Connect with us

SPORT

Wagub Buka Turnamen Aqua-DNC Regional NTT 2019, Diikuti 34 Klub Sepakbola

Published

on

Wagub NTT Josef Nae Soi melakukan tendangan pertama sebagai tanda turnamen sepakbola Aqua-DNC Regional NTT 2019 resmi dibuka, Sabtu (6/4/2019).

Kupang, Penatimor.com – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi membuka turnamen sepakbola Aqua Danone Nation Cup Regional NTT Tahun 2019 di Stadion Oepoi Kupang, Sabtu (6/4/2019).

Turnamen tahunan tersebut diikuti oleh 34 klub sepakbola yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Malaka, Alor, Ende, Sikka, Flores Timur dan Manggarai Timur.

“Saya datang buka kegiatan ini karena saya ingin lihat anak-anaku bermain bola. Semuanya tentu mau berangkat ke Jakarta dan Barcelona Spanyol. Kalau mau ke sana, berjuanglah untuk meraih kemenangan. Namun harus tetap junjung sportivitas karena dengan sportivitaslah, kamu akan jadi manusia yang sempurna dalam berolahraga,” kata Wagub Nae Soi.

Mantan pemain Persija itu mengapresiasi kerja keras panitia yang telah berjuang agar NTT menjadi tuan rumah seleksi kualifikasi Danone Nation Cup. Dia meminta para pemain yang adalah anak-anak usia 10 sampai dengan 12 tahun tersebut untuk menjaga keseimbangan antara olahraga dan hidup bersama.

“Bermasyarakatlah dengan baik dan berolahragalah dengan tekun. Apresiasi untuk bapa dan mama yang telah merelakan anak-anaknya untuk bertarung mengharumkan NTT,” pungkas mantan pemain terbaik NTT pada piala El Tari tahun 1972 itu.

Kepala Bidang Sport Intellegent PSSI, Farry Djemy Francis mengharapkan wakil NTT dalam Danone Nation Cup di tingkat nasional nantinya, tidak hanya berpartipasi tapi juga berprestasi.

“Yang juara di sini nanti pasti mewakili NTT ke level nasional. Dengan itu, sudah pasti NTT punya tiket menuju turnamen Danone Internasional di Barcelona. Saya juga minta Danone untuk bisa jadi sponsor sekolah-sekolah sepakbola usia dini di NTT,” ungkap Ketua Komisi V DPR itu.

Lebih lanjut Farry menjelaskan, penyelenggaran turnamen Danone Nation Cup Regional NTT telah memasuki tahun kedua. Sebelumnya, klub juara dari NTT harus bertanding lagi di Region Bali dan Nusa Tenggara. Jika juara baru bisa ke Jakarta. Tapi dengan adanya region sendiri, juara dari NTT nantinya langsung ke Jakarta.

“Kita berharap agar kepercayaan dari Danone dapat kita jaga. Karena turnamen ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mencari bibit terbaik bagi pengembangan sepakbola NTT ke depannya,” jelas Farry.

Marketing Manager Aqua Danone, Jefry Ricardo dalam sambutannya memberikan apresiai yang tinggi atas dukungan Pemerintah Provinsi NTT dan PSSI terhadap penyelenggeraan turnamen sepakbola usia dini itu. Tahun 2019 merupakan penyelenggaraan Danone Nation Cup yang ke-16.

“Kita berambisi untuk terus selenggarakan kegiatan ini di seluruh Indonesia. Sesuai dengan visi dan misi dari Danone untuk bisa berikan platform (ruang atau panggung, red) bagi kompetisi sepakbola usia dini agar anak-anak seluruh Indonesia bisa bertanding dan berprestasi. Semoga dari sini, bisa ada calon juara di level nasional dan bisa berangkat pada Oktober 2019 ke Barcelona untuk bertanding dengan juara-juara Nation Cup dari negara-negara lain,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi berkenan melakukan tendangan pertama (kick off) untuk membuka secara resmi turnamen tersebut.

Untuk diketahui berapa pemain nasional seperti Andyk Vermansyah,Evan Dimas dan striker Timnas U 16, Sutan Zico merupakan jebolan turnamen Danone Nation Cup. (R2)

Advertisement
Loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SPORT

Lepas 252 Peserta KTC Adventure, Kapolda: Jaga Sportivitas

Published

on

Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman melepas 252 peserta KTC Adventure, dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 Bhayangkari di halaman Mapolres Kupang Kota, Sabtu (22/6).

Kupang, penatimor.com – Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman melepas 252 peserta KTC Adventure, dalam rangka memeriahkan HUT ke-73 Bhayangkari.

