Connect with us

UTAMA

Status Tanggap Darurat, Pemkot Kupang Butuh Dana Bantuan Rp 174 Miliar

Published

on

Pemerintah Kota Kupang menggelar rapat bersama untuk menaikan status tanggap darurat di ruang rapat Garuda, Balai Kota Kupang, Selasa (12/3).

Kupang, penatimor.com – Pemerintah Kota Kupang menggelar rapat bersama untuk menaikan status tanggap darurat di ruang rapat Garuda, Balai Kota, Selasa (12/3).

Rapat ini dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Yos Rera Beka, Asisten II Elly Wairata, Plt. Kepala BPBD Kota Kupang Ade Manafe, Kepala Badan Keuangan Daerah Jeffry Pelt, Kepala Dinas Sosial drg. Retnowati, Kepala Bagian Hukum Alan Girsang, dan enam camat, Dinas Kesehatan dan stakeholder lainnya, Dandim 1604 dan Polres Kupang Kota.

Penjabat Sekda Kota Kupang Yos Rera Beka, mengatakan, rapat ini sangat penting agar dapat mengkaji apakah status tanggap darurat dapat dinaikan atau tidak.

“Selain itu, sangat penting untuk melihat bagaimana penanganan dan penanggulangan yang sudah dilakukan sekaligus menghitung kerusakan yang terjadi dan kerugiannya,” terangnya.

Yos Rera Beka mengatakan, untuk mengatasi bencana ini tentunya sangat dibutuhkan peran serta semua pihak, agar bagaimana langkah pertama penanganan bencana ini dapat dilakukan.

“Bantuan yang diberikan juga diusahakan agar diberikan bantuan uang saja, karena jika bantuan bahan bangunan, maka tentunya akan sulit untuk mendistribusikan,” katanya.

Selain itu kata Yos Rera Beka, bantuan yang diberikan juga hanya diberikan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, dan untuk pengusaha dan orang mampu, tidak bisa diberikan bantuan.

Sementara, Plt. Kepala BPBD Kota Kupang Ade Manafe mengatakan, angin kencang disertai hujan yang terjadi Minggu (10/3), merata di enam wilayah kecamatan di Kota Kupang dan 37 kelurahan, sehingga untuk melakukan pendataan masih terkendala.

“Baru hari ini bisa terdata secara baik, karena memang bencana ini terjadi di semua wilayah, karena itu penanganannya harus dilakukan secara baik,” katanya.

Ade menjelaskan, berdasarkan perhitungan kerugian yang ada, maka anggaran yang dibutuhkan untuk bantuan bagi korban bencana sebesar Rp 174 miliar lebih untuk 527 korban bencana.

Upaya yang sudah dilakukan adalah bantuan terpal, perbaikan jaringan listrik dan telepon dan membersihkan lokasi bencaana, penebangan pohon yang menimpa rumah warga.

Ade menjelaskan, berdasarkan hasil perhitungan klasifikasi di lapangan, jumah rumah rusak ringan sebanyak 393 rumah, rusak sedang sebanyak 129 rumah, dan rusak ringan 5 rumah.

Dia menjelaskan, dalam Perwali tentang bencana, yaitu rusak berat diberikan bantuan Rp 5 juta sampai Rp 7 juta, Rusak ringan Rp 1 juta sampai Rp 2,5 juta dan rusak sedang Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.

Ade mengaku, anggaran bantuan stimulan yang dibutuhkan untuk membantu korban bencana sebesar Rp 930 juta dan operasional posko Rp 148 juta, total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 1.8 miliar lebih.

Sementara, pihak BMKG Kupang mengatakan, kedepan sampai minggu pertama April masih berpeluang terjadi bencana angin puting beliung dan angin kencang di Kota Kupang.

Bencana angin kencang yang terjadi di Kota Kupang ini merupakan bencana terbesar kedua sejak tahun 1970 an, yaitu dengan besar 48 nots, dengan kerugian yang cukup besar.

Bencana juga sering terjadi pada hari libur. Karena itu, salah satu upaya pencegahan adalah dengan Perda yang mengikat, terhadap tanggungjawab masyarakat untuk menebang pohon, agar pohon yang ada dapat dipangkas secara berkala.

Selain itu, sangat penting agar dibuatkan Perda tentang penempatan baliho, agar dapat ditempatkan dengan struktur yang lebih kuat, seperti sekarang banyak baliho caleg, tentunya dipasang asal-asalan, sehingga dikhawatirkan akan diterbangkan angin dan menghantam para pengendara, baik kendaraan bermotor maupun mobil.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang, Jeffry Pelt, mengatakan, untuk status tanggap darurat yang telah dinaikan di Kota Kupang, maka tentunya bantuan yang dibutuhkan akan menggunakan anggaran mendahului.

