Connect with us

HUKRIM

Tak Ditahan Polisi, Jaksa Jebloskan Herry Kadja Cs ke Rutan

Published

on

Herry Kadja Cs saat dilimpah penyidik Polda NTT ke Kejati NTT, Kamis (24/5).

Kupang, penatimor.com – Tim penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT melimpahkan tersangka Herry Kadja Dahi Cs dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang.

Pelimpahan tahap kedua itu dilakukan penyidik pada Kamis (24/5), sekira pukul 11.40.

Pantauan media ini, tim penyidik terlebih dahulu melimpahkan tersangka Herry Kadja Dahi alias Herry yang juga anggota DPRD Kota Kupang, Buce Abdul Halim alias Buce dan Yosken alias Yos ke kantor Kejati NTT.

Selanjutnya, ketiga tersangka dilimpahkan ke JPU Kejari Kota Kupang.

Herry Cs sempat dijebloskan di sel tahanan Kejari Kota Kupang selama satu jam, sambil menunggu bus tahanan datang membawa mereka bersama tersangka kasus lainnya ke Rutan Kelas 2B Kupang.

Kasi Tipidum Kejari Kota Kupang Henderina Malo yang diwawancarai, mengatakan, Kejati NTT melimpahkan perkara tersebut ke pihaknya, karena lokus dilekti perkara tersebut berada dalam wilayah hukum Kejari Kota Kupang.

“Penyidik sudah pelimpahan tahap kedua. Tersangka ditahan di Rutan. JPU segera rampungkan surat dakwaan dan limpahkan perkara ke Pengadilan untuk disidangkan,” kata Henderina.

Mantan Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Bidang Tipudsus Kejati NTT itu melanjutkan, pihaknya siap meyakinkan majelis hakim di persidangan bahwa para tersangka benar-benar terbukti bersalah.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abast yang dikonfirmasi, membenarkan pelimpahan tahap kedua perkara dugaan perjudian kartu remi tersebut.

Menurut Jules, sejak Senin (14/5), penyidik telah menyelesaikan berkas perkara tersebut sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/A/190/V/2018/SPKT tanggal 1 Mei 2018 tentang Tindak Pidana Perjudian Kartu Remi (FAK) yang diduga melanggar Pasal 303 ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHP subsider Pasal 303 Bis Ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHP.

Jules melanjutkan, berdasarkan surat Kajati NTT Nomor: B–1050/P.3.4/Ep.2/05/2018 tanggal 14 Mei 2018 yang ditujukan kepada Kapolda NTT, menyatakan bahwa hasil penyidikan perkara pidana tersangka Herry Kadja Cs yang disangka melanggar Pasal 303 ayat (1) ke 1 KUHP subsider Pasal 303 Bis Ayat 1 ke 1 KUHP sudah lengkap, dan barang bukti yang telah disita berupa uang sejumlah Rp 2.310.000 dan 112 lembar kartu remi merek “Ego Playing Card”.

“Jadi sudah pelimpahan tahap kedua ke jaksa penuntut umum,” kata Jules.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTT AKBP Josua Tampubolon yang dikonfirmasi, juga membenarkan pelimpahan tahap kedua tersebut.

“Pelimpahan tahap kedua setelah berkas para tersangka kasus perjudian ini sudah P-21,” kata Josua.

Untuk merampungkan penyidikan perkara tersebut, tim penyidik Subdit Jatanras bekerja sangat cepat tanpa kendala berarti.

Pasalnya, setelah berkas perkara dilimpah dan diteliti kejaksaan, langsung ditetapkan P-21.

Menurut Josua, penyidikan rampung setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan secara intensif terhadap para saksi dan tersangka.

Pelimpahan berkas perkara untuk tahap pertama tersebut dilakukan setelah penyidik mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejati NTT. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading

HUKRIM

Polisi Ciduk Pelaku Penganiayaan di Kupang, Gunakan Parang, Korban Pegawai Navigasi

Published

on

Jeskial Lodo Ndilu alias Eky alias Bartex (29), warga Jalan Banteng, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja.
Continue Reading
loading...