Sebagian peserta yang dilepas di halaman Mapolres Kupang Kota, Sabtu (22/6), berasal dari sejumlah kabupaten di NTT, bahkan ada peserta dari Timor Leste.

Kapolda dalam sambutan nya, mengatakan, komunitas motor trail di NTT dan sekitarnya sangat banyak.

Untuk itu dia berharap komunitas motor trail di NTT dapat membangun dan menunjukan ketertiban, serta meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas.

Menurut Kapolda, adventure trail ini merupakan kegiatan yang membutuhkan kemampuan, skil dan kesehatan yang baik.

“Harapan saya kegiatan ini berjalan dengan baik, sukses dan tetap jaga sportivitas dan kebersamaan,” pesan mantan Kadiv Hukum Polri tersebut.

Kapolda berharap event yang baru pertama kali diselenggarakan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di waktu mendatang.

“Semoga semua peserta dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik sampai finish dengan selamat, sukses dan lancar,” harap Kapolda. (wil)

Continue Reading

SPORT

Organisasi Beladiri THS-THM Diharapkan Setia Jaga Pancasila

Published

on

Dok. Ist

Kupang, Penatimor.com – Organisasi beladiri Katolik Indonesia, Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) diharapkan dapat menjaga dan mewariskan nilai-nilai Pancasila. Apalagi dengan keadaan Indonesia dewasa ini yang rentan terhadap paham radikalisme.

Demikian harapan Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A. Nae Soi,MM saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Kaderisasi Nasional dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Organisasi THS-THM di Aula Paroki Santa Maria Asumpta Kupang, Jumat (21/6/2019).

“Menurut survey salah satu media besar di Indonesia, ada banyak anak muda, sekitar kurang lebih 36 persen yang tidak percaya lagi dengan Pancasila. Karenanya, kita sangat membutuhkan generasi muda sebagai pejuang Kristus yang militan. Sebagai murid Kristus, misi kita jelas yakni menebarkan cinta dan kasih ke seluruh Indonesia,” kata Josef Nae Soi.

Menurut Wagub, embrio Pancasila berasal dari Timur Indonesia yakni di Ende. Inspirasi Soekarno tentang Pancasila lahir dari diskusi dengan berbagai kalangan termasuk dengan para misionaris Katolik. Di perpustakaan Universitas Leiden Belanda, ada tulisan tangan Soekarno.

“Bung Karno mengatakan, setiap hari Kamis saat menunggu dua orang misionaris yang sedang salve, ia turun dan duduk di bawah pohon sukun. Saat itu, seolah-olah dewa-dewi turun ke atasnya dan memberikan bisikan, ‘hai bung Karno, di balik Pulau Ende, di samudera yang luas, anda akan dirikan bangsa Indonesia yang terdiri dari banyak suku, ras dan agama tetapi harus bersatu dengan Tuhan Yang Maha Esa, dengan kebangsaan, demokrasi dan keadilan,” ujar Josef yang pernah mengenyam pendidikan singkat tentang hukum di Leiden.

Mantan penasehat Menteri Hukum dan HAM itu mengatakan,THS-THM yang adalah salah satu organisasi anak muda berpedomankan pada ajaran Kristus, tidak boleh terarah pada olah fisik semata. Tetapi juga harus punya kepribadian yang tangguh. Teguh dalam iman, kuat dalam perjuangan atau pencobaan atau dalam bahasa Latin yakni servabo fidem, salus in arduis.

“Kaderisasi ditujukan pada orang yang tangguh. Kita harus tunjukkan kepada dunia bahwa saya adalah murid Kristus sekaligus saya adalah orang Indonesia. Dalam darah saya, ada darah Kristus, ada darah Indonesia, ada darah Katolik,” ujar Josef.

Dalam kaderisasi, lanjut politikus Golkar itu, ada cinta dan kasih. Cinta itu pada hakikatnya mengandung tiga unsur penting yakni perhatian (care), kebersamaan (share) dan kejujuran (fair). THS-THM harus jadi organisasi pencak silat yang komplit.

“Komplit dalam iman, dalam mengolah fisik dan kepribadian. Jagalah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Jangan mudah terpengaruh paham-paham radikalisme. Jadilah orang yang berkepala dingin. Berpikir lebih cerdas dan bekerja lebih keras,” pungkasnya.

