Connect with us

HUKRIM

Ditpolair Limpah ke Kejati Berkas Pemalsu SKK 60 Mil

Published

on

Tersangka pemalsuan SKK 60 mil berinisial AWS (kanan) tampak dikawal polisi di Mako Ditpolair Polda NTT, Sabtu (23/6).

Kupang, penatimor.com – Pihak Subdit Gakkum Dit Polair Polda NTT terus mengembangkan penyidikan perkara dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen atau Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 mil dengan tersangka berinisial AWS.

Kasubdit Gakkum AKBP Wahyudi Wicaksana yang dikonfirmasi di kantornya, Selasa (26/6), mengatakan, tersangka yang juga warga Kota Kupang itu diduga telah mengomersialkan dokumen tersebut dengan nominal tertentu terhadap nelayan lokal dan nelayan pendatang.

“Tersangka diduga melanggar Pasal 263 ayat (1) KUHP. Saat ini perkaranya dalam proses. Berkasnya sudah dilimpahkan tahap satu di Kejati NTT untuk diteliti. Tersangka ditahan di sel Mako Ditpolair,” kata Wahyudi.

Ditambahkan, perkara tersebut ditangani berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/07/III/2018/Ditpolairud tanggal 23 Maret 2018.

Sementara dalam kasus serupa, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/08/III/2018/Ditpolairud tanggal 27 Maret 2018, dengan tersangka RHP, telah dilimpahkan ke Kejati NTT dan dilanjutkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang, setelah ditetapkan berkas perkara telah lengkap (P-21).

“Terkait perkara ini sudah kita lakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua ke Jaksa Penuntut Umum,” kata Wahyudi.

Penyidik Subdit Gakkum juga berhasil menuntaskan dua perkara di perairan Kota Kupang.

Wahyudi sebutkan, perkara lain tersebut sesuai LP/09/IV/2018/Ditpolairud tanggal 3 April 2018, dimana pihaknya mengamankan kapal KMN. Sri Ayu GT27 dengan tersangka H asal Bali, dimana telah melayarkan kapal perikanan dan melakukan pengangkutan ikan tanpa dokumen surat persetujuan berlayar di perairan Kabupaten Malaka.

Diduga tersangka melanggar Pasal 98 Jo Pasal 42 ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan dan penambahan atas Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 53 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Perkara ini juga sudah P-21 di Kejati NTT lalu dilimpahkan tersangka dan barang bukti atau tahap dua ke Kejari Kota Kupang,” kata perwira menengah dengan pangkat dua melati di pundak itu.

Perkara lainnya yaitu berdasarkan LP/10/IV/2018/Ditpolairud tanggal 4 April 2018, dimana diamankan kapal KMN. Kasih GT6 merupakan kapal nelayan kecil berlayar tanpa surat persetujuan berlayar di perairan Teluk Kupang, maka kru kapal dan kapal tersebut diserahkan ke Kantor Pelabuhan Perikanan Oeba Kupang, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi NTT.

Masih menurut Kasubdit Gakkum Ditpolair, satu perkara dengan tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah perairan Kabupaten Rote Ndao juga sudah dituntaskan.

Perkara tersebut berdasarkan LP/04/II/2018/Ditpolairud tanggal 22 Februari 2018, dimana telah diamankan kapal KMN. Cutari dengan tersangka YM, DK, HRL dan HL asal Kupang.

Para tersangka diduga melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak berupa bom ikan di perairan Tanjung Usu, Kabupaten Rote Ndao.

“Para tersangka diduga melanggar Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 Jo Pasal 84 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) Undang-undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan dan penambahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan Jo Pasal 53 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP,” terang Wahyudi.

“Perkara ini juga sudah P-21 di Kejati NTT dan selanjutnya dilimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Kabupaten Rote Ndao,” sambung dia. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Kupang, Gunakan Parang, Korban Pegawai Navigasi

Published

on

Jeskial Lodo Ndilu alias Eky alias Bartex (29), warga Jalan Banteng, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Continue Reading

HUKRIM

Polisi di Sumba Tangkap Enam Pelaku Penganiayaan hingga Tewas

Published

on

Enam tersangka diamankan aparat kepolisian.
Continue Reading

HUKRIM

Lakalantas di Kupang, Dua Nyawa Melayang

Published

on

Barang bukti sepeda motor milik korban.
Continue Reading
loading...