“Kita akan segeraa bersurat ke DPRD untuk meminta pemakaian anggaran mendahului sesuai dengan kebutuhan bantuan korban bencana yang diberikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah,” kata Jeffry.

Jeffry mengatakan, anggaran tanggap darurat yang ada di Badan Keuangan sebesar Rp 1 miliar dan sudah digunakan saat bencana angin puting beliung di Kelurahan Liliba dan Penfui.

“Jadi jika nantinya ada dana lebih dari anggaran tanggap darurat yang sudah digunakan untuk membantu korban bencana angin puting beliung, maka akan disetor kembali disertai dengan laporannya, tetapi untuk bencana ini kami tetap menggunakan anggaran mendahului,” terangnya.

Jadi, kata Jeffry Pelt, anggaran mendahului ini akan diusulkan ke DPRD Kota Kupang, dan jika disetujui maka akan langsung dipakai untuk membantu korban bencana, sementara laporan penggunaan anggarannya akan dimasukan saat sidang perubahan nanti. (R1)

Advertisement
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

UTAMA

Karo SDM: Abaikan Jika Ada yang Menjanjikan Kelulusan Polisi

Published

on

Panitia penerimaan terpadu Polri TA 2019 Polda NTT saat pengumuman hasil kelulusan peserta untuk mengikuti tes kesehatan II, Minggu (19/5) di Aula Rupatama lantai III Mapolda NTT.

Kupang, penatimor.com – Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Trio Santoso, SH., selaku penanggungjawab penerimaan terpadu Polri TA 2019 Polda NTT menegaskan agar para calon taruna (catar) Akademi Kepolisian (Akpol) maupun Calon siswa (Casis) Bintara dan Tamtama tidak menghiraukan pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota polisi.

“Abaikan jika ada yang menghubungi peserta, wali atau orangtua dan menjanjikan bisa meluluskan peserta menjadi anggota polisi,” tegas Karo SDM Polda NTT saat pengumuman hasil kelulusan peserta untuk mengikuti tes kesehatan II, Minggu (19/5) di Aula Rupatama lantai III Mapolda NTT.

Ia menjelaskan kalau proses rekrutmen Polri di Polda NTT sudah dilakukan secara terbuka, transparan, akuntabel dan humanis.

Untuk itu, casis/catar maupun orangtua agar jangan terpengaruh dengan janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Tahapan kita lakukan secara terbuka, jangan ada yang percaya jika ada pihak yang menjanjikan atau mengaku bisa membantu kelulusan,” tandas Karo SDM Polda NTT.

Hasil dan nilai yang diperoleh peserta adalah karena kemampuan peserta sendiri. Panitia pelaksana penerimaan sudah melakukan tahapan secara terbuka dan transparan.

“Jangan sampai ada (peserta) yang ditelepon atau dihubungi pihak tertentu dan ada yang menjanjikan kelulusan, maka abaikan dan jangan hiraukan. Jangan terpengaruh dengan hal tersebut,”
ujar Karo SDM Polda NTT.

Ditegaskan pula kalau kemungkinan untuk rekayasa yang menguntungkan pihak lain dan merugikan pihak lain tidak pernah dilakukan panitia penerimaan.
Panitia sudah memberikan hak dan kesempatan kepada seluruh peserta untuk melakukan komplain atas hasil yang ada.

Kepada peserta yang lolos dan mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan II diharapkan jangan berbesar hari karena masih ada tes lanjutan dan proses masih panjang.

“Yang belum berkesempatan untuk mengikuti tes kesehatan II maka proses (seleksi) ini menjadi introspeksi diri untuk melihat kekurangan. Evaluasi diri anda dan jika masih berminat dan umur masih cuku maka bisa mendaftar lagi tahun depan,” tambah Karo SDM polda NTT.

Para peserta yang lulus akan mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap II mulai Senin (20/5). (R1)

Continue Reading

UTAMA

Jokowi: Tidak Tahu Kenapa Saya Begitu Mencintai Rakyat NTT

Published

on

Presiden Joko Widodo disambut dengan tarian khas Kabupaten Belu saat hendak meresmikan Bendungan Rotiklot, Senin (20/5).

Atambua, penatimor.com – Presiden RI Joko Widodo tak henti-hentinya mengungkapkan kecintaannya kepada rakyat NTT.

