Connect with us

HUKRIM

Jaksa Tahan 3 Sipir di Sel Mapolresta

Published

on

Tersangka Agung Kurniawan dan Yohanis Radja diinterogasi petugas Kejari Kota Kupang saat pelimpahan tahap kedua, Senin (21/5).

Kupang, penatimor.com – Tiga sipir Rutan Kelas 2B Kupang telah ditahan JPU Kejari Kota Kupang di sel Mapolres Kupang Kota.

Ketiga tersangka adalah Agung Kurniawan, Yohanis Radja dan Andi Botha.

Kasi Tipidum Kejari Kota Kupang Henderina Malo yang diwawancarai, Senin (21/5), mengatakan, penahanan di sel Mapolres Kupang Kota dilakukan untuk menjaga netralitas dan proporsosionalitas dalam penanganan kasus tersebut.

“Segera dilimpahkan berkas perkara ke Pengadilan dalam beberapa hari ke depan. Kita punya waktu 14 hari, tapi sebelum itu perkara sudah dilimpah,” kata Henderina.

Mantan Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Bidang Tipidsus Kejati NTT yang akrab disapa Ina Malo itu juga sampaikan JPU yang ditunjuk segera menyidangkan perkara dimaksud.

“JPU segera limpahkan perkara ketiga tersangka ke Pengadilan Negeri Kupang untuk disidangkan. Sudah disiapkan surat dakwaannya,” kata dia.

Ketiga tersangka sipir ini dijerat dengan Pasal 351 tentang Penganiayan junto Pasal 170 tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun.

Sekadar tahu, Agung Kurniawan yang menjabat Kepala Pengamanan Rutan (KPR), Yohanis Radja dan Andi Botha sebagai tersangka kasus dugaan pengeroyokan Mikael Manoh, tahanan Rutan Kelas 2B Kupang hingga meninggal dunia. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

Perserond Optimistis Menang, Zet Adoe: Persim Bagus, Perlu Diwaspadai

Published

on

Pelatih Kepala Perserond Rote Ndao, Zet Adoe.
Continue Reading

HUKRIM

Dua Tahun Berturut-turut, Kejari TTU Peringkat 1 Penanganan Korupsi di Indonesia

Published

on

Hasil penilaian pada Rakernis Bidang Pidsus Kejaksaan Agung tahun 2022.
Continue Reading

HUKRIM

Aniaya Ibu Guru hingga Berdarah, Siswa SMA di Kupang Ini Dikeluarkan dari Sekolah

Published

on

Kepala SMAN 9 Kota Kupang, Adelina N. Liu.
Continue Reading
error: Content is protected !!