Connect with us

SOSBUD

Ambulans Terhalang Banjir, Warga TTU Gotong Ibu Hamil Seberangi Sungai

Published

on

Foto: IST

Kupang, Penatimor.com – Sorang ibu hamil warga Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang hendak bersalin terpaksa digotong/ ditandu warga menyeberangi sungai karena ambulans yang mengangkutnya tak bisa melewati derasnya aliran air sungai akibat banjir.

Sebagaimana nampak dalam sebuah video yang beredar di sosial media (Sosmed) Facebook, yang diunggah akun Verry Lake pada Selasa (12/2/2019) sekira pukul 19.30 Wita.

Dalam keterangan yang ditulis akun tersebut menyebutkan, ambulans Puskesmas Inbate terhalang banjir sekitar pukul 16.00 Wita, karena itu tim dari Kecamatan Bikomi Nilulat yang dimpim Camat setempat menolong warga yang dirujuk ke RSUD Kefamenanu untuk proses persalinan.

“Inbate lagi sore ini.. selasa 12 peb.2018 sekitar pukul 16.00 wita. Tim kecamatan Bikomi Nilulat dibawah pimpinan Camat BN, membantu warga yg dirujuk k RSUD kefamenanu u melahirkn..
Ambulance puskesmas Inbate trhalang banjir.. maka ini cara kami u selamatkn nyawa manusia,” tulis Verry Lake.

Dalam video tersebut terlihat kurang lebih 20 orang warga, diantaranya ada yang mengenakan pakaian dinas Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun yang berseragam petugas kesehatan, bersama-sama menggotong keluar ibu hamil itu dari dalam mobil ambulans yang terparkir di seberang sungai.

Selanjutnya, wanita hamil yang dalam sejumlah foto nampak menempel jarum infus dengan selang dan satu botol infus itu digotong beramai-ramai dan secara perlahan-lahan menyeberangi sungai dengan ketinggian air di atas lutut orang dewasa.

Nampak mereka sangat berhati-hati menggotong ibu hamil yang berbaring di atas ranjang yang dikeluarkan dari mobil ambulans. Perlahan-lahan mereka menyeberangi sungai yang cukup lebar hingga berhasil tiba di seberang.

Setibanya di seberang sungai, mereka sempat menurunkan ibu hamil itu untuk sesaat, kemudian kembali menggotongnya sambil terus berjalan.

Belum diketahui seperti apa proses selanjutnya untuk membawa ibu hamil tersebut sampai ke RSUD Kefamenanu, karena tayangan video hanya
terhenti sampai di situ.

Selain menyeberangkan ibu hamil tersebut, warga juga menyeberangkan beberapa unit sepeda motor dengan cara yang sama yaitu menggotong/ memikul beramai-ramai. (R2/FB Verry Lake)

Advertisement
Loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SOSBUD

Lomba Tari Meriahkan HUT Ke-23 Kota Kupang Libatkan 60 Tim

Published

on

Pemkot Kupang menggelar lomba tarian daerah NTT di Balai Kota Kupang