Connect with us

INTERNASIONAL

Kalahkan Marquez, Dovizioso Juara MotoGP Qatar 2019

Published

on

Andrea Dovizioso (Foto: IST/net)

Kupang, Penatimor.com – Andrea Dovizioso jadi juara MotoGP Qatar 2019 setelah memenangkan duel hingga tikungan terakhir melawan Marc Marquez.

Fabio Quartararo jadi pebalap paling sial jelang start lantaran ia harus memulai balapan dari pit stop karena mesinnya gagal menyala saat melakukan warming up lap.

Dovizioso melakukan start yang bagus dengan langsung melesat ke posisi pertama di awal balapan. Dilansir cnnindonesia.com, Dovizioso diikuti oleh Jack Miller dan Marc Marquez. Sementara itu Maverick Vinales gagal memanfaatkan pole position dan melorot ke posisi keenam.

Miller yang sempat ada di posisi kedua kemudian melakukan kesalahan saat ia kehilangan kecepatan dan melorot jauh ke posisi di luar 10 besar.

Dovizioso masih nyaman jadi pebalap terdepan hingga balapan menyisakan 18 lap. Namun pebalap Suzuki, Alex Rins membuat kejutan dengan sempat menyusul Marc Marquez dan Dovizioso sebelum Dovizioso kembali merebut posisi terdepan lewat kecepatan di trek lurus.

Duel Rins lawan Marquez kemudian sempat menghias balapan di lap ketujuh dan Rins yang menunggangi Suzuki sempat melesat jadi pebalap terdepan. Rins terus memegang posisi pertama sebelum akhirnya kembali disusul oleh Dovizioso di lap ke-11.

Pada pertengahan balapan, Danilo Petrucci sempat muncul ke papan atas dengan menguntit Dovizioso dan Marquez setelah ia berhasil melewati Alex Rins dan Joan Mir.

Jarak antar pebalap masih rapat hingga MotoGP Qatar 2019 masih rapat hingga balapan menyisakan 10 lap. Dovizioso dan Marquez masih ada di urutan terdepan namun ‘Baby Alien’ belum melakukan manuver untuk menyusul Dovizioso.

Dovizioso terus menjaga posisi terdepan hingga balapan menyisakan lima putaran sedangkan Marquez terus direpotkan oleh serangan-serangan Alex Rins. Rins berhasil berada di depan Marquez untuk jadi penguntit utama Dovizioso.

Saat balapan tersisa empat lap, Marquez mulai meninggalkan Rins dan meningkatkan tekanan pada Dovizioso. Marquez lalu menyusul Dovizioso saat balapan menyisakan dua putaran setelah Dovizioso melakukan kesalahan.

Dovizioso membayar kesalahan dengan menyusul Marquez di trek lurus jelang lap terakhir. Lap terakhir sempat diwarnai oleh keberhasilan Marquez menyusul Dovizioso di tikungan terakhir, namun pebalap Italia itu lalu mampu mengambil alih posisi pertama di momen berikutnya.

Valentino Rossi sendiri tampil cukup bagus di seri MotoGP Qatar. Start dari nomor urut ke-14, Rossi mampu menyusul banyak pebalap dan mengakhiri balapan di posisi kelima, di belakang Cal Crutchlow dan Alex Rins. (R2/cnnindonesia.com)

Advertisement
Loading...
Loading...
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

INTERNASIONAL

Pemerintah NTT Dukung Kehadiran Bandara Internasional Oecusse

Published

on

Dok. Ist

Oecusse, Penatimor.com – Pemerintah Provinsi NTT menyatakan dukungan dan apresiasi atas kehadiran bandar udara (Bandara) Internasional Oecusse, Timor Leste. Karena selain bermanfaat bagi Timor Leste, juga untuk Provinsi NTT.

Gubernur Viktor Laiskodat sampaikan ini saat memberikan sambutan pada acara syukuran 5 tahun kepemimpinan Mari Alkatiri di Distrik Oecusse dan syukuran peresmian Bandara Internasional Oecuse di lapangan sepakbola Oecusse, Selasa malam (18/6/2019).

Menurut Viktor Laiskodat, kehadirannya bersama Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi serta seluruh Bupati di daratan Timor merupakan bentuk dukungan nyata terhadap geliat pembangunan yang gencar dijalankan pemerintah negara Timor Leste khusunya Distrik Oecusse.

“Sebagai gubernur, saya mengapresiasi kebangkitan dari Timor Leste khususnya Oecusse yang telah maju luar biasa. Saya sangat senang Oekusi telah punya Bandara Internasional. Kita akan dorong agar penerbangan ke sini semakin meningkat dan kerja sama antara kedua negara dapat berjalan lancar,” ungkap Viktor Laiskodat.

Viktor Laiskodat menjelaskan, dengan diresmikannya bandara internasional tersebut, sudah ada tiga bandara berstandar internasional di Pulau Timor yakni Kupang, Dili dan Oecusse. Jika nantinya di Suai, Timor Leste juga jadi, maka akan ada empat bandara besar di Pulau Timor.

