Connect with us

SOSBUD

Lulus Tanpa Coret Seragam, Postingan Siswi SMA di Bali Ini Tuai Simpatik Netizen

Published

on

Dok. FB/ Winda Ardani

Kupang, penatimor.com – Merayakan kelulusan dengan aksi corat-coret seragam sekolah bagi para pelajar saat ini sudah hal lumrah, bahkan sudah menjadi tradisi bagi hampir sebagian besar masyarakat di seluruh pelosok negeri.

Namun berbeda yang dilakukan Luh Winda Ardani, siswi SMK Negeri 1 Tejakula, di Kabupaten Singaraja, Bali yang hari ini tercatat sebagai salah satu pelajar yang telah menamatkan pendidikannya di sekolah tersebut.

Ketika teman-teman atau pelajar lainnya, memilih mengakhiri masa ‘Putih-Abu’ mereka dengan aksi corat-coret, gadis Bali ini lebih memilih untuk tidak sedikitpun mengotori seragam yang menurutnya dibelikan oleh orang tua dari hasil jerih lelah mereka.

Jika hari ini, pada akun media sosial Facebook para pelajar bertebaran unggahan gambar/foto corat-coret seragam sekolah, sebagai ungkapan atau pelampiasan rasa ‘bebas’ setelah tiga tahun berkutat dengan buku dan pena, maka berbeda dengan postingan akun Winda Ardani.

Sebagaimana penelusuran penatimor.com, Kamis (3/5/2018), pada akun tersebut, terunggah sebuah gambar/foto baju seragam sekolah berwarna putih, yang diyakini milik Winda Ardani karena sulaman benang hitam pada bagian papan nama tertera tulisan Luh Winda Ardani.

Foto baju seragam yang diunggah akun Winda Ardani (Dok. FB/Winda Ardani)

Caption atau keterangan singkat yang dituliskan akun Winda Ardani pun sangat sederhana, namun menuai simpatik netizen, khususnya pengguna media sosial Facebook.

Begini bunyi caption atau penjelasan singkat pada gambar yang diunggahnya.

Maaf tidak mencoretmu dengan tinta maupun cat berwarna
Ak tak ingin kau terbuang sia-sia karna coretan tinta yg tak penting
Bagiku kau sangat berharga karena dibeli dari hasil keringat orang tua. Jadi sangat disayangkan jika harus dinodai degan corat coret.. Ada baiknya jika disimpan karena masih bisa dipakai oleh adik”ku kelak.
Kau yg selalu menemaniku selama 3 tahun.. Melindungi tubuhku dari panasnya matahari dan dinginnya hujan
Menemani suka dan duka ku disekolah. Dan banyak lagi yg lainnya
Terimakasih sudah menemani hari-hariku selama 3 tahun terakhir ini💋
Biarkan aku mengenang mu saat melihat mu
Thank’s for everything
My School Uniform😚😍
#LULUS👏

Beragam tanggapan pun menghiasi kolom komentar pada postingannya tersebut. Banyak yang merespons dengan komentar positif terhadap keputusan yang diambil Winda Ardani untuk tidak mencoret seragamnya tersebut.

Salah satunya akun dengan nama I Putu Permana Mahardika “Saya setuju sama kamu dik. 👏👍Meskipun, dulu saya bersama (hampir seluruh) anak2 lain melakukan apa yang umumnya dilalukan ketika pengumuman kelulusan.
Andai pemikiran saya dulu seperti kamu”.

Akun lainnya, Ketut Darmayasa menimpali “Bagus sekali adek..smoga mejadi inspirasi buat anak2 yang lain”.

Begitu juga dengan akun bernama Ketut Ardika Yasa “Salut…Krn harus ada yg berani membuat perubahan…anda top…yg lain masih ngikut cara lama”.

Dok. FB/Winda Ardani

Meski begitu, ada pula yang memiliki pandangan dan tanggapan berbeda. Akun Davink Well berkomentar “pernah mendengar kostum seorang atlet sepakbola diberikan kepada penggemarny..??apalagi dikasi tnda tangan oleh sang idola…mgkin slamany bju coretan itu akan terpjang di dinding kamarmu dn di dinding hatimu…dan akn membawamu ke masa lalu dimana momen itu prnah terjadi…klo bju abu”mu dikasih ke adik”mu memang bagus dn berguna..tpi alangkah indahny mengingat masa SMA dgn melihat coretan itu di almamater SMA mu…”

Hingga artikel ini diturunkan, postingan yang diunggah pada pukul 10.50 Wita tersebut sudah 943 kali dibagikan, dan dikomentari sebayak 631, serta mendapatkan tanggapan 3.415 suka (likes). (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

Pameran Pembangunan di Kefamenanu Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Salah satu pengunjung pameran tampak mencuci tangan sebelum memasuki stan pameran.
Continue Reading

SOSBUD

Gubernur VBL: Lontar Pohon Kehidupan Masyarakat NTT

Published

on

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Continue Reading

SOSBUD

Keluarga Besar Lamaholot di Kupang Gelar Silaturahmi Tahun Baru 2020

Published

on

Ketua IKAL Dr. Kotan Y. Stefanus, S.H, M.Hum., dalam jumpa pers (30/1/2020) petang.
Continue Reading