Connect with us

HUKRIM

Polda NTT Tangguhkan Penahanan Bandar Judi Terbesar

Published

on

Yudi Sinlaeloe

Kupang, penatimor.com – Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT Kombes Yudi Sinlaeloe menangguhkan penahanan tersangka Wong Ah Tek (WAT), 72, dan istrinya Niah Hong Tjoe (NHT) alias Liana, 65.

Yudi Sinlaeloe kepada wartawan, Rabu (16/5), mengatakan, penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan karena alasan kemanusian.

“Pertimbangan penangguhan karena alasan kemanusian yaitu mengenai usia yang sudah tidak muda lagi. Selain itu karena setelah empat hari ditahan, tersangka Ah Tek jatuh sakit,” kata Yudi.

Sementara itu, lanjut dia, para tersangka lainnya tetap ditahan di sel tahanan Mapolres Kupang Kota.

Walau kedua tersangka ditangguhkan penahan, penyidik Subdit III Jatanras Diteskrimum Polda NTT terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan perjudian kupon putih atau togel tersebut.

WAT dikenal sebagai bandar besar judi kupon putih di Kota Kupang dan pemilik pusat permainan ketangkasan TSI 88. Dia ditangkap dan ditahan polisi bersama istrinya NHT.

Dari tangan NHT polisi mengamankan 8 buku tabungan bank dan 34 kartu kredit atas nama NHT beserta belasan tablet merk Samsung.

Polisi juga menyita dari tangan para tersangka barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 18.453.000.

Sementara dari tangan Ah Tek polisi menyita barang bukti tablet Samsung, alat judi dadu goyang, alat judi bola guling, dan kardus berisikan kartu TSI 88 bertuliskan nominal uang.

Penyidik juga berkoodinasi dengan perbankan, pihaknya juga meminta bantuan OJK untuk memblokir rekening bank milik tersangka, di samping terus mengembangkan penyidikan dan mencari keterlibatan pihak lain.

Dalam pengungkapan judi KP di Kota Kupang ini, polisi menahan tujuh tersangka, masing-masing Hamid Beleng (HB) alias Aba Hamid, Antonius Zakarias (AZ), Presly Malelak (PM), Diana Apriana Bengu (DAB), Sie Kie (SK) alias Aci, Wong Ah Tek (EAT), dan Niah Hong Tjoe (NHT) alias Liana. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Putusan Kasasi, Loe Mei Lien Divonis 8,6 Tahun Penjara, Jaksa Eksekusi di Lapas

Published

on

Jaksa mengeksekusi terpidana Loe Mei Lien alias Indrasari ke Lapas Wanita Kelas III Kupang, Kamis (5/8/2021) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Hina Gubernur, Ketua ARAKSI NTT Dipolisikan, Karo Hukum Minta Polda Usut Tuntas

Published

on

Karo Hukum Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba menunjukkan laporan polisi terhadap Ketua ARAKSI NTT, Alfret Baun, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Divonis Hukuman Berat, Jaksa Eksekusi 4 Terpidana Korupsi Bank NTT Surabaya

Published

on

Jaksa esekutor Kejati NTT, S. Hendrik Tiip, SH., saat mengeksekusi terpidana Stefanus Sulayman di Rutan Kelas IIB Kupang, Kamis (5/8/2021) siang.
Continue Reading
error: Content is protected !!