Connect with us

SPORT

Ronaldo Neno jadi Pesilat Terbaik Nasional, Raih Piala KASAU

Published

on

Kejuaraan MP Open 2019 Piala Panglima TNI resmi dibuka oleh Ketua Umum Panitia Pelaksana DR. H. Abdul Kharis Almasyhari, Rabu (1/5). (Istimewa)

Jakarta, penatimor.com – Komandan Sekolah Staf Dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memimpin Upacara Penutupan Kejuaraan Pencak Silat Merpati Putih (MP) Open 2019 di Gedung Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (4/5).

Bertindak sebagai Komandan Upacara pada penutupan kejuraan tersebut adalah Kolonel Laut (P) Hariyo Poernomo yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Departemen Strategi (Kadepstra) Seskoal dan Ketua Pengurus Merpati Putih Cabang Khusus Dharma Wiratama Seskoal.

Danseskoal dalam sambutannya mengatakan beladiri Merpati Putih ini sejalan dengan program pemerintah untuk melaksanakan bela negara sehingga sudah sepatutnya disambut dengan baik Kejuaraan beladiri Merpati Putih dan beladiri Pencak Silat yang harus menjadi program utama dari belanegara. Selanjutnya beladiri pencak silat harus menjadi olahraga beladiri utama di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Perguruan Pencak Silat (PPS) Bela Diri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih ini berlangsung sejak 1 Mei 2019 yang diikuti 1.500 pesilat dari 26 perguruan pencak Silat di Indonesia.

Jumlah tersebut sekaligus mencatat sejarah baru Rekor MURI Pesilat terbanyak Jurus Tunggal Tangan Kosong IPSI.

Selain itu, acara penutupan dimeriahkan dengan berbagai atraksi pematahan benda-benda keras berupa material gagang besi dragon, cor beton dan plat baja oleh prajurit TNI dan sejumlah pejabat negara yang juga anggota PPS Betako Merpati Putih.

Pejabat sipil dan militer tersebut yaitu Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis, Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Dr. Amarulla Octavian, Kepala LAN Adi Suryanto dan Sekretaris Mensesneg Sutomo.

Ketua Umum Panitia Pelaksana DR. H. Abdul Kharis Almasyhari

Dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Panglima TNI tersebut tampil sebagai Juara Umum untuk Kategori Dewasa Prestasi Kontingen Pelatda DKI A dengan 7 emas dan 2 perak.

Posisi kedua adalah PPOP DKI Jakarta dengan 3 emas dan 1 perak dan peringkat ketiga yakni PPLD NTT dengan 2 emas 1 perak dan 1 perunggu.

Atas prestasi ini Pelatda DKI Jakarta A mendapatkan Piala Bergilir Panglima TNI uang pembinaan sebesar Rp 15 juta dan Piala tetap KSAD.

Untuk pesilat dewasa putra terbaik diraih Ronaldo Neno pesilat kelas F Putra PPLD NTT.

Ronaldo Neno berhak menerima piala tetap Kepala Staf TNI AU dan uang pembinaan Rp 2,5 juta Sedangkan pesilat terbaik dewasa putri diraih Widya Faranisa pesilat kelas A putri dari PPO DKI Jakarta yang berhak menerima piala tetap Kepala Staf TNI AL dan uang pembinaan Rp 2,5 juta. Untuk piala tetap Kepala Staf TNI AD juga diberikan kepada juara umum II dan III.

Acara tersebut dihadiri Pa Sahli Tk. II Kamteror Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI Brigjen TNI Donny Ricky Peack Makaminan, Pewaris Merpati Putih Nehemia Budi Setyawan, Ketua Dewan Guru PPS Betako Merpati Putih Mulyanto Tambak, Ketua Umum Pencak Silat Merpati Putih Laksamana Muda TNI (Purn) Djayeng, Dewan Guru Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI), Wadan Seskoal Laksamana Pertama TNI Tatit Eko W dan undangan lainnya. (R4)

Advertisement
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SPORT

Tekuk Barcelona 4-0, Liverpool Lolos ke Final

Published

on

Para pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak Divock Origi (kanan depan).

Liverpool, penatimor.com – Pelatih Barcelona Ernesto Valverde sedih. Tim yang dia asuh kalah empat gol tanpa balas dari Liverpool dalam leg kedua semifinal Liga Champions di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut membuat agregat dua pertemuan menjadi 3-4, Barca kalah dan gagal lolos ke final.

“Itu mengerikan. Kami benar-benar minta maaf kepada semua penggemar. Ini sepak bola. Kadang hal yang menyakitkan itu datang tanpa kita pernah tahu kapan,” kata Valverde di laman UEFA.

Pria berusia 55 tahun itu kehabisan kata menggambarkan kekecewaannya mengantar Barcelona tembus ke final.

