Connect with us

UTAMA

Idul Fitri di Kota Kupang Aman

Published

on

Tampak polisi mengatur arus lintas yang padat merayap di Jl. El Tari, dekat lapangan Mapolda NTT, Jumat (15/6) pagi.

Kupang, penatimor.com – Perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah di Kota Kupang berlangsung aman dan lancar.

Pengamanan oleh personel gabungan Operasi Ketupat Turangga 2018 dilakukan di seluruh tempat pelaksanaan Salat Id, Jumat (15/6) pagi.

Seperti di lapangan Mapolda NTT, pelaksanaan Salat Id dijaga kerat petugas keamanan.

Sementara, polisi lalu lintas sibuk mengatur arus kendaraan yang terlihat padat merayap di Jl. El Tari, dekat Mapolda.

Ratusan mobil tampak mengular sejauh 1 kilometer, pada dua ruas Jl. El Tari dekat Mapolda, sehingga polisi terpaksa merekayasa lalu lintas.

Sebelumnya, malam takbiran di Kota Kupang juga berlangsung kondusif.

Sebanyak 400 personel gabungan dari unsur Polri dan TNI dibantu seluruh stakeholder di daerah ini, disiagakan mengamankan jalannya malam takbiran yang dimulai sekira pukul 21.00, Kamis (14/6).

Personel gabungan yang merupakan peserta Operasi Ketupat Turangga 2018 terpantau sejak petang melakukan pengamanan di seluruh masjid di wilayah Kota Kupang.

Sementara, di Masjid Raya Nurusa’adah Fontein, pengamanan lebih ditingkatkan karena menjadi tempat pembukaan malam takbiran yang ditandai dengan pemukulan bedug sebagai tanda kemenangan Idul Fitri.

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho kepada wartawan, mengatakan, sebelum melakukan pengamanan malam takbiran dan rangkaian kegiatan lainnya, pihaknya terlebih dahulu melakukan apel persiapan bersama personel gabungan di Mapolresta, sekira pukul 16.00.

Selanjutnya, pengamanan malam takbiran juga dilakukan di semua rute yang dilalui peserta pawai takbiran.

“Pengamanan intensif kami lakukan untuk memastikan kegiatan tersebut berjalan lancar dan kondusif. Personel kita tempatkan pada setiap titik yang dilalui oleh rombongan pawai,” sebut dia.

Rute malam takbiran mulai dari depan Masjid Raya, melintasi Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Ahmad Yani, Jl. Timor Raya, Jl. Pulau Indah, Jl. Frans Seda, Jl. El Tari, Jl. Soedirman, Jl. Moh. Hatta, serta kembali finisih di depan Masjid Raya.

“Semua titik telah ditempatkan personel untuk mengamankan pawai malam takbiran,” imbuh Anthon.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abast, mengatakan, pengamanan melekat dilakukan pada 20 lokasi pelaksanaan Salat Id.

Lokasi pelaksanaan Salat Id di wilayah Kota Kupang yaitu, lapangan Mapolda NTT, Makorem 161 Wira Sakti, Mako Lanud El Tari, Mako TNI AL Osmok, Lapangan Mako Brimob, Lapangan Asrama TNI AD Kuanino, Halaman Kantor Wali Kota Kupang, Parkiran Lippo Plaza Kupang, Masjid Raya Nurussa’adah Fontein, Masjid Darul Hijrah BTN, Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) NTT Sikumana, Masjid Nurul Quwah Lasikode, Masjid KH Ahmad Dahlan UMK, Masjid Nurul Hikmah Tenau, Masjid Baitul Kadim Airmata, Masjid Alfatah, Masjid Al Ikhlas, Masjid Alhidayah, Masjid Al Fitrah dan Masjid Al Islah.

“Di setiap titik lokasi diamanakan oleh personel gabungan baik dari Polri, TNI dan instansi terkait lainya dan setiap lokasi dipimpin oleh perwira penanggung jawab lapangan,” kata Jules.

Sementara itu, pelaksaan Salat Id di lapangan Mapolda NTT diikuti oleh Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman serta ribuan umat yang berasal dari Masjid Al-Muawwanah Polda NTT dan sekitarnya.

Salat Id dipimpin oleh Imam AKBP H. Muhammad Arsyad dan Khatib AKBP DR. Dody Eko Wijayanto.

Pengamanan di lapangan Mapolda NTT dilakukan baik pengamanan terbuka maupun tertutup. Selain pengamanan di sekitar lapangan juga dilakukan pengaturan arus lalu lintas di depan dan sisi kiri gedung Mapolda NTT.

Pelaksanaan Salat Id merupakan ibadah momen puncak setelah umat muslim melaksanakan ibadah puasa selama sebulan penuh dalam bulan suci Ramadan.
“Secara umum pelaksanaan Salat Id di wilayah Kota Kupang berlangsung aman dan kondusif,” tutup Jules. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...