“Adanya rencana pembangunan Observatorium nasional terbesar se-Asia Tenggara di Timau, akan memberikan dampak yang luar biasa. Karena orang dari mana-mana bisa mendarat di sini. Dari sini mereka bisa cepat sampai ke sana dibandingkan dari Kupang. Mereka hanya butuh waktu sekitar satu jam sampai di sana dengan infrastruktur yang kita bangun dengan bagus,” ujar Viktor Laiskodat.

Pada kesempatan itu, Viktor Laiskodat mengungkapkan tekad dari pemerintah NTT dan pemerintah Distrik Oecusse untuk membangun infrastruktur jalan menuju perbatasan khususnya ke Oepoli.

“Sebentar lagi, Oecusse dan NTT akan bersama-sama bangun jembatan yang hubungkan Oepoli dan Oekusi. Jadi kalau datang Kupang tidak lagi lewat Kefa tapi langsung tembus Kupang. Kita adalah bersaudara, mari kita saling mendukung dalam pembangunan menuju kesejahteraan bersama,” ajaknya.

Peresmian Bandara Internasional Oekusi ditandai dengan penekanan tombol oleh Presiden Timor Leste, Fransisco Guterres.

Bandara ini dikerjakan oleh salah satu BUMN Indonesia yakni PT Wijaya Karya (Persero). Ditandai juga dengan ujicoba rute penerbangan langsung Jakarta-Oecusse oleh Maskapai Citilink.

Gubernur, Wakil Gubernur, para Bupati sedaratan Timor serta rombongan juga melakukan penerbangan perdana dengan pesawat Trans Nusa dari Bandara El Tari menuju Bandara Oekusi. Waktu yang ditempuh kurang lebih tiga puluh menit. (R2)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Tahun Ini, NTT Akan Buka Kantor Perdagangan di Dili

Published

on

Dok. Ist

Oecusse, Penatimor.com – Dalam rangka meningkatkan kerja sama perdagangan antara NTT dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Pemerintah Provinsi NTT akan membuka kantor perdagangan di Dili, ibu kota Timor Leste.

Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada acara Peresmian Bandara Internasional Rota do Sandalo, Distrik Administrasi Khusus Oecusse Timor Leste, Selasa (18/6/2019).

“Yang pasti dalam tahun ini, NTT akan membuka kantor perdagangan di Dili. Pemerintah Provinsi NTT sangat serius menjalin kerja sama ke arah sini sehingga pembangunan ekonomi perbatasan dapat berkembang pesat,” ungkap Viktor.

Menurut Viktor, NTT dan Timor Leste memiliki hubungan kultural dan sosial yang sangat kental, karena memiliki akar budaya yang sama. RDTL dan NTT miliki hubungan sosial budaya baik.

“Kalau sudah dekat dengan hati pasti semua yang lain akan lancar. Kalau tidak cocok dengan hati, apapun salah. Hubungan interaksi emosional kita temukan dulu. Kita sedang membangun komunikasi yang baik dengan Pak Xanana, Pak Fransisco Guterres, Pak Mari Alkatiri dan tokoh-tokoh Timor Leste lainnya,” katanya.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjut Viktor, akan berupaya membangun hubungan perdagangan secara langsung dengan Timor Leste. Hubungan segitiga Kupang-Dili-Darwin akan dijajaki secara serius.

“Kita punya hubungan-hubungan yang bisa kita kerjasamakan segera. Sedang kita bicarakan secara serius. Kita sudah bicarakan dengan Menteri Ekonomi Timor Leste untuk kita serius bicarakan hal-hal yang dapat kita kerjakan segera. Khususnya dengan Oekusi,” ujarnya.

Lebih lanjut Viktor menguraikan, sebagai sebuah negara, Timor Leste memiliki kuota ekspor yang besar. Hal ini menjadi peluang kerja sama perdagangan terutama untuk menghidupkan daerah perbatasan. Ini tentu butuh diskusi yang serius agar sungguh mendatangkan keuntungan besar bagi Timor Leste dan NTT.

“Kuota yang besar ini dapat kita optimalkan melalui pembicaraan yang matang. Supaya bisa terpakai semua kuota ekspor itu. Yang mana, yang bisa kita kerjasamakan dengan NTT. NTT punya tapi di sini tidak punya. Yang kita kerjasamakan keluar atas nama Timor Leste, itu yang akan kita diskusikan dalam Joint Border (Kerjasama Perbatasan),” jelasnya.

Untuk memperlancar jalur perdagangan langsung ini, sambung Viktor, persoalan administrasi di pos batas antara kedua negara akan dirapikan. Sehingga tidak menjadi penghambat interaksi anatara dua negara baik dalam sosial budaya maupun ekonomi.

“Banyak pengeluhan. Ada yang keluar masuk pintu (batas) masih terkena biaya tambahan kendaraannya. Kita akan duduk bersama agar kita buat satu kesatuan pemahaman. Sehingga harganya sama, modelnya sama untuk hal ini. Tidak ada lagi perbedaan antara Timor Leste dan Indonesia,” katanya.