Orang nomor satu di Indonesia ini bahkan tidak mengerti kenapa dirinya begitu mengasihi dan mencintai rakyat NTT.

“Saya sangat mencintai rakyat NTT. Itulah sebabnya saya datang berkali-kali. Saya tidak tahu kenapa saya begitu mencintai rakyat NTT,” kata mantan Gubernur DKI ini disambut aplaus yang sangat meriah oleh ribuan warga.

“Saya tahu air adalah salah satu masalah utama di NTT, karena itu kita bangun bendungan. Ada 7 bendungan yang kita bangun. Ada yang sudah berjalan seperti Bendungan Raknamo dan hari ini Rotiklot. Dan yang lain sedang dibangun. Ada 7 jumlahnya tetapi tadi pak Gubernur bisik ke saya supaya tambah lagi,” kata Sang Presiden yang disambut dengan tepuk tangan meriah ribuan warga.

“Saya minta manfaatkan bendungan ini dengan sebaik-baiknya untuk air baku, pertanian, perkebunan, untuk pariwisata, untuk sumber tenaga listrik, perikanan dan seterusnya. NTT sangat potensial juga untuk garam. Tadi pak Gubernur juga singgung ribuan hektar lahan garam di Kabupaten Kupang yang selama puluhan tahun tidak dimanfaatkan oleh pihak ketiga yang sudah mendapatkan HGU. Saya minta itu dimanfaatkan untuk rakyat dan cabut HGU itu dan terbitkan sertifikat untuk rakyat dan kembangkan garam di tempat itu. Saya dengar akhir Juli atau Agustus sudah bisa panen garam di situ,” kata Presiden dengan serius.

Gubernur Viktor tampak gembira dan mengangguk-anggukan kepala sambil tersenyum mendukung apa yg dikatakan oleh Mantan Walikota Solo ini.

“Bapak Presiden, selamat datang ke NTT. Rakyat NTT sangat mencintai bapak. Rakyat NTT menyambut bahagia dan gembira,” demikian secuil sambutan selamat datang yang disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT Yosef A. Naesoi.

Seusai menekan sirene peresmian Bendungan Rotiklot Presiden Joko Widodo meninjau keseluruhan area bendungan, menabur seratus ribu benih ikan nila, karper, mujair dan menanam pohon beringin, kelor, flamboyan.

Sekadar tahu, Presiden RI Joko Widodo Senin (20/5), seusai diterima oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Forkorpimda NTT di Bandara Internasional El Tari Kupang selanjutnya menuju Atambua utk meresmikan Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu.

Ribuan masyarakat Kabupaten Belu dan sekitarnya mengelu-elukan kedatangan RI 1 ini ketika memasuki area Bendungan.

Didampingi Gubernur NTT, Menteri PUPR dan para pejabat tinggi lainnya, Presiden yang sangat merakyat ini melambaikan tangannya kepada ribuan warga yang sudah menunggu sejak pagi. (R5)

Continue Reading

UTAMA

Usai Kalah Suara, Gerindra Terima Surat Prabowo Tersangka Kasus Makar

Published

on

Prabowo Subianto dalam konfrensi pers di Hotel Sahid Jakarta.

Jakarta, penatimor.com – KPU mengesahkan hasil penghitungan suara secara nasional dari 34 Provinsi dengan Jokowi-Ma’ruf sebagai pemenangnya.

Dari hasil rekap yang dilakukan KPU secara nasional diperoleh Jokowi-Ma’ruf mendapatkan 85.607.362 suara atau 55,50 persen.

Sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Sehingga selisih suara antara Jokowi dan Prabowo sebesar 16.957.123 suara.

Lebih mengejutkannya, Prabowo malah dilaporkan menjadi tersangka kasus makar.

Wakil Ketua Umum Sufmi Dasci Ahmad membenarkan status yang menimpa Ketua Umum Partai Gerindra itu.

“Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP yang kami terima tersebut,” kata Dasco ketika dihubungi, Selasa (21/5/2019).

Salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) itu, lanjutnya, setelah Prabowo dilaporkan atas kasus dugaan makar bersama-sama dengan Eggi sudjana.

Capres 02 itu diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara/makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Laporan dugaan makar yang dituduhkan kepada Prabowo dibuat pada 19 April lalu. Penyidik Polda Metro Jaya kemudian menerbitkan SPDP pada Jumat (17/5/2019).

Menurut isi salinan SPDP itu, pasal yang dituduhkan kepada Prabowo adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946. (sta/pojoksatu/R4)

Continue Reading




Loading...

Trending

error: Content is protected !!