Connect with us

HUKRIM

Polair Kejar Dua Pelaku Pembuat Dokumen Palsu KMN Sri Ayu

Published

on

Barang bukti kapal yang diamankan di dermaga Dit Polair Polda NTT, Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. (IST)

Kupang, penatimor.com – Dalam operasi perairan menggunakan KP Ovalangga, Direktorat Polair Polda NTT berhasil mengamankan sebuah kapal nelayan bernama KMN Sri Ayu.

Kapal yang diduga menggunakan dokumen palsu tersebut, diamankan di perairan Teluk Kupang pada posisi 10° 10′ 441″ LS dan 123° 31’252″ BT.

KMN Sri Ayu diduga melanggar Pasal 98 Jo Pasal 42 Ayat (3) Undang-undang (UU) Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan dan Penambahan UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Saat ini kapal tersebut ditambat di Dermaga Polair, Bolok, untuk kepentingan proses hukum.

Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda NTT, AKBP Wahyudi, kepada wartawan di kantornya, mengatakan, untuk mendalami penyelidikan kasus tersebut telah diperiksa 15 orang saksi, termasuk nakhoda dan ABK KMN Sri Ayu.

Menurut Wahyu, perkembangan penyelidikan mengarah kepada pelaku pembuat dokumen palsu berinisial R dan AWS.

“Sampai saat ini masih kami cari dua orang itu, karena melarikan diri dari rumahnya sejak Jumat 30 Maret 2018,” ungkap Wahyu.

Kedua pelaku, lanjut Wahyu, diduga membuat membuat dokumen palsu dengan cara mengscan tanda tangan pejabat berwenang yang sudah pensiun dan meninggal dunia.

Selain KMN Sri Ayu, Polair juga mengamankan sejumlah dokumen kapal yang diduga palsu sebagai barang bukti.

“Terkait dokumen kapal, kita juga koordinasi dengan KSOP dan DKP baik provinsi, Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Khususnya dalam dokumen kapal ini diduga ada yang dipalsukan,” sebut Wahyudi. (R1)

Advertisement


Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKRIM

Seorang Karyawati SPBU di Kupang Ditemukan Tak Bernyawa, Diduga Dibunuh

Published

on

Berdy Susanti Gabriel (30), karyawati salah satu SPBU di Kota Kupang ditemukan tidak bernyawa di pinggir jalan, Senin (26/10).
Continue Reading

HUKRIM

Jonas Salean ‘Bebas’

Published

on

Jonas Salean saat meninggalkan kantor Kejati NTT, Selasa (27/10/2020).
Continue Reading

HUKRIM

Kajati NTT jangan Campuradukkan Wewenang Administrasi Negara dan Wewenang Penuntutan Jaksa

Published

on

Petrus Salestinus (NET)
Continue Reading
loading...