Connect with us

SOSBUD

Akademi Quran 2018 di Kupang Akan Diikuti 1.234 Peserta

Published

on

Budiman Ahmad (kanan) dan Ridwan M. Kasim (kiri)

Kupang, penatimor.com – Akademi Quran ke- 3 akan digelar di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa pekan mendatang. Sebelumnya, kegiatan ini sudah dilakukan dua kali berturut-turut pada 2016 dan 2017 lalu.

Ketua Panitia Akademi Quran ke-3, Budiman Ahmad sampaikan ini kepada wartawan di sela-sela technical meeting untuk persiapan kegiatan dimaksud, di Kupang, Senin (23/4/2018).

Menurut Budiman, akademi ini akan dilaksanakan selama sepekan pada 6-13 Mei 2018 mendatang. Acara ini akan dilaksanakan di Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima, Kota Kupang.

“Acara ini berupa lomba islami, mirip seperti STQ dan MTQ tetapi bedanya kegiatan ini adalah memakai jenjang pendidikan mulai dari TK sampai perguruan tinggi hingga tingkat majelis taklim. Sedangkan STQ dan MTQ biasanya memakai patokan usia,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk tahun ini antusiasme peserta sangat tinggi dibanding kali sebelumnya. Jumlah peserta pada Akademi Quran tahun 2018 ini sebanyak 1.234 orang.

“Akademi tahun pertama (2016) jumlah peserta 245 orang, sedangkan kali ke dua (2017) sebanyak 888 peserta,” ungkapnya.

Sebelumnya, lanjut dia, peserta hanya berasal dari Kota Kupang, tapi untuk kali ini ada kontingennya dari empat kabupaten/ kota di NTT, yakni Kabupaten Kupang, TTS, Alor dan Kota Kupang sebagai tuan rumah.

Sekretaris Panitia, Ridwan M. Kasim mengatakan, tujuan dari kegiatan dimaksud adalah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia umat muslim di NTT pada umumnya dan Kota/Kabupaten Kupang khususnya.

“Ini untuk mensyiarkan agama Islam dengan memperdalam ilmu Al Qur’an dan memberikan semangat serta motivasi kepada generasi Islam yang ada di Kota Kupang dan sekitarnya,” katanya.

Ridwan menyampaikan, panitia menyiapkan sebanyak 17 cabang lomba yang akan diperlombakan pada Akademi Quran ke-3 2018. Diantaranya, hafalan al-Qur’an, hafalan Hadits, hafalan doa harian, mewarnai kaligrafi, ceramah, adzan, dan cerdas cermat.

“Intinya adalah lomba Tilawatil Qur’an, Tartil Al Qur’an, dan Hifzil Qur’an. Tetapi kita tambahkan dengan lomba-lomba lainnya seperti seni musik islami yaitu ada nasyid dan qasidah,” ujarnya. (R2)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

Pameran Pembangunan di Kefamenanu Perketat Protokol Kesehatan

Published

on

Salah satu pengunjung pameran tampak mencuci tangan sebelum memasuki stan pameran.
Continue Reading

SOSBUD

Gubernur VBL: Lontar Pohon Kehidupan Masyarakat NTT

Published

on

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Continue Reading

SOSBUD

Keluarga Besar Lamaholot di Kupang Gelar Silaturahmi Tahun Baru 2020

Published

on

Ketua IKAL Dr. Kotan Y. Stefanus, S.H, M.Hum., dalam jumpa pers (30/1/2020) petang.
Continue Reading
loading...