pedesaan mengalami penurunan harga.

“Semua sektor mengalami kenaikan. Dan ternyata di perdesaan mengalami deflasi, yang artinya indeks yang diterima sedikit mengalami penurunan. Kalau dilihat dari kebutuhan petani untuk biaya produksi meningkat, bila banding bulan Mei,” papar Maritje. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Karantina Pertanian Kupang Ekspor 32 Ribu Bibit Ayam Petelur ke Timor Leste

Published

on

Karantina Pertanian Kupang Wilayah Kerja PLBN Motaain melepas 32.500 ekor bibit ayam petelur (day old chicken full stock layer/DOC FS Layer) yang siap diekspor ke Timor Leste.
Continue Reading

EKONOMI

John Richardo Jabat Dirut PT Kreasi Teknologi Pratama sm@rt Desa 247

Published

on

John Richardo saat dilantik menjadi Direktur Utama PT Kreasi Teknologi Pratama sm@rtDesa 247 di Jakarta, Rabu (27/1/2021).
Continue Reading

EKONOMI

ASABRI Beri Manfaat Besar untuk Kesejahteraan Peserta dan Keluarga

Published

on

Pertukaran cinderamata antara Kapolda NTT dan Kepala PT ASABRI Cabang Kupang berupa plakat.
Continue Reading