Connect with us

HUKRIM

Berkas Perkara Penipuan Uang Rp 345 Juta Dilimpah ke Kejati NTT

Published

on

Kompol Alex Aplugi (tengah) didampingi Kasubbid Penmas AKBP Antonia Pah dan AKP Imanuel Saban Neno sedang memaparkan penanganan kasus di Mapolda NTT, Kamis (3/5). FOTO:WILIAM

Kupang, penatimor.com – Penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTT melimpahkan berkas perkara tersangka David Parera,47, ke jaksa peneliti Bidang Tipidum Kejati NTT.

Pelimpahan berkas perkara untuk tahap pertama tersebut dilakukan setelah penyidik merampungkan penyidikan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP jo Pasal 64 KUHP.

Kompol Alex Aplugi dalam keterangannya kepada wartawan di kantornya, Kamis (3/4), mengatakan, kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut dilaporkan korban Marselinus Kase dengan Laporan Polisi : LP/B/118/lll/2018/SPKT Polda NTT tanggal 22 Maret 2018.

Tersangka David Parera adalah warga Griya Asri Bahagia E3 No. 21 RT 001/RW 033 Desa Bahagia Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat.

Alex jelaskan, kasus dugaan tindak pidana penipuan tersebut bermula pada tahun 2015, dimana pelapor membeli sebuah mobil truck bak kayu dengan cara kredit pada PT Artha Asia Finance melalui tersangka yang juga saudara sepupunya dengan membayar uang muka Rp 63.900.000.

Dan setiap bulan pelapor mentransfer uang angsuran ke terlapor lewat rekening Bll dengan nomor Rekening 2794000083 dan rekening BCA dengan nomor
rekening 0940572771.

“Semuanya (transferan bank) atas nama terlapor namun hingga sekarang terlapor tidak pernah menyetor uang angsuran mobil sehingga mobil tersebut ditarik oleh PT Artha Asia Finance lewat debcolektor,” papar Alex.

Akibat perbuatan tersangka, Alex sampaikan total kerugian yang dialami oleh korban senilai Rp 345.100.000.

“Kami juga sudah mengamankan barang bukti transfer sebanyak 35 lembar. Dalam penyidikan kasus ini sudah diperiksa tujuh orang saksi,” jelas bekas Kasat Reskrim Polres Alor itu.

Tersangka juga telah ditangkap di kediamannya berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP. KAP /57 /1V / 2018/Ditreskrimum, tanggal 20 April 2018.

“Kami sudah rampungkan penyidikan dan mengirim berkas perkara ke JPU untuk tahap I dengan Nomor BP/43 /IV/ 2018/Ditreskrimum, tanggal 23 April 2018. Dengan surat pengiriman berkas perkara Nomor: B/884/IV 2018/Ditreskrimum, tanggal 23 April 2018,” imbuh Alex Aplugi yang didampingi Kasubbid Penmas Bidang Humas AKBP Antonia Pah dan penyidik AKP Imanuel Saban Neno.

Tim penyidik yang dipimpin Kompol Ampi Mesias Von Bulow itu tinggal menunggu hasil pemeriksaan berkas perkara dari Kejaksaan.

“Prinsipnya kita tunggu hasil pemeriksaan jaksa peneliti seperti apa. Kalau nantinya dinyatakan belum lengkap dan berkas dikembalikan dengan petunjuk, tentu kami akan berupaya melengkapi sampai perkara ini ditetapkan P-21 atau lengkap dan layak ditingkatkan ke Penuntutan dan disidangkan di Pengadilan,” jelas Alex Aplugi. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Surabaya Dihukum 10 Tahun Penjara, JPU-Terdakwa Banding

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Dedakus Leba di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat (20/11/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kejati NTT Pulihkan Kerugian Negara Rp 128 M, Dikembalikan Seluruhnya dalam Bentuk Uang dan Aset

Published

on

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.
Continue Reading

HUKRIM

JPU Kejati NTT Tuntut Siswanto Kodrata Dipenjara 8 Tahun, Bayar Denda Rp 750 Juta

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan tuntutan JPU untuk terdakwa Siswanto Kodrata di Pengadilan Tipikor Kupang, Kamis (26/11/2020).
Continue Reading