Di sejumlah blog komunitas pendukung Barcelona bahkan langsung menyuarakan pemecatan Valverde.

Wajar, lantaran Barca pengin banget menjadi juara Liga Champions.

“Ini pertandingan. Ada saat Anda menang dan kalah. Kami sudah berusaha, tetapi setelah dua gol cepat itu semuanya seperti di luar kemampuan kami,” katanya.

“Kami sudah berusaha bermain lebih ke dalam. Namun, Liverpool pantas mendapat pujian. Pertandingan berakhir setelah gol keempat lahir begitu saja,” pungkas Valverde.

Gelandang Barca Sergio Busquets juga sulit menggambarkan kekecewaannya.

“Ini adalah kekalahan yang sulit diterima. Memang, mereka lebih baik dari kami, mengejar sejak awal. Kami berusaha mendapatkan gol tandang, tapi itu tidak berhasil,” singkat Busquets.

Liverpool membuktikan bahwa semua hal, termasuk keajaiban, bisa terjadi di sepak bola.

Defisit tiga gol dan tanpa diperkuat dua mesin golnya, Mohamed Salah dan Roberto Firmino, Liverpool tampil percaya diri menjamu Barcelona dalam leg kedua semifinal Liga Champions di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB.

Baru tujuh menit, gawang Barcelona yang dikawal Marc-Andre ter Stegen jebol dirobek Divock Origi. Setelah gol tersebut, Barca terkesan masih santai, karena memang masih unggul agregat 3-1.

Di babak kedua, Liverpool tampil lebih gila. Cederanya bek kiri Andrew Robertson justru membawa hikmah tersendiri. Robertson keluar digantikan Georginio Wijnaldum yang kemudian bermain di tengah, lebih ke depan. Sementara James Milner ditarik ke kiri mengisi posisi yang ditinggalkan Robertson.

Anfield bergemuruh, pecah. Wijnaldum mencetak dua gol hanya dalam waktu dua menit yakni 54 dan 56. Agregat jadi imbang 3-3. Lionel Messi, Luis Suarez dan Gerard Pique tampak mulai tegang.

Liverpool yang penuh percaya diri, ditambah bisingnya seisi stadion bersama mereka, tampil cerdas mengimbangi permainan Barca yang mulai terburu-buru. Perasaan Messi dkk tidak tenang.

Gol keempat Liverpool pun lahir. Itu jelas berkat kecerdasan Trent Alexander-Arnold. Begini ceritanya. Di saat pemain Barca belum siap menghadapi situasi tendangan pojok, gol keempat itu tercipta.

Arnold sepertinya tidak akan menendang bola yang sudah di sudut. Tampak Xherdan Shaqiri yang akan mengeksekusi corner kick. Pemain Barca pun masih siap-siap, begitu juga dengan pemain Liverpool.

Namun, melihat Origi berdiri bebas, onside, Arnold mengirim sepakan pojok mendadak itu tepat ke Origi. Dengan sekali sepak, Origi kembali mencetak gol. Wasit asal Turki Cunety Cakir menunjuk titik tengah, gol tersebut sah, konstitusional.

Skor pun berubah menjadi 4-0, bertahan hingga laga kelar. Agregat menjadi berbalik dengan fantastis 4-3. Barcelona tumbang, Liverpool menang dan lolos ke final.

Buat Liverpool, ini merupakan final ke-9 mereka di European Cup/Champions League. Hanya Real Madrid (16 kali final), AC Milan (sebelas) dan Bayern Muenchen (sepuluh) yang tampil ke final lebih banyak dari Liverpool. (adk/jpnn/R4)

Continue Reading

SPORT

Wagub Buka Turnamen Aqua-DNC Regional NTT 2019, Diikuti 34 Klub Sepakbola

Published

on

Wagub NTT Josef Nae Soi melakukan tendangan pertama sebagai tanda turnamen sepakbola Aqua-DNC Regional NTT 2019 resmi dibuka, Sabtu (6/4/2019).

Kupang, Penatimor.com – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi membuka turnamen sepakbola Aqua Danone Nation Cup Regional NTT Tahun 2019 di Stadion Oepoi Kupang, Sabtu (6/4/2019).

Turnamen tahunan tersebut diikuti oleh 34 klub sepakbola yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Malaka, Alor, Ende, Sikka, Flores Timur dan Manggarai Timur.

“Saya datang buka kegiatan ini karena saya ingin lihat anak-anaku bermain bola. Semuanya tentu mau berangkat ke Jakarta dan Barcelona Spanyol. Kalau mau ke sana, berjuanglah untuk meraih kemenangan. Namun harus tetap junjung sportivitas karena dengan sportivitaslah, kamu akan jadi manusia yang sempurna dalam berolahraga,” kata Wagub Nae Soi.

