Connect with us

UTAMA

Bantu Korban Bencana di Kupang, IAD Wilayah NTT Serahkan Bahan Bangunan

Published

on

Pengurus IAD Wilayah NTT secara simbolis menyerahkan bantuan bahan bangunan bagi korban bencana di Kota Kupang dan diterima Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore di kantor BPBD Kota Kupang, Kamis (14/3).

Kupang, penatimor.com – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah NTT kembali menyatakan kepedulian nya terhadap korban bencana angin kencang di Kota Kupang yang terjadi pada Minggu (10/3).

Kamis (14/3), rombongan IAD NTT menyerahkan bantuan kepada para korban bencana melalui Posko Komando Penanganan Darurat di kantor BPBD Kota Kupang.

Bantuan diserahkan oleh perwakilan pengurus IAD Wilayah NTT dan diterima langsung oleh Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore, didampingi Penjabat Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka, Plt. Kepala BPBD Kota Kupang Ade Manafe dan Kepala Dinas Sosial Kota Kupang drg. Retnowati.

Wali Kota mengapresiasi dan berterima kasih atas kepedulian dari IAD Wilayah NTT yang berkenan membantu para korban bencana.

“Kita ucapkan terima kasih kepada korps kejaksaan, khususnya IAD Wilayah NTT yang punya empati untuk membantu saudara-saudara kami di Kota Kupang. Mereka menunjukan simpati dan empati yang luar biasa dan memberikan bantuan-bantuan. Kami hanya berharap agar apa yang mereka berikan ini bisa kita pakai sebaik-baik nya untuk masyarakat yang menjadi korban bencana,” kata Wali Kota.

Sementara itu, bantuan yang diberikan IAD Wilayah NTT berupa 15 Kg paku seng, 10 Kg paku 7 cm, 10 Kg paku 10 cm dan 200 lembar seng kalisko.

Bantuan lainnya adalah kayu balok 5/10 dengan panjang 4 meter sebanyak 100 batang.

Hari ini juga, IAD melakukan bakti sosial yang sama di Kabupaten Manggarai Barat yang dikoordinir oleh ketua dan pengurus IAD Daerah Manggarai Barat.

Ketua IAD Wilayah NTT Ny. Rugun Febrie Adriansyah, melalui salah satu pengurus, Ny. Nurcholis, mengatakan, terjadinya bencana di Manggarai Barat berupa longsor dan banjir serta angin puting beliung di Kota Kupang menimbulkan keprihatinan yang mendalam dari Ketua Umum IAD Pusat Ny. Ros Elyana Prasetyo.

“Sehingga beliau menunjukan kepeduliannya kepada korban bencana melalui IAD Wilayah dan IAD Daerah se- NTT untuk kami salurkan bersamaan harinya di Kota Kupang dan Manggarai Barat hari ini,” kata Ny. Nurcholis.

Ketua IAD Pusat, lanjut dia, juga mengirimkan bantuan dana kepada IAD Wilayah NTT untuk disalurkan ke Kota Kupang dan Kabupaten Manggarai Barat.

“Jadi penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian program kerja IAD Wilayah NTT yang tanggap bencana,” imbuh nya.

Untuk Manggarai Barat, lanjut Ny. Nurcholis, IAD memberikan bantuan dalam bentuk bahan makanan serta pakaian, susu, pamper dan kebutuhan para pengungsi.

Terpantau, penyerahan bantuan dilakukan Ketua IAD Wilayah NTT Ny. Rugun Febrie Adriansyah diwakili oleh pengurus IAD NTT, masing-masing Ny. Nurcholis, Ny. John Unaraja, Ny. Alfons Lou Mau, Ny. Carlos de Fatima dan puluhan pengurus IAD Wilayah NTT.

Dari BPBD Kota Kupang, rombongan IAD Wilayah NTT langsung menuju rumah John Lamoli, salah satu petugas cleaning service di kantor Kejati NTT.