Hal lain yang ditekankan Gubernur Viktor untuk menghidupkan ekonomi perbatasan adalah pengembangan pasar perbatasan. Harus disiapkan budaya pasar terlebih dahulu sehingga bisa terisi dengan komoditas rakyat dari NTT dan Timor Leste.

“Kita sudah bangun pasar di Motain dan Motamasin. Napan juga akan kita bangun. Kita siapakan agar budaya pasar hidup. Kita akan isi dengan baik sehingga komoditas pasarnya hidup,” tandasnya. (R2)

Continue Reading

HUKRIM

Trauma Diperkosa, Permohonan Suntik Mati Gadis Belanda Dikabulkan

Published

on

Foto: IST/net

Berlin, Penatimor.com – Noa Pothoven, seorang gadis berusia 17 tahunn asal Arnhem, Belanda, telah di-eutanasia atau disuntik mati secara legal hari Minggu lalu. Suntik mati itu permohonan dirinya setelah merasa tak bisa terus hidup akibat trauma diperkosa ketika masih kecil.

Jasad Noa telah ditidurkan di rumahnya. Sehari sebelum disuntik mati secara legal, Noa mengatakan dalam sebuah posting di media sosial bahwa dia “bernafas tetapi tidak lagi hidup”.

Noa menulis otobiografi yang dinamai “Winning or Learning”. Dalam otobiografi itu, dia menceritakan setelah kekerasan seksual dan pemerkosaan ketika menjadi gadis kecil telah menuntunnya untuk mengembangkan gangguan stres pasca-trauma, depresi dan anoreksia.

Dia diserang tiga kali ketika masih kecil. Dua insiden pertama adalah penganiayaan ketika dia menghadiri pesta anak-anak berusia 11 dan 12 tahun sebelum dia diperkosa oleh dua pria ketika dia berusia 14 tahun di lingkungan Elderveld.

Selama bertahun-tahun dia tidak pernah mengungkapkan pelecehan mengerikan itu karena itu membuatnya merasa malu.

“Saya berunding untuk sementara waktu apakah saya harus membagikan ini atau tidak, tetapi memutuskan untuk tetap melakukannya,” tulis dia. “Mungkin ini mengejutkan bagi beberapa orang, mengingat posting saya tentang rawat inap, tetapi rencana saya telah ada di sana untuk waktu yang lama dan tidak impulsif.”

“Saya akan langsung ke intinya; dalam maksimal 10 hari saya akan mati. Setelah bertahun-tahun berjuang dan bertarung, saya kehabisan tenaga. Saya sudah berhenti makan dan minum untuk sementara waktu sekarang, dan setelah banyak diskusi dan evaluasi, diputuskan untuk membiarkan saya pergi karena penderitaan saya tidak tertahankan,” paparnya.

“Karena takut dan malu, saya menghidupkan kembali rasa takut, rasa sakit itu setiap hari. Selalu takut, selalu berjaga-jaga. Dan sampai hari ini tubuh saya masih terasa kotor,” sambung tulisan Noa, seperti dilansir sindonews.com dari news.com.au, Rabu (5/6/2019).”Rumah saya telah dibobol, tubuh saya, yang tidak pernah bisa dibatalkan.”

Noa menghabiskan jam-jam terakhirnya untuk mengucapkan selamat tinggal kepada teman-teman dan keluarganya yang patah hati.

Dia meminta mereka untuk “tidak meyakinkan saya bahwa ini tidak baik, ini adalah keputusan saya dan sudah final.”

“Cinta adalah melepaskan, dalam hal ini,” imbuh dia.

Dia mengatakan ibunya, Lisette, “selalu ada untuk saya”, namun menurut hukum Belanda, ibunya benar-benar memiliki suara dalam keputusan putrinya.

Tahun lalu, dia mengungkapkan bahwa dia telah dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis setelah anoreksia meninggalkan organ-organnya di ambang kegagalan.

Dokter menempatkan dia dalam koma yang diinduksi secara medis untuk memberinya makan melalui tabung.

Menteri Belanda; Lisa Westerveld, adalah yang pertama kali melakukan kontak dengan Noa pada bulan Desember setelah wawancara di surat kabar. Dia mengunjungi remaja berusia 17 tahun itu sebelum ia di-eutanasia.

“Senang melihatnya lagi. Ini juga sangat tidak nyata. Noa sangat kuat dan sangat terbuka. Saya tidak akan pernah melupakannya. Kami akan melanjutkan perjuangannya,” kata menteri tersebut.

Anak-anak seusia 12 tahun dapat memilih untuk eutanasia di Belanda tetapi hanya setelah dokter menentukan bahwa rasa sakit pasien tidak tertahankan.

Euthanasia juga legal di beberapa negara bagian Amerika Serikat, Kanada dan Belgia. (R2)

Continue Reading




Loading...

Trending

error: Content is protected !!