Connect with us

SPORT

Dikson Ton, Petinju NTT Peraih Medali Emas di PON Tutup Usia

Published

on

Dikson Ton semasa hidup.

Kupang, penatimor.com – Dunia olahraga NTT, terlebih cabang olahraga tinju kembali berduka.

Salah satu mantan atlet tinju terbaik yang pernah mengharumkan NTT di kanca nasional tutup usia.

Dialah Dikson Ton alias Adi Ton, peraih medali emas PON XIV Surabaya Tahun 2000 di kelas layang 48 kg.

Dia menghembuskan napas terakhir, setelah sekian lama terbaring lemah di RSUD Naibonat, Kabupaten Kupang, dan mendapat perawatan intensif akibat sakit paru yang dideritanya.

Kabar berpulangnya Dikson Thon tersiar begitu cepat lewat media sosial facebook maupun WhatsApp grup.

Beberapa rekan dan sahabat almarhum juga menulis ucapan turut berdukacita di dinding akun facebook masing-masing.

Akun facebook Amisa Jack menulis, “Slamt jln senior Tinju Indonesia…Jasamu akan abadi di hati kami….kmu adalah salah satunya motifator untuk smua petinju khususnya orng NTT”.

Akun facebook Vinsen Bureni juga menulis di dinding akun facebooknya, “Selamat jalan saudara Dikson Ton. Tuhan bersamamu di sisiNya. Amin”.

Sejumlah prestasi yang pernah dipersembahkan Dikson Ton di kanca tinju amatir, diantaranya di Kejuaraan Sarung Tinju Emas (STE) tahun 1999, Kejurnas Tinju 1997, dan atlet penghuni pelatnas 1997-2001. (R1)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SPORT

Wagub Buka Turnamen Aqua-DNC Regional NTT 2019, Diikuti 34 Klub Sepakbola

Published

on

Wagub NTT Josef Nae Soi melakukan tendangan pertama sebagai tanda turnamen sepakbola Aqua-DNC Regional NTT 2019 resmi dibuka, Sabtu (6/4/2019).

Kupang, Penatimor.com – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi membuka turnamen sepakbola Aqua Danone Nation Cup Regional NTT Tahun 2019 di Stadion Oepoi Kupang, Sabtu (6/4/2019).

Turnamen tahunan tersebut diikuti oleh 34 klub sepakbola yang berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Malaka, Alor, Ende, Sikka, Flores Timur dan Manggarai Timur.

“Saya datang buka kegiatan ini karena saya ingin lihat anak-anaku bermain bola. Semuanya tentu mau berangkat ke Jakarta dan Barcelona Spanyol. Kalau mau ke sana, berjuanglah untuk meraih kemenangan. Namun harus tetap junjung sportivitas karena dengan sportivitaslah, kamu akan jadi manusia yang sempurna dalam berolahraga,” kata Wagub Nae Soi.

Mantan pemain Persija itu mengapresiasi kerja keras panitia yang telah berjuang agar NTT menjadi tuan rumah seleksi kualifikasi Danone Nation Cup. Dia meminta para pemain yang adalah anak-anak usia 10 sampai dengan 12 tahun tersebut untuk menjaga keseimbangan antara olahraga dan hidup bersama.

“Bermasyarakatlah dengan baik dan berolahragalah dengan tekun. Apresiasi untuk bapa dan mama yang telah merelakan anak-anaknya untuk bertarung mengharumkan NTT,” pungkas mantan pemain terbaik NTT pada piala El Tari tahun 1972 itu.

Kepala Bidang Sport Intellegent PSSI, Farry Djemy Francis mengharapkan wakil NTT dalam Danone Nation Cup di tingkat nasional nantinya, tidak hanya berpartipasi tapi juga berprestasi.

“Yang juara di sini nanti pasti mewakili NTT ke level nasional. Dengan itu, sudah pasti NTT punya tiket menuju turnamen Danone Internasional di Barcelona. Saya juga minta Danone untuk bisa jadi sponsor sekolah-sekolah sepakbola usia dini di NTT,” ungkap Ketua Komisi V DPR itu.

Lebih lanjut Farry menjelaskan, penyelenggaran turnamen Danone Nation Cup Regional NTT telah memasuki tahun kedua. Sebelumnya, klub juara dari NTT harus bertanding lagi di Region Bali dan Nusa Tenggara. Jika juara baru bisa ke Jakarta. Tapi dengan adanya region sendiri, juara dari NTT nantinya langsung ke Jakarta.

“Kita berharap agar kepercayaan dari Danone dapat kita jaga. Karena turnamen ini juga merupakan bagian dari upaya untuk mencari bibit terbaik bagi pengembangan sepakbola NTT ke depannya,” jelas Farry.

Marketing Manager Aqua Danone, Jefry Ricardo dalam sambutannya memberikan apresiai yang tinggi atas dukungan Pemerintah Provinsi NTT dan PSSI terhadap penyelenggeraan turnamen sepakbola usia dini itu. Tahun 2019 merupakan penyelenggaraan Danone Nation Cup yang ke-16.

“Kita berambisi untuk terus selenggarakan kegiatan ini di seluruh Indonesia. Sesuai dengan visi dan misi dari Danone untuk bisa berikan platform (ruang atau panggung, red) bagi kompetisi sepakbola usia dini agar anak-anak seluruh Indonesia bisa bertanding dan berprestasi. Semoga dari sini, bisa ada calon juara di level nasional dan bisa berangkat pada Oktober 2019 ke Barcelona untuk bertanding dengan juara-juara Nation Cup dari negara-negara lain,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi berkenan melakukan tendangan pertama (kick off) untuk membuka secara resmi turnamen tersebut.

Untuk diketahui berapa pemain nasional seperti Andyk Vermansyah,Evan Dimas dan striker Timnas U 16, Sutan Zico merupakan jebolan turnamen Danone Nation Cup. (R2)

Continue Reading

SPORT

Indonesia Juara Ganda Putra All England

Published

on

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan (NET)

Birmingham, penatimor.com – Mohammad Ahsan (31) dan Hendra Setiawan (34) mengukuhkan diri menjadi juara ganda putra All England 2019.

Dalam laga final di Arena Birmingham, Minggu (10/3), Ahsan / Hendra menaklukkan ganda muda Malaysia peringkat 18 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik.

Ahsan / Hendra (ranking tujuh) harus meladeni perlawanan duo Negeri Jiran itu dalam 49 menit (statistik BWF) dengan kemenangan rubber game 11-21, 21-14, 21-12.

Tampak jelas saat pertandingan, pengalaman menjadi salah kunci Ahsan / Hendra mengalahkan Aaron (22 tahun) dan Soh (21). Ganda Malaysia memang lebih unggul soal kecepatan dan tenaga, tetapi Ahsan / Hendra lebih paham kapan saat menyerang dan mematikan lawan.

Gelar All England kali ini merupakan yang kedua buat Ahsan / Hendra setelah All England 2014. Titel ini sekaligus membuat Indonesia selalu menguasai nomor ganda putra All England dalam tiga tahun terakhir, setelah Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya berjaya di 2017 dan 2018.

Sementara kegagalan Aaron / Soh membuat Malaysia kembali puasa gelar dari nomor ganda putra.

Terakhir kali ganda putra Malaysia juara di ajang badminton tertua di dunia ini ialah di tahun 2007, saat Koo Kien Keat / Tan Boon Heong mengalahkan Cai Yun / Fu Haifeng 21-15, 21-18. (R4)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Kalahkan Marquez, Dovizioso Juara MotoGP Qatar 2019

Published

on

Andrea Dovizioso (Foto: IST/net)

Kupang, Penatimor.com – Andrea Dovizioso jadi juara MotoGP Qatar 2019 setelah memenangkan duel hingga tikungan terakhir melawan Marc Marquez.

Fabio Quartararo jadi pebalap paling sial jelang start lantaran ia harus memulai balapan dari pit stop karena mesinnya gagal menyala saat melakukan warming up lap.

Dovizioso melakukan start yang bagus dengan langsung melesat ke posisi pertama di awal balapan. Dilansir cnnindonesia.com, Dovizioso diikuti oleh Jack Miller dan Marc Marquez. Sementara itu Maverick Vinales gagal memanfaatkan pole position dan melorot ke posisi keenam.

Miller yang sempat ada di posisi kedua kemudian melakukan kesalahan saat ia kehilangan kecepatan dan melorot jauh ke posisi di luar 10 besar.

Dovizioso masih nyaman jadi pebalap terdepan hingga balapan menyisakan 18 lap. Namun pebalap Suzuki, Alex Rins membuat kejutan dengan sempat menyusul Marc Marquez dan Dovizioso sebelum Dovizioso kembali merebut posisi terdepan lewat kecepatan di trek lurus.

Duel Rins lawan Marquez kemudian sempat menghias balapan di lap ketujuh dan Rins yang menunggangi Suzuki sempat melesat jadi pebalap terdepan. Rins terus memegang posisi pertama sebelum akhirnya kembali disusul oleh Dovizioso di lap ke-11.

Pada pertengahan balapan, Danilo Petrucci sempat muncul ke papan atas dengan menguntit Dovizioso dan Marquez setelah ia berhasil melewati Alex Rins dan Joan Mir.

Jarak antar pebalap masih rapat hingga MotoGP Qatar 2019 masih rapat hingga balapan menyisakan 10 lap. Dovizioso dan Marquez masih ada di urutan terdepan namun ‘Baby Alien’ belum melakukan manuver untuk menyusul Dovizioso.

Dovizioso terus menjaga posisi terdepan hingga balapan menyisakan lima putaran sedangkan Marquez terus direpotkan oleh serangan-serangan Alex Rins. Rins berhasil berada di depan Marquez untuk jadi penguntit utama Dovizioso.

Saat balapan tersisa empat lap, Marquez mulai meninggalkan Rins dan meningkatkan tekanan pada Dovizioso. Marquez lalu menyusul Dovizioso saat balapan menyisakan dua putaran setelah Dovizioso melakukan kesalahan.

Dovizioso membayar kesalahan dengan menyusul Marquez di trek lurus jelang lap terakhir. Lap terakhir sempat diwarnai oleh keberhasilan Marquez menyusul Dovizioso di tikungan terakhir, namun pebalap Italia itu lalu mampu mengambil alih posisi pertama di momen berikutnya.

Valentino Rossi sendiri tampil cukup bagus di seri MotoGP Qatar. Start dari nomor urut ke-14, Rossi mampu menyusul banyak pebalap dan mengakhiri balapan di posisi kelima, di belakang Cal Crutchlow dan Alex Rins. (R2/cnnindonesia.com)

Continue Reading

Trending

error: Content is protected !!