Connect with us

UTAMA

Mama Emi Imbau Masyarakat Putus Mata Rantai Sebar Foto Sadis Korban Terorisme

Published

on

Dok. Ist

Kupang, penatimor.comPascapengeboman oleh para teroris di beberapa tempat di Kota Surabaya, Cawagub NTT Emelia Julia Nomleni mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan foto atau video sadis korban pengeboman.

“Justru itu membuat warga lainnya resah dan takut,” ujarnya, Senin (14/5/2018).

Menurut Mama Emi, sapaan Emelia, masyarakat sekarang terlalu cepat menyebarluaskan berita-berita yang kurang jelas sumbernya, juga foto-foto sadis korban pengeboman.

Penyebarluasan berita, terutama foto-foto sadis nan mengerikan, bagi Mama Emi justru memicu kebencian di antara masyarakat sendiri.

“Foto-foto sadis maupun berita hoax yang disebarluaskan justru memicu konflik horisontal. Dan ini tindakan yang tidak baik, sangat tidak baik, di dalam upaya kita bersama memelihara persatuan,” katanya.

Untuk itu, terkait aksi pengeboman yang dilakukan teroris di sejumlah tempat, Mama Emi juga mengimbau agar pemerintah bisa mengambil tindakan cepat dan tepat.

“Dan ini butuh dukungan dari masyarakat. Salah satu bantuan yang masyarakat berikan adalah dengan menahan diri, dalam artian tidak boleh menyebarluaskan foto-foto sadis dan berita hoax,” terangnya.

Dia memberikan contoh. Misalnya sebuah foto sadis ataupun berita hoax sampai ke seseorang, maka seseorang itu bisa memutuskan mata rantai penyebarluasan foto dan berita itu.

“Mata rantainya cukup sampai di kita. Harus putus di kita. Dengan begitu, teror yang disebarluaskan tidak akan berpengaruh besar,” jelasnya.

Mama Emi memahami, dengan perkembangan teknologi sekarang, tiap orang ingin dirinya dikenal.

“Kan biasa dibilang, kalau terlambat atau tidak sebarkan informasi berarti menjadi orang yang tidak mengikuti perkembangan. Tapi itu tidak benar. Dalam kondisi sekarang, masyarakat harus sebisa mungkin menahan diri agar jangan sampai ikut-ikutan menebarkan teror,” ujarnya. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Putusan Kasasi, Loe Mei Lien Divonis 8,6 Tahun Penjara, Jaksa Eksekusi di Lapas

Published

on

Jaksa mengeksekusi terpidana Loe Mei Lien alias Indrasari ke Lapas Wanita Kelas III Kupang, Kamis (5/8/2021) sore.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Hina Gubernur, Ketua ARAKSI NTT Dipolisikan, Karo Hukum Minta Polda Usut Tuntas

Published

on

Karo Hukum Setda Provinsi NTT, Alexon Lumba menunjukkan laporan polisi terhadap Ketua ARAKSI NTT, Alfret Baun, SH.
Continue Reading

HUKRIM

Divonis Hukuman Berat, Jaksa Eksekusi 4 Terpidana Korupsi Bank NTT Surabaya

Published

on

Jaksa esekutor Kejati NTT, S. Hendrik Tiip, SH., saat mengeksekusi terpidana Stefanus Sulayman di Rutan Kelas IIB Kupang, Kamis (5/8/2021) siang.
Continue Reading
error: Content is protected !!