Connect with us

UTAMA

Diikuti 170 Peserta, Turnamen Tenis Meja Kapolda Cup I Dimulai

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman dalam laga pembuka dengan Kadis Kominfo Stefanus Ratoeojoe di SPN Kupang, Jumat (11/5). FOTO: WILIAM

Kupang, penatimor – Turnamen tenis meja Kapolda Cup I Polda NTT dalam rangka HUT Bhayangkara ke-72 resmi dimulai di Aula SPN Kupang, Jumat (11/5).

Even olahraga tersebut dibuka Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman. Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Viktor Gustaf Manopo dan seluruh pejabat utama Polda NTT.

Lomba diawali dengan penyampaian janji atlit dan janji wasit.

Turnamen tersebut diikuti 170 orang peserta dibagi dalam kategori usia pemula sebanyak 30 orang, usia junior 14 orang dan regu putra sebanyak 28 tim.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesatuan dan persatuan serta mengembangkan jiwa sportivitas peserta dan rasa tangung jawab di bidang olahraga sekaligus menjadi motivator penggerak bakat-bakat ke arah positif.

Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman dalam sambutannya, mengingatkan, para peserta untuk menjunjung tinggi semangat sportivitas selama pertandingan, dan tanpa menimbulkan hal-hal yang merusak sendi-sendi persatuan dan kesatuan.

“Turnamen ini selain untuk memeriahkan HUT Bhayangkara juga dalam rangka meningkatkan dunia olahraga dengan terciptanya integritas dalam pertandingan olahraga. Selain itu agar dunia olahraga dapat ditingkatkan secara bertahap dan muncul atlet dari NTT yang bisa mengharumkam daerah ini di ajang yang lebih tinggi,” kata Kapolda.

“Saya berikan apresiasi kepada tim peserta yang telah berpartiispasi, beserta wasit dan ofisial,” sambung dia.

Orang nomor satu di Polda NTT itu melanjutkan, dengan turnamen tersebut diharapkan akan mamacu prestasi para atlet.

“Lomba ini juga merupakan bentuk kepedulian dan partisipasi Polda NTT dalam mengembangkan bidang olahraga tenis meja di NTT,” kata Kapolda.

Jendral bintang dua itu mengingatkan peserta, bukan menang dan kalah yang dicari tapi lebih kepada meninggatkan silaturahmi dan menjalin persatuan Polri dan TNI termasuk masyarakat NTT.

“Sekali lagi peserta harus memiliki jiwa sportivitas. Yang terpenting pemain mampu mendekatkan dan meningkatkan bersamaan dan kelangsungan tim. Wasit juga harus bertindak adil dalam memutuskam hasil pertandingan,” harap Kapolda. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).
Continue Reading

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...