Wakil Ketua THS-THM Keuskupan Agung Kupang sekaligus Ketua Panitia, Martinus Teha dalam laporannya mengatakan, THS-THM merupakan organisasi beladiri yang asli, lahir dari bumi Indonesia. Sebagai salah satu bentuk kerasulan awam dengan jiwa misioner, organisasi ini bertujuan untuk membentuk kader-kader muda katolik Indonesia yang militan, berintegritas dan bermoral.

“Tujuan kegiatan ini adalah bagian dari proses pengenalan jati diri sebagai seorang katolik yang militan. Bentuk kegiatan dalam kaderisasi adalah pembinaaan mental dan spiritual, pembinaan fisik dan pencak silat. Juga dirangkai dengan pembinaan organisasi,” jelas Martinus.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh utusan Distrik dari seluruh Indonesia dan Timor Leste. Dengan jumlah peserta 80 orang. Kegiatan akan dilaksanaksn dari tanggal 21 – 27 Juni 2019 di Seminari Santu Rafael, Oepoi Kupang. (R2)

Continue Reading

SPORT

Peserta Dalam Negeri dan Luar Negeri Ambil Bagian pada Bhayangkara KTC Adventure di Kupang

Published

on

Peserta Bhayangkara KTC adventure tahun 2019.

Kupang, penatimor.com – Polres Kupang Kota bekerja sama dengan Kupang Trail Community (KTC) menggelar Bhayangkara KTC adventure tahun 2019.

Kegiatan yang dihelat pada Sabtu (22/6) mendatang dilakukan dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-73 tahun 2019.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK.,MHum., selaku penanggungjawab kegiatan mengakui kalau animo masyarakat, anggota TNI dan Polri mengikuti kegiatan ini cukup tinggi.

Terbukti dengan banyaknya pendaftar. Semula Polres Kupang Kota dan KTC selaku penyelenggara kegiatan menargetkan kegiatan ini diikuti 100 orang peserta namun saat ini sudah mendaftar 200 orang peserta.

Para peserta ini terdiri dari anggota TNI dan Polri serta masyarakat umum bukan saja berasal dari Kota Kupang namun juga dari Kabupaten Ngada, Flores Timur, Timor Tengah Selatan, Belu, Rote Ndao, Alor, Kabupaten Kupang bahkan ada peserta dari negara Timor Leste.

“Kegiatan Bhayangkara KTC adventure tahun 2019 ini digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73 tahun 2019,” ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota.

Rute dimulai dengan star dari Mapolres Kupang Kota dan dibuka serta dilepas Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Raja Erizman pada Sabtu (22/6) pagi sekitar pukul 08.00 wita.

Peserta wajib mendaftar dengan biaya pendaftaran Rp 250.000 termasuk asuransi bagi peserta dari asuransi Bumida.

Rute melintasi Polres Kupang Kota-Bimoku-Tarus-Saninu (Kabupaten Kupang)-Bokong-Tilong-Tarus-Polda NTT.
Diperkirakan seluruh peserta akan tiba di lokasi finish di Mapolda NTT pada pukul 14.00 wita.

Rute yang dilintasi sepanjang 80 kilometer dengan estimasi perjalanan selama lima jam.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota menegaskan kalau kegiatan yang digelar bersifat fun dan bukan balap.

“Peserta melakukan jelajah alam untuk mengexplore alam di Kota dan Kabupaten Kupang dan bukan balap,” tandas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai.

Disebutkan pula kalau dalam kegiatan tersebut tidak ada balapan dan bentuk nya fun.

Pihak penyelenggara menargetkan dengan kegiatan ini maka peserta dan masyarakat bisa mengexplore pariwisata dan alam NTT serta dalam rangka perayaan HUT Bhayangkara ke 73.

Selain itu juga menyalurkan bakat dan hobby motor adventure karena selama ini di NTT minim kegiatan seperti itu.

“Juga mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan kebersamaan yang melibatkan masyarakat,” lanjut Kasat Lantas.

Di sisi lain, melalui kegiatan ini menumbuhkan kesadaran berlalu lintas karena balap tidak harus dijalan raya tetapi dengan kegiatan adventure yang diisi kegiatan positif.

Panitia menyediakan doorprize bagi peserta yang bisa melewati etape-etape yang ditentukan dengan hadiah utama dua unit sepeda motor dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Kegiatan akbar ini didukung penuh Polda NTT, Surya Nation, RAB, William motor, KTC, NTT Natia, Mad Solution dan Polres Kupang Kota.

Panitia penyelenggara dipimpin langsung ketua KTC, Arben Malelak serta Kapolda NTT, Irjen Pol Drs Raja Erizman sebagai pelindung dan Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK., sebagai penasehat. (R3)

Continue Reading




Loading...

Trending

error: Content is protected !!