Connect with us

HUKRIM

Anggota Intelmob asal Alor Tewas Ditikam Teroris di Mako Brimob

Published

on

Marhum Prencje semasa hidup.

Jakarta, penatimor.com – Oknum yang diduga teroris kembali beraksi. Nyawa seorang anggota Intel Brimob Kelapa Dua Cimanggis Depok melayang setelah ditikam pelaku dengan pisau yang diduga beracun.

Korbannya adalah Marhum Prencje (41) yang beromisili Aspol Mako Brimob Kelapa Dua. Korban juga berasal dari Kabupaten Alor.

Aksi penikaman oleh pelaku yang awalnya merupakan orang tak dikenal (OTD) itu terjadi pada Kamis (10/5) sekira pukul 24.45 WIB.

Penikaman terjadi di halaman Kantor Intelmob Kelapa Dua. Tersangka kemudian terindentifikasi adalah Tendi Sumarno, kelahiran Muna 24 Desember 1995.

Pelaku terindetifikasi berstatus mahasiswa warga Kampung Buniara, RT 22/RW 04, Desa Buniara, Tanjung Siang, Provinsi Jawa Barat.

Informasi yang dihimpun penatimor.com, sekira pukul 23.00 WIB, korban keluar Mako Brimob dengan tujuan pengamanan di depan RS Bhayangkara.

Sesampainya di depan RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, korban melihat seseorang yang mencurigakan, dengan gerak-gerik OTD tersebut melihat ke arah dalam Mako Brimob Kelapa Dua.

Melihat adanya OTD tersebut, korban langsung menghampiri OTD dan menanyakan maksud serta tujuan OTD tersebut.

Tidak adanya penjelasan apapun dari OTD, korban langsung menghubungi Briptu Mato dan Briptu Gruisce teman Intelmob lainnya sebanyak dua orang.

Setelah beberapa menit kemudian teman dari korban datang dan selanjutnya OTD tersebut langsung diamankan ke Kantor Sat Intel Kor Brimob.

Sesampainya di Kantor Sat Intel Kor Brimob, tepatnya di parkiran, OTD tersebut langsung mengeluarkan pisau dan menusuk korban.

Mendengar adanya teriakan dari korban minta tolong Briptu Mato dan Briptu Grusce yang bersama korban langsung mengeluarkan senjata dan menembaki OTD tersebut yang mengenai dada sebelah kanan hingga OTD tersebut terjatuh dan meninggal di tempat.

Melihat korban terjatuh anggota Intelmob lainnya langsung melarikan Korban ke RS Bhayangkara Brimob untuk diselamatkan, namun sesampainya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia.

Pada Jumat (11/5) sekira pukul 02.40 WIB, jenazah korban bersama OTD langsung dibawa menuju RS Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.

Informasi lainnya menyebutkan, pasca kerusuhan Napiter di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, para kelompok kelompok teroris yang memonitor situasi di dalam Rutan mulai berdatangan ke Jakarta dengan tujuan ke arah Mako Brimob Kelapa Dua, saat ini yang termonitor hingga ada yang meninggal dunia dari kelompok teroris Tasikmalaya, Jabar.

Kepolisian memprediksi masih ada kelompok teroris lainnya yang masih memantau situasi di seputaran Mako Brimob, dengan tujuan untuk membunuh anggota kepolisian yang sedang lengah.

Kepolisian pun melakukan siaga, untuk mengantisipasi kemungkinan masih ada kelompok teroris lainnya yang sedang memantau situasi pasca kerusuhan Napiter di Rutan Mako Brimob. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Positif Covid-19, Karyawan Lippo Kupang Ditemukan Meninggal dalam Kamar Kost

Published

on

Tim Satgas Covid-19 mengevakuasi jenazah korban pasien Covid-19.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Curi HP Milik Dosen, Mahasiswa di Kupang Ditangkap Polisi

Published

on

Givon Lassa saat diamankan tim Buser Polsek Maulafa, Polres Kupang Kota.
Continue Reading

HUKRIM

ASTAGA! IRT yang Ditemukan Gantung Diri di Kupang Diduga Dibunuh Suaminya, Sudah Tersangka dan Ditangkap

Published

on

Kapolsek Maulafa AKP Jerry Puling bersama anggotanya saat menangkap tersangka HG (28) di rumahnya.
Continue Reading