Connect with us

HUKRIM

Polres Kupang Limpah Riko Tabun ke Kejari Oelamasi

Published

on

Kasat Reskrim Iptu Simson F. Amalo (kanan) saat jumpa pers kasus tersangka Riko Tabun di Mapolres Kupang, Babau. (FOTO: IST)

Kupang, penatimor.com – Polres Kupang melalui penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) telah melimpahkan tersangka Adrianus Tabun alias Riko beserta barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Oelamasi.

Dengan pelimpahan tahap kedua tersebut, selesai sudah tugas penyidik Satreskrim Polres Kupang Kota.

Kini giliran JPU Kejari Oelamasi yang akan melimpahkan perkara tersebut ke Pengadilan Negeri (PN) Oelamasi untuk disidangkan.

JPU harus berusaha meyakinkan majelis hakim bahwa Riko Tabun memang benar-benar bersalah.

Sesuai hukum acara, JPU pasca pelimpahan tahap dua dari penyidik, segera menyiapkan surat dakwaan untuk selanjutnya dilimpahkan bersama berkas perkara ke Pengadilan.

Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson F. Amalo yang diwawancarai, Rabu (9/5), mengatakan pelimpahan tahap kedua tersebut dilakukan setelah JPU menetapkan berkas perkara telah lengkap dan layak dinaikan ke penuntutan di persidangan (P-21).

“Kita sudah tahap dua ke Kejari Oelamasi, setelah berkas perkara dinyatakan P-21,” kata perwira pertama yang akrab disapa Ebith Amalo itu.

Bekas penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda NTT itu menjelaskan, sebelumnya, setelah merampungkan penyidikan, pihaknya langsung melakukan pelimpahan tahap pertama berkas perkara tersangka Riko Tabun.

Penyidikan perkara tersebut berhasil dirampungkan, setelah pihaknya intensif melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka, pengumpulan barang bukti dan rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Saat pelimpahan tahap pertama, Simson sampaikan pihaknya sudah berkomitmen apabila JPU mengembalikan berkas perkara tersangka dengan petunjuk (P-19), maka pihaknya tentu akan siap bekerja keras melengkapi petunjuk hingga jaksa menetapkan berkas perkara telah lengkap (P-21).

“Kita sangat yakin perkara ini nanti P-21. Apapun petunjuk jaksa peneliti nanti, pasti kita akan berusaha melengkapi, dan akhirnya kita berhasil menangani perkara ini hingga P-21,” imbuh Simson.

Atas perbuatannya menghabisi nyawa Meri Faot di lokasi penghijauan Bukit Cinta, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, tersangka Riko Tabun dijerat dengan Pasal 351 ayat (3) KUHP terkait Penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman lebih dari 10 tahun penjara. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUKRIM

SALUT! Kapolres Kupang Selamatkan Kerugian Negara Rp 2 Miliar dari Pajak Galian C, Disetor 8 Perusahaan

Published

on

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto bersama Bupati Kupang Drs Korinus Masneno saat serah terima uang Rp 2 miliar lebih di Mapolres Kupang.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Turut Bersama Randy Lakukan Pembunuhan Berencana, Ira Ua Dijebloskan ke Rutan

Published

on

Tersangka Irawati Astana Dewi Ua alias Ira Ua ditahan di Rutan Mapolda NTT.
Continue Reading

HUKRIM

Dugaan Penyelewengan Dana PEM Rp 500 Juta di Kelurahan NBD-Kupang, Warga Lapor Kejari

Published

on

Warga masyarakat Kelurahan NBD ketika menyerahkan laporan dan bukti-bukti terkait dugaan penyelewengan Dana PEM di kantor Kejari Kota Kupang, Rabu (25/5/2022).
Continue Reading
error: Content is protected !!