Mantan pemain Persija itu mengapresiasi kerja keras panitia yang telah berjuang agar NTT menjadi tuan rumah seleksi kualifikasi Danone Nation Cup. Dia meminta para pemain yang adalah anak-anak usia 10 sampai dengan 12 tahun tersebut untuk menjaga keseimbangan antara olahraga dan hidup bersama.

“Bermasyarakatlah dengan baik dan berolahragalah dengan tekun. Apresiasi untuk bapa dan mama yang telah merelakan anak-anaknya untuk bertarung mengharumkan NTT,” pungkas mantan pemain terbaik NTT pada piala El Tari tahun 1972 itu.

Kepala Bidang Sport Intellegent PSSI, Farry Djemy Francis mengharapkan wakil NTT dalam Danone Nation Cup di tingkat nasional nantinya, tidak hanya berpartipasi tapi juga berprestasi.

“Yang juara di sini nanti pasti mewakili NTT ke level nasional. Dengan itu, sudah pasti NTT punya tiket menuju turnamen Danone Internasional di Barcelona. Saya juga minta Danone untuk bisa jadi sponsor sekolah-sekolah sepakbola usia dini di NTT,” ungkap Ketua Komisi V DPR itu.

Lebih lanjut Farry menjelaskan, penyelenggaran turnamen Danone Nation Cup Regional NTT telah memasuki tahun kedua. Sebelumnya, klub juara dari NTT harus bertanding lagi di Region Bali dan Nusa Tenggara. Jika juara baru bisa ke Jakarta. Tapi dengan adanya region sendiri, juara dari NTT nantinya langsung ke Jakarta.

“Kita berharap agar kepercayaan dari Danone dapat kita jaga. Karena turnamen ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mencari bibit terbaik bagi pengembangan sepakbola NTT ke depannya,” jelas Farry.

Marketing Manager Aqua Danone, Jefry Ricardo dalam sambutannya memberikan apresiai yang tinggi atas dukungan Pemerintah Provinsi NTT dan PSSI terhadap penyelenggeraan turnamen sepakbola usia dini itu. Tahun 2019 merupakan penyelenggaraan Danone Nation Cup yang ke-16.

“Kita berambisi untuk terus selenggarakan kegiatan ini di seluruh Indonesia. Sesuai dengan visi dan misi dari Danone untuk bisa berikan platform (ruang atau panggung, red) bagi kompetisi sepakbola usia dini agar anak-anak seluruh Indonesia bisa bertanding dan berprestasi. Semoga dari sini, bisa ada calon juara di level nasional dan bisa berangkat pada Oktober 2019 ke Barcelona untuk bertanding dengan juara-juara Nation Cup dari negara-negara lain,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi berkenan melakukan tendangan pertama (kick off) untuk membuka secara resmi turnamen tersebut.

Untuk diketahui berapa pemain nasional seperti Andyk Vermansyah,Evan Dimas dan striker Timnas U 16, Sutan Zico merupakan jebolan turnamen Danone Nation Cup. (R2)

Continue Reading

SPORT

Dikson Ton, Petinju NTT Peraih Medali Emas di PON Tutup Usia

Published

on

Dikson Ton semasa hidup.

Kupang, penatimor.com – Dunia olahraga NTT, terlebih cabang olahraga tinju kembali berduka.

Salah satu mantan atlet tinju terbaik yang pernah mengharumkan NTT di kanca nasional tutup usia.

Dialah Dikson Ton alias Adi Ton, peraih medali emas PON XIV Surabaya Tahun 2000 di kelas layang 48 kg.

Dia menghembuskan napas terakhir, setelah sekian lama terbaring lemah di RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, dan mendapat perawatan intensif akibat sakit paru yang dideritanya.

Kabar berpulangnya Dikson Thon tersiar begitu cepat lewat media sosial facebook maupun WhatsApp grup.

Beberapa rekan dan sahabat almarhum juga menulis ucapan turut berdukacita di dinding akun facebook masing-masing.

Akun facebook Amisa Jack menulis, “Slamt jln senior Tinju Indonesia…Jasamu akan abadi di hati kami….kmu adalah salah satunya motifator untuk smua petinju khususnya orng NTT”.

Akun facebook Vinsen Bureni juga menulis di dinding akun facebooknya, “Selamat jalan saudara Dikson Ton. Tuhan bersamamu di sisiNya. Amin”.

Sejumlah prestasi yang pernah dipersembahkan Dikson Ton di kanca tinju amatir, diantaranya di Kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) tahun 1999, Kejurnas Tinju 1997, dan atlet penghuni pelatnas 1997-2001. (R1)

Continue Reading




Loading...

Trending

error: Content is protected !!