Connect with us

UTAMA

Amankan Lebaran di NTT, Polri-TNI Siaga 1.700 Personel

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman tengah menyematkan pita kepada perwakilan pasukan Operasi Ketupat Turangga 2018 di lapangan Mapolda NTT, Rabu (6/6).

Kupang, penatimor.com – Polda NTT melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Turangga 2018 di lapangan Mapolda NTT, Rabu (6/6) pagi.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman.

Gelar pasukan juga dihadiri para pejabat utama Polda NTT, Korem 161/Wira Sakti, Lantamal IV, Lanud El Tari dan Kantor SAR Kupang.

Kapolda Raja Erisman, mengatakan, Operasi Ketupat Turangga 2018 bertujuan menjaga stabilitas keamanan jelang Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Sebanyak 1.700 lebih pasukan gabungan TNI dan Polri dikerahkan dan menyebar pada setiap titik di wilayah NTT. Operasi ini akan berlangsung selama 18 hari, dimulai Kamis (7/6),” kata Kapolda.

Mantan Kadiv Hukum Polri itu melanjutkan, dalam rangka menjaga keamanan di wilayah hukumnya, pihaknya juga berupaya menekan kenaikan harga bahan pangan jelang Idul Fitri.

Polda juga telah memanggil para distributor pangan di NTT untuk mengetahui ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat jelang Idul Fitri.

“Kami juga adakan bazar murah dengan maksud agar masyarakat mengetahui harga pangan yang sesungguhnya. Bazar murah kami buka untuk umum,” jelasnya.

Arus mudik juga menjadi perhatian serius Polda NTT, mengingat pada triwulan pertama 2018, sudah ada 132 orang yang meninggal karena kecelakaan.

“Angka ini sangat tinggi, sehingga jadi perhatian kita. Sehingga kami bersama rekan-rekan TNI dan stakeholder untuk menjaga keamanan pada titik rawan dalam Operasi Ketupat Turangga 2018,” jelasnya.

Sedangkan mengenai ancaman teroris, Kapolda katakan akan terus menjadi perhatian pihaknya. Dia menegaskan terorisme tidak ada sangkut paut dengan agama. Untuk itu, pada hari raya Idul Fitri proses penjagaan akan diperketat.

“Saya juga berharap kepada jemaah untuk tidak membawa tas yang besar-besar. Cukup seadanya saja. Mohon maaf karena nanti petugas kami akan melakukan pemeriksaan jika membawa tas ketika memasuki rumah ibadah, baik masjid maupun gereja,” terangnya.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, Satgas Pangan Polri menyelenggarakan bazar murah dengan menghadirkan para distributor di Mapolda NTT.

Pasalnya jelang Idul Fitri, harga pangan dan kebutuhan pokok masyarakat terus merangkak naik, sehingga Polri dalam hal ini Polda NTT coba menstabilkan harga pangan melalui pasar murah.

Pasar murah bertempat di lapangan Mapolda NTT, berlangsung selama dua hari, yakni Rabu (6/6) dan Kamis (7/6). (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

UTAMA

VIRAL! Video Seorang Pria di NTT Digantung Kepala di Bawah, Ibu Korban Minta Keadilan

Published

on

Seorang pria dihukum dengan cara digantung kepala di bawah.
Continue Reading
loading...