Connect with us

SOSBUD

Pesparani, Kota Kupang Utus 102 Peserta

Published

on

Jefri Riwu Kore (NET)

Kupang, penatimor.com – Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore melepas kontingan peserta Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat Provinsi NTT di Kota Kupang yang bakal berlangsung pada 24-27 Mei.

Kontingen Kota Kupang beranggotakan 102 peserta kategori solo, campuran dewasa, anak-anak dan mazmur.

Kontingan Pesparani Kota Kupang dilepas Wali Kota di Balai Kota,  Rabu (23/5).

Wali Kota dalam sambutannya, mengatakan, Pesparani merupakan suatu kegiatan penting untuk meningkatkan kebersamaan dan iman kepada Tuhan.

“Saya mau kegiatan ini harus terus digelar. Memang ada kendala dana,  tetapi kita sama-sama berusaha untuk memenuhi kegiatan ini,” katanya.

Menurut orang nomor satu di Pemkot Kupang itu, nyanyian liturgi adalah salah bentuk puji-pujian kepada Tuhan.

Dalam memuji Tuhan juga, lanjut dia, tidak asal menyanyi,  tetapi harus sungguh-sungguh karena ditujukan untuk Tuhan.

“Kami juga mendukung dan mendorong semua kegiatan positif. Semua umat diharapkan dapat mendukung. Tetap jaga kerukunan dan menciptakan perdamaian di Kota Kupang,” katanya.

Bekas anggota DPR RI dua periode itu berharap, empat tim yang dikirim diharapkan dapat mengikuti lomba ini dengan baik.

Peserta diminta menggunakan kesempatan ini untuk terus belajar dan bersaing secara baik.

Peserta juga diharapkan menunjukan kemampuan diri dan membuktikan bahwa  generasi muda Kota Kupang memiliki banyak keahlian.

“Kami juga meminta seluruh umat Katolik dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk mengawal berbagai program kebijakan pemerintah dalam membina kehidupan beragama agar terwujud masyarakat Katolik yang beriman, berahklak mulia dan bermoral serta terlibat aktif dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara sesuai dengan dasar negara kita Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang Ambrosius Korbaffo, mengatakan, lomba ini sudah biasa dilakukan. Tetapi sampai di tingkat nasional baru diikuti.  Sementara untuk tingkat provinsi dan keuskupan sudah biasa digelar.

“Pesparani merupakan kegiatan untuk meningkatkan kebersamaan di antara sesama umat. Ditargetkan penonton sebanyak 5.000 orang,” kata Ambrosius. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

Pameran Pembangunan di Kefamenanu Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Salah satu pengunjung pameran tampak mencuci tangan sebelum memasuki stan pameran.
Continue Reading

SOSBUD

Gubernur VBL: Lontar Pohon Kehidupan Masyarakat NTT

Published

on

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Continue Reading

SOSBUD

Keluarga Besar Lamaholot di Kupang Gelar Silaturahmi Tahun Baru 2020

Published

on

Ketua IKAL Dr. Kotan Y. Stefanus, S.H, M.Hum., dalam jumpa pers (30/1/2020) petang.
Continue Reading
loading...