Connect with us

PILKADA

Lebu Raya dan Marianus Sae Tetap Komitmen Menangkan Marhaen

Published

on

Ketua Tim Pemenangan Paket Marhaen, Viktor Mado Watun (kanan) didampingi Ketua Tim Media Paket Marhaen, Anton Landi (tengah) dan Pengurus PDI Perjuangan NTT, Niko Frans (kiri) saat memberikan keterangan pers kepada awak media, Kamis (24/5/2018).

Kupang, penatimor.com – Calon Gubernur, Marianus Sae dan Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya tidak pernah mengalihkan dukungan ke pasangan calon gubernur lainnya, tapi tetap berkomitmen memenangkan paket nomor urut dua, Marhaen (Marianus Sae- Emi Nomleni).

Ketua Tim Pemenangan Paket Marhaen, Viktor Mado Watun sampaikan ini kepada wartawan di Sekretariat DPD PDIP NTT, Kamis (24/5/2018). Pernyataan ini menepis adanya informasi yang berkembang di masyarakat bahwa Frans Lebu Raya dan Marianus Sae telah mengalihkan dukungan ke paket lain.

Viktor menjelaskan, sebelum pelaksanan debat publik kedua pasangan calon gubernur- wakil gubernur di Jakarta, 8 Mei lalu, dirinya bersama Emi Nomleni mengunjungi Marianus Sae. Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam di tahanan KPK itu, Marianus dengan tegas menepis isu yang berkembang di masyarakat. Dirinya menyatakan tetap mendukung paket Marhaen dan tidak pernah mengalihkan dukungan ke paket lain. Bahkan seluruh jaringan dan tim yang telah dibentuk, tetap solid dan bekerja keras memenangkan paket Marhaen.

“Sehingga tidak benar kalau ada pihak yang menyatakan Marianus Sae memberi dukungan kepada pasangan calon gubernur lain,” kata Viktor.

Mantan Wakil Bupati Lembata ini menegaskan, Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya juga tidak pernah memberi dukungan kepada paket lain. Buktinya, dalam kapasitasnya sebagai gubernur, telah meminta cuti untuk melakukan kampanye memenangkan paket Marhaen.

Selain itu, etnis Lamaholot yang telah menggelar ritual adat di kediaman Frans Lebu Raya di Kupang pun, tidak pernah menarik dukungan untuk paket Marhaen. Apalagi dalam tradisi Lamaholot, parang yang diserahkan kepada Marianus Sae saat itu, memiliki kesakralan yang luar biasa dan membawa konsekuensi tersendiri bila menarik dukungan.

“Kami minta masyarakat jangan cepat percaya dengan informasi yang berkembang bahwa pak Frans Lebu Raya alihkan dukungan. Beliau tetap komitmen menangkan paket Marhaen,” tegas Viktor.

Dia mengakui, memang secara politik, isu yang tersebar itu berdampak pada pelemahan dukungan untuk paket Marhaen. Tapi secara internal, kerja tim semakin kompak, baik tim pemenangan, relawan maupun simpatisan. Pihaknya tidak akan mundur dan tetap komitmen memenangkan paket Marhaen.

“Kami yakin paket Marhaen menang pilgub, walau di lapangan hanya Calon Wakil Gubernur, Emi Nomleni yang tampil,” tegas Viktor.

Ketua Tim Media Paket Marhaen, Anton Landi menyampaikan, PDIP dan PKB terus bersama- sama bekerja memenangkan paket Marhaen. Soliditas yang terus dibangun dua partai koalisi ini, diyakini dapat mengantar paket Marhaen memenangkan pilgub pada 27 Juni mendatang.

Ketua DPD PDIP NTT, Frans Lebu Raya sebelumnya mengatakan, sebagai gubernur dirinya sangat menghendaki agar gubernur ke depan adalah orang yang dapat melanjutkan program yang telah diletakkan selama 10 tahun memimpin NTT. Dan untuk hal ini ada pada pasangan Marianus Sae- Emi Nomleni atau dikenal dengan nama Marhaen.

Nama ini, lanjut Lebu Raya, menunjukkan ideologi yang dianut pasangan Marianus- Emi sekaligus gambaran keberpihakan terhadap masyarakat kecil. Hal ini terlihat dari visi- misi yang diemban dan program kerja yang diusung. Selain itu melanjutkan Program Desa Mandiri Anggur Merah yang telah digulirkan sejak 2011. Tentunya pasangan ini akan melakukan penyempurnaan atas kekurangan dan mempercepat apa yang telah dijalankan.

“Saya beri dukungan seribu persen untuk paket Marhaen karena diyakini dapat lanjutkan program yang telah saya letakkan,” tandas Lebu Raya. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PILKADA

Amankan PSU Pilkada TTS, Polda Siagakan 200 Personel

Published

on

Ilustrasi personel Polri (NET)
Continue Reading

PILKADA

Sengketa Pilkada TTS, MK Putuskan Hitung Ulang di 921 TPS

Published

on

IST
Continue Reading

PILKADA

Penggunaan Dana Pengamanan Pilkada 2018 di Sikka Diduga Bermasalah

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...