Connect with us

NASIONAL

Diaspora NTT Besuk Pasutri Asal Nagekeo yang Terlantar di Jakarta

Published

on

Johanes Gore (baju kuning) tengah bersama pasutri Nikolaus Lewa dan Fransiska Enga di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (14/4). IST

Jakarta, penatimor.com – Warga diaspora asal NTT di Jakarta langsung mendatangi pasutri asal Kampung Penginanga, Desa Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, di Panti Sosial Bina Insani Daya 2, Dinas Sosial Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur.

Pasutri bernama Nikolaus Newa dan Fransiska Enga itu ditampung di Pansos setelah ditemukan terlantar di jalanan sekitar wilayah Pasar Rebo.

Johanes Gore adalah salah satu warga diaspora NTT yang berkesempatan membesuk pasutri tersebut.

“Ya, saya sudah pergi lihat kondisi pasutri asal Nagakeo tersebut di Pansos Insani Daya 2 Cipayung,” kata Johanes ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (14/4) malam.

Ia juga sampaikan kondisi Fransiska Enga memang sangat memerlukan penanganan medis.

Untuk itu ia meminta dukungan semua warga diaspora asal NTT di Jakarta dan sekitarnya untuk dapat mengulurkan bantuan.

“Kondisi ibu ini (Fransiska Enga,Red) perlu penanganan medis dan perlu uluran tangan segera dari kita bersama,” imbuh Jonahes.

Sebelumnya, pasutri itu ditemukan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur di sekitar wilayah Pasar Rebo.

Kehabisan ongkos di Ibu Kota membuat pasangan itu terlantar dan tidur di jalanan.

Saat diinterogasi petugas, pasangan itu mengaku hendak bertemu Presiden Jokowi untuk meminta Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Nikolaus kepada petugas, mengaku, istrinya menderita infeksi di perut dan kesulitan buang air, sehingga membuat perutnya terus membesar.

“Kami ingin minta KIS ke bapak Presiden supaya istri saya bisa dirawat di rumah sakit. Kami sudah hubungi keluarga di Jakarta tapi belum berhasil,” kata Nikolaus.

Kasi Data dan Informasi Dinas Sosial DKI Jakarta, Miftahul Huda, kepada wartawan, Sabtu (14/4), mengatakan, pasangan itu berharap perhatian Presiden sehingga bisa dirawat pada rumah sakit di Jakarta.

“Rencananya mereka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan nasional. Mereka bilang kalau sudah sembuh baru mau pulang ke kampung halaman,” sebut Miftahul.

Pihaknya, lanjut Miftahul, secepatnya akan berkoordinasi dengan petugas Kementerian Sosial (Kemensos) agar pasutri itu mendapatkan bantuan pelayanan medis.

Petrus, petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, menambahkan, pasutri asal Kabupaten Nagekeo itu mengaku peralatan medis pada rumah sakit di NTT masih sangat terbatas sehinga mereka nekat ke Jakarta. (R3)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NASIONAL

AJI Kupang Ucapkan Terima Kasih Kepada Abdul Manan dan Revolusi Riza

Published

on

Ketua AJI Kota Kupang, Marthen Bana.
Continue Reading

NASIONAL

Ada Jejak Munarman Dalam Jaringan Teroris

Published

on

Petrus Salestinus
Continue Reading

NASIONAL

Menhan RI Beri Penghargaan Patriot Bela Negara kepada 11.485 Eks Pejuang Timor-Timur

Published

on

Penyerahan penghargaan medali dan piagam Patriot Bela Negara kepada 11.485 orang eks pejuang Timor Timur secara simbolis diserahkan kepada 23 orang perwakilan eks pejuang Timur-Timur.
Continue Reading