Connect with us

HUKRIM

Ditpolair Polda NTT Tetapkan RHP Tersangka Kasus KMN Sri Ayu

Published

on

Wahyudi Wicaksono (FOTO: NET)

Kupang, penatimor.com – Dalam kasus penangkapan KMN Sri Ayu yang diduga menggunakan dokumen palsu, penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polair Polda NTT telah menetapkan seorang tersangka.

Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda NTT, AKBP Wahyudi Wicaksana, SIK., kepada wartawan di kantornya, Kamis (3/4), mengatakan penetapan tersangka berinisial RHP tersebut setelah pihaknya mengembangkan penyidikan.

“Sudah ditetapkan satu tersangka, dan terus kita periksa tambahan,” kata Wahyudi.

Perwira menengah dengan pangkat dua melati di pundak itu, jelaskan, dalam operasi perairan menggunakan KP Ovalangga, Direktorat Polair Polda NTT berhasil mengamankan sebuah kapal nelayan bernama KMN Sri Ayu.

Kapal yang diduga menggunakan dokumen palsu tersebut, diamankan di perairan Teluk Kupang pada posisi 10° 10′ 441″ LS dan 123° 31’252″ BT.

KMN Sri Ayu diduga melanggar Pasal 98 Jo Pasal 42 Ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan dan Penambahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Saat ini kapal tersebut ditambat di Dermaga Polair, Bolok, untuk kepentingan proses hukum.

Untuk mendalami penyelidikan kasus tersebut telah diperiksa 15 orang saksi, termasuk nakhoda dan ABK KMN Sri Ayu.

Menurut Wahyudi, perkembangan penyelidikan mengarah kepada pelaku pembuat dokumen palsu berinisial R dan AWS.

“Sampai saat ini masih kami cari dua orang itu, karena melarikan diri dari rumahnya sejak Jumat 30 Maret 2018,” ungkap Wahyudi.

Kedua pelaku, lanjut dia, diduga membuat membuat dokumen palsu dengan cara mengscan tanda tangan pejabat berwenang yang sudah pensiun dan meninggal dunia.

Selain KMN Sri Ayu, Polair juga mengamankan sejumlah dokumen kapal yang diduga palsu sebagai barang bukti.

“Terkait dokumen kapal, kita juga koordinasi dengan KSOP dan DKP baik provinsi, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Khususnya dalam dokumen kapal ini diduga ada yang dipalsukan,” sebut Wahyudi. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Pengadaan Tanaman untuk Jl. El Tari dan Jl. Adisucipto Terindikasi Korupsi, Kejari Kota Kupang Pulbaket

Published

on

Sejumlah pekerja masih melakukan pekerjaan pengadaan tanaman boulevard di Jalan El Tari dengan melakukan penanaman rumput hias.
Continue Reading

HUKRIM

Pria Mabuk di Kabupaten Sikka Nekat Bakar SPBU

Published

on

Pelaku pembakaran SPBU Paga, Anna alias Remon (35) dirawat di rumah sakit.
Continue Reading

HUKRIM

Diduga Aniaya Wartawan, Polres Flotim Tersangkakan Oknum Kontraktor dan Pekerjanya

Published

on

Tersangka YSD alias SD yang adalah seorang kontraktor.
Continue Reading