Connect with us

SOSBUD

Persaingan Ketat di Panggung Pesparani NTT

Published

on

Salah satu grup paduan suara peserta Perparani Katolik memberikan penampilan spektakuler, Jumat (25/5).

Kupang, penatimor.com – Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi NTT, Jumat (25/5), mulai memperlombakan kategori lomba mazmur kategori anak, mazmur kategori remaja, paduan suara anak dan paduan suara dewasa gregorian.

Lomba mazmur kategori anak dan remaja dimulai pukul 08.00 bertempat di Gereja Paroki Sta. Maria Assumpta Kota Baru Kupang.

Sedangkan lomba paduan suara anak dan paduan suara dewasa gregorian dimulai pukul 15.00 bertempat di Aula El Tari Kupang.

Para peserta lomba tampil kompetitif. Persaingan di antara para peserta cukup ketat karena masing-masing pembawa mazmur dan masing-masing kelompok paduan suara, tampil luar biasa.

Khusus untuk lomba paduan suara kategori dewasa gregorian, massa yang menonton penuh sesak di Aula El Tari. Perlombaan ini berlangsung hingga malam tadi.

Sekretaris Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Provinsi NTT, J.B. Kleden, mengatakan, peserta mazmur kategori anak berasal dari 12 kabupaten. Sedangkan mazmur kategori, pesertanya dari 14 kabupaten/kota.

Untuk kedua lomba ini, ada tiga juri yang melakukan penilaian. Diantaranya P. Eman Wero, SVD dari Sanggar Musik Arnoldus Seminari Tinggi Ledalero, P. Justin Genohon, SVD dari SMA Katolik Syuradikara dan Maksi Saik dari FP3K Provinsi NTT.

“Untuk mazmur kategori dewasa, perlombaannya akan digelar besok (hari ini, Red) mulai pukul 08.00. Lokasinya tetap di Gereja Paroki Sta. Maria Assumpta,” sebut Kleden yang juga merangkap sebagai Sekretaris Panitia Pesparani Katolik.

Sedangkan untuk lomba paduan suara, Kleden mengatakan ada dua kategori yang sudah dilombakan. Yakni paduan suara kategori anak dan paduan suara kategori dewasa gregorian.

Paduan suara kategori anak dilombakan mulai pukul 15.00 dan diikuti kelompok paduan suara dari 9 kabupaten/kota. Paduan suara kategori dewasa gregorian dimulai pukul 18.00 dan diikuti kelompok paduan suara dari 14 kabupaten/kota.

“Masing-masing kelompok paduan suara pesertanya berjumlah 30 sampai 35 orang. Lagu wajib untuk kategori ini yakni Regina Caeli. Lagu wajib untuk kategori dewasa gregorian yakni Salve Regina. Lagu pilihan itu tergantung dari tiap-tiap tim,” jelasnya.

Tim juri untuk lomba paduan suara kategori anak, sebut Kleden, di antaranya Agus Beda Ama selaku Dosen Sendratasik Unwira Kupang, Elias Djoka dari FP3K Provinsi NTT.

Sedangkan untuk lomba paduan suara kategori dewasa gregorian, tim juri di antaranya P. Eman Wero, SVD, P. Justin Genohon, SVD dan Apoli Bala.

Kleden menambahkan, lomba paduan suara dewasa campuran baru akan digelar besok (hari ini, Red).

“Tim juri yang akan melakukan penilaian bukan tim juri lokal, tetapi berskala nasional. Karena lomba paduan suara dewasa campuran baru digelar besok, maka tim juri untuk lomba ini juga baru tiba besok,” ungkapnya. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

Pameran Pembangunan di Kefamenanu Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Salah satu pengunjung pameran tampak mencuci tangan sebelum memasuki stan pameran.
Continue Reading

SOSBUD

Gubernur VBL: Lontar Pohon Kehidupan Masyarakat NTT

Published

on

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Continue Reading

SOSBUD

Keluarga Besar Lamaholot di Kupang Gelar Silaturahmi Tahun Baru 2020

Published

on

Ketua IKAL Dr. Kotan Y. Stefanus, S.H, M.Hum., dalam jumpa pers (30/1/2020) petang.
Continue Reading
loading...