Di rumah John Lamoni yang beralamat di Kelurahan Sikumana itu, IAD NTT juga memberikan bantuan berupa bahan bangunan untuk pembangunan kembali rumahnya yang rusak. (R1)

Advertisement
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Karo SDM: Abaikan Jika Ada yang Menjanjikan Kelulusan Polisi

Published

on

Panitia penerimaan terpadu Polri TA 2019 Polda NTT saat pengumuman hasil kelulusan peserta untuk mengikuti tes kesehatan II, Minggu (19/5) di Aula Rupatama lantai III Mapolda NTT.

Kupang, penatimor.com – Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Trio Santoso, SH., selaku penanggungjawab penerimaan terpadu Polri TA 2019 Polda NTT menegaskan agar para calon taruna (catar) Akademi Kepolisian (Akpol) maupun Calon siswa (Casis) Bintara dan Tamtama tidak menghiraukan pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota polisi.

“Abaikan jika ada yang menghubungi peserta, wali atau orangtua dan menjanjikan bisa meluluskan peserta menjadi anggota polisi,” tegas Karo SDM Polda NTT saat pengumuman hasil kelulusan peserta untuk mengikuti tes kesehatan II, Minggu (19/5) di Aula Rupatama lantai III Mapolda NTT.

Ia menjelaskan kalau proses rekrutmen Polri di Polda NTT sudah dilakukan secara terbuka, transparan, akuntabel dan humanis.

Untuk itu, casis/catar maupun orangtua agar jangan terpengaruh dengan janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Tahapan kita lakukan secara terbuka, jangan ada yang percaya jika ada pihak yang menjanjikan atau mengaku bisa membantu kelulusan,” tandas Karo SDM Polda NTT.

Hasil dan nilai yang diperoleh peserta adalah karena kemampuan peserta sendiri. Panitia pelaksana penerimaan sudah melakukan tahapan secara terbuka dan transparan.

“Jangan sampai ada (peserta) yang ditelepon atau dihubungi pihak tertentu dan ada yang menjanjikan kelulusan, maka abaikan dan jangan hiraukan. Jangan terpengaruh dengan hal tersebut,”
ujar Karo SDM Polda NTT.

Ditegaskan pula kalau kemungkinan untuk rekayasa yang menguntungkan pihak lain dan merugikan pihak lain tidak pernah dilakukan panitia penerimaan.
Panitia sudah memberikan hak dan kesempatan kepada seluruh peserta untuk melakukan komplain atas hasil yang ada.

Kepada peserta yang lolos dan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan II diharapkan jangan berbesar hari karena masih ada tes lanjutan dan proses masih panjang.

“Yang belum berkesempatan untuk mengikuti tes kesehatan II maka proses (seleksi) ini menjadi introspeksi diri untuk melihat kekurangan. Evaluasi diri anda dan jika masih berminat dan umur masih cuku maka bisa mendaftar lagi tahun depan,” tambah Karo SDM polda NTT.

Para peserta yang lulus akan mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap II mulai Senin (20/5). (R1)

Continue Reading

UTAMA

Jokowi: Tidak Tahu Kenapa Saya Begitu Mencintai Rakyat NTT

Published

on

Presiden Joko Widodo disambut dengan tarian khas Kabupaten Belu saat hendak meresmikan Bendungan Rotiklot, Senin (20/5).

Atambua, penatimor.com – Presiden RI Joko Widodo tak henti-hentinya mengungkapkan kecintaannya kepada rakyat NTT.

Orang nomor satu di Indonesia ini bahkan tidak mengerti kenapa dirinya begitu mengasihi dan mencintai rakyat NTT.

“Saya sangat mencintai rakyat NTT. Itulah sebabnya saya datang berkali-kali. Saya tidak tahu kenapa saya begitu mencintai rakyat NTT,” kata mantan Gubernur DKI ini disambut aplaus yang sangat meriah oleh ribuan warga.

“Saya tahu air adalah salah satu masalah utama di NTT, karena itu kita bangun bendungan. Ada 7 bendungan yang kita bangun. Ada yang sudah berjalan seperti Bendungan Raknamo dan hari ini Rotiklot. Dan yang lain sedang dibangun. Ada 7 jumlahnya tetapi tadi pak Gubernur bisik ke saya supaya tambah lagi,” kata Sang Presiden yang disambut dengan tepuk tangan meriah ribuan warga.

“Saya minta manfaatkan bendungan ini dengan sebaik-baiknya untuk air baku, pertanian, perkebunan, untuk pariwisata, untuk sumber tenaga listrik, perikanan dan seterusnya. NTT sangat potensial juga untuk garam. Tadi pak Gubernur juga singgung ribuan hektar lahan garam di Kabupaten Kupang yang selama puluhan tahun tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga yang sudah mendapatkan HGU. Saya minta itu dimanfaatkan untuk rakyat dan cabut HGU itu dan terbitkan sertifikat untuk rakyat dan kembangkan garam di tempat itu. Saya dengar akhir Juli atau Agustus sudah bisa panen garam di situ,” kata Presiden dengan serius.

Gubernur Viktor tampak gembira dan mengangguk-anggukan kepala sambil tersenyum mendukung apa yg dikatakan oleh Mantan Walikota Solo ini.

“Bapak Presiden, selamat datang ke NTT. Rakyat NTT sangat mencintai bapak. Rakyat NTT menyambut bahagia dan gembira,” demikian secuil sambutan selamat datang yang disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT Yosef A. Naesoi.

Seusai menekan sirene peresmian Bendungan Rotiklot Presiden Joko Widodo meninjau keseluruhan area bendungan, menabur seratus ribu benih ikan nila, karper, mujair dan menanam pohon beringin, kelor, flamboyan.

Sekadar tahu, Presiden RI Joko Widodo Senin (20/5), seusai diterima oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Forkorpimda NTT di Bandara Internasional El Tari Kupang selanjutnya menuju Atambua utk meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu.

Ribuan masyarakat Kabupaten Belu dan sekitarnya mengelu-elukan kedatangan RI 1 ini ketika memasuki area Bendungan.

Didampingi Gubernur NTT, Menteri PUPR dan para pejabat tinggi lainnya, Presiden yang sangat merakyat ini melambaikan tangannya kepada ribuan warga yang sudah menunggu sejak pagi. (R5)

Continue Reading

UTAMA

Usai Kalah Suara, Gerindra Terima Surat Prabowo Tersangka Kasus Makar

Published

on

Prabowo Subianto dalam konfrensi pers di Hotel Sahid Jakarta.

Jakarta, penatimor.com – KPU mengesahkan hasil penghitungan suara secara nasional dari 34 Provinsi dengan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenangnya.

Dari hasil rekap yang dilakukan KPU secara nasional diperoleh Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 85.607.362 suara atau 55,50 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Sehingga selisih suara antara Jokowi dan Prabowo sebesar 16.957.123 suara.

Lebih mengejutkannya, Prabowo malah dilaporkan menjadi tersangka kasus makar.

Wakil Ketua Umum Sufmi Dasci Ahmad membenarkan status yang menimpa Ketua Umum Partai Gerindra itu.

“Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP yang kami terima tersebut,” kata Dasco ketika dihubungi, Selasa (21/5/2019).

Salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) itu, lanjutnya, setelah Prabowo dilaporkan atas kasus dugaan makar bersama-sama dengan Eggi sudjana.

Capres 02 itu diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Laporan dugaan makar yang dituduhkan kepada Prabowo dibuat pada 19 April lalu. Penyidik Polda Metro Jaya kemudian menerbitkan SPDP pada Jumat (17/5/2019).

Menurut isi salinan SPDP itu, pasal yang dituduhkan kepada Prabowo adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946. (sta/pojoksatu/R4)

Continue Reading




Loading...

Trending

error: Content is protected !!