Connect with us

HUKRIM

Heboh Penemuan Potongan Mayat Bayi di Baun, Ini Kronologinya…

Published

on

Heber Neno

Kupang, penatimor.com – Masyarakat di Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, gempar dengan ditemukannya potongan mayat bayi.

Mayat bayi malang itu ditemukan di belakang rumah Heber Neno, wilayah RT 12/RW 06, Dusun 4, Desa Niukbaun, sekira pukul 07.00, Jumat (8/6).

Para saksi yang menemukan adalah warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP), masing-masing Heber Neno, 69, Komelni Arit Lopobois, 25, seorang guru honor dan Rosmarsa Nenobais, 36.

Informasi yang dihimpun penatimor.com, penemuan potongan mayat bayi itu bermula sekira pukul 07.00 ketika Heber Neno sedang memotong daun petes (lamtoro) di belakang rumahnya, wilayah RT 12/RW 06 Desa Niukbaun.

Heber kemudian melihat induk anjingnya sedang membawakan sesuatu kepada anaknya.

Pria lansia itu mengira bahwa yang dibawa induk anjingnya adalah bangkai anak kambing.

Namun setelah didekati Heber dan dipastikan, ternyata bangkai tersebut merupakan potongan mayat bayi manusia (kepala, dada dan tangan kiri).

Heber langsung memberitahukan kepada tetangga dan melaporkannya kepada anggota jaga Pos Pol Amarasi Barat.

Polisi yang menerima laporan masyarakat langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Polisi juga bersama warga masyarakat sekitar mencari potongan mayat bayi yang lain di wilayah sekitar.

Berdasarkan keterangan saksi mayat bayi tersebut diperkirakan dibuang di sekitar wilayah Ikan Foti.

Sementara, pelaku atau orangtua bayi malang tersebut belum diketahui dan diperkirakan dari luar Desa Niukbaun. (R4)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).
Continue Reading

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...