Connect with us

HUKRIM

Anggota Meninggal, Anaknya Diasuh Kapolda NTT

Published

on

Anak dari almarhum Ipda Pedro menjadi anak angkat Kapolda NTT (IST)

Kupang, penatimor.com – Kepedulian Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Raja Erizman pada anggotanya sangat besar.

Sedapat mungkin, jenderal bintang dua ini mendatangi rumah duka jika ada anggota Polda NTT yang meninggal dunia.

Kepedulian dan rasa empati dilanjutkan kepada keluarga anggota yang meninggal.
Salah satunya dilakukan Kapolda NTT dengan mengangkat anak anggota Brimob Polda NTT yang meninggal dunia karena kecelakaan lalu lintas menjadi anak asuh Polda NTT.

“Nantinya anak-anak anggota itu menjadi anak asuh Kapolda NTT, bukan saja pada masa saya menjabat sebagai Kapolda NTT tetapi siapa pun yang menjadi Kapolda NTT, anak-anak ini tetap menjadi tanggungjawab Kapolda NTT yang menjabat,” ujar Kapolda Raja Erizman didampingi Waka Polda NTT, Brigjen Pol Viktor Gustaaf Manoppo di Mapolda NTT belum lama ini.

Untuk itu, Kapolda NTT akan mengusulkan ke pusat sehingga ada keputusan yang mengikat sehingga tetap dijalankan walaupun terjadi pergantian Kapolda NTT.

Terobosan dan niat menjadikan anak-anak anggota Brimob yang meninggal sebagai anak asuh Kapolda NTT berangkat dari keprihatinan yang mendalam atas nasib anak anggota yang masih kecil.

“Kita prihatin, anaknya masing kecil-kecil sementara anggota sudah meninggal. Kita berharap anak-anak jadi anak asuh Kapolda NTT dan bisa disekolahkan hingga jenjang pendidikan tinggi,” tandas bekas Kadivkum Polri tersebut.

Kapolda NTT berjanji akan mengawal hal tersebut hingga tetap dilakukan oleh siapapun yang menjadi Kapolda NTT.

Ipda Pedro yang juga PS Kasie Intel Sat Brimob Polda NTT meninggal setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

Ia meninggalkan seorang istri dan tiga orang anaknya yang masih mengenyam bangku pendidikan. Sementara istrinya tidak memiliki pekerjaan dan hanya sebagai ibu rumah tangga.

Terpisah, Kasat brimob Polda NTT, Kombes Pol Yopie Indra Seppang, SIK yang dikonfirmasi dikantornya kemarin mengaku sudah mendapat kabar soal rencana tersebut.

“Saya bangga dan terharu atas perhatian Kapolda NTT terhadap anak anggota apalagi anak-anak almarhum masih kecil dan bersekolah,” tandasnya.

Ia menilai Ipda Pedro dan keluarga pantas mendapatkan hal tersebut karena Ipda Pedro adalah warga Timor Leste yang rela mengabdi di NKRI sebagai seorang anggota Brimob.

Yopie berharap rencana dan niat baik Kapolda NTT ini segera direalisasikan dan ada ketentuan yang mengikat sehingga anak-anak almarhum Pedro tetap mendapatkan perhatian dari institusi Polri dan menyelesaikan pendidikan hingga jenjang pendidikan tinggi. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Stefanus Sulayman Divonis 18 Tahun Penjara, Yohanes Sulayman 12 Tahun

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Stafanus Sulayman di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (1/12/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Besok, Penyidik Kejati NTT Periksa Gories Mere dan Karni Elyas

Published

on

Kasi Penkum Kejati NTT, Abdul Hakim.
Continue Reading

HUKRIM

Mantan Kacab Bank NTT Surabaya Dihukum 10 Tahun Penjara, JPU-Terdakwa Banding

Published

on

Sidang virtual dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim untuk terdakwa Dedakus Leba di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat (20/11/2020).
Continue Reading