Connect with us

PILKADA

Kisah Mama Emi, Perempuan NTT Pertama Pimpin Kawasan Industri

Published

on

Kawasan Industri Bolok, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Kupang, penatimor.com – Calon Wakil Gubernur perempuan NTT bukanlah rekor pertama Emelia J Nomleni. Sebelumnya, Mama Emi, demikian dia disapa, sudah dipercaya memimpin Kawasan Industri Bolok (KIB) di Kabupaten Kupang.

Kepala Badan Pengelola Kawasan Industri Bolok. Itulah jabatan yang rekornya dipecahkan Mama Emi sebagai perempuan pertama yang mendudukinya.

“Ibu Emi dulu saya tugaskan menjadi Kepala KI Bolok, karena dia mempunyai kemampuan negosiasi yang baik,” kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Selasa (24/4/2018).

Mama Emi menjabat pucuk pimpinan KIB sejak 2014, atau sejak dia berhenti sebagai anggota DPRD Provinsi NTT selama dua periode, 2004-2009 dan 2009-2014. Kini Mama Emi melepas jabatan tersebut karena proses pencalonan Wagub NTT.

Cawagub NTT, Emelia Julia Nomleni

Frans mengingat, masalah paling krusial KIB adalah pembebasan lahan. “Dia (Mama Emi) mampu bernegosiasi secara manusiawi, menghargai orang, sehingga terbukti sekarang. Secara perlahan-lahan, masalah lahan di kawasan itu bisa teratasi,” katanya.

Frans menceritakan, dalam menjalankan tugas yang diembannya, insinyur perempuan itu mengajak semua orang yang terlibat untuk bersama-sama mencari jalan keluar.

“Dia mengunjungi pihak-pihak pro dan kontra. Dan di zaman dia memimpin KIB, justru dia mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang-orang di sana. Dia sangat fleksibel dan luwes,” puji Frans.

Hal tersebut, kata Frans, ditunjukkan Mama Emi saat mengikuti Cagub-Cawagub NTT pada 5 April yang lalu.

“Lihat saja debatnya. Bisa ketahuan orangnya. Kalau orang yang jeli bisa melihat, Ibu Emi adalah seorang pemimpin yang wataknya tenang,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan NTT ini.

“Kualitas-kualitas ini yang saya pertimbangkan sewaktu saya menugaskan Ibu Emi memimpin KI Bolok,” ujarnya.

Frans mengatakan, tidak bisa menugaskan orang lain sebagai Kepala Badan Pengelola. “Karena kualitasnya saya temukan hanya pada Ibu Emi,” ujarnya.

Untuk saat ini, Frans sudah menugaskan seseorang menjadi penjabat sementara di KIB, sepeninggalan Mama Emi.

“Mudah-mudahan dia bisa melanjutkan kerja Ibu Emi selama ini,” harap Frans. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Orient-Thobi Gugur, MK Perintahkan Pilkada Ulang Sabu Raijua untuk Paslon Nomor 1 dan 3

Published

on

Kuasa Hukum Paslon nomor urut 1 selaku pemohon, Adhitya Anugrah Nasution.
Continue Reading

PILKADA

MK Batalkan Kemenangan Orient Riwu Kore-Toby Uly, Tetapkan Pilkada Ulang

Published

on

Orient P. Riwu Kore
Continue Reading

HUKRIM

Kuasa Hukum TRP-Hegi Segera Gugat KPU Sabu Raijua ke PTUN, Minta Batalkan Pelantikan

Published

on

Kuasa hukum Paket TRP-Hegi, Kabunang, SH.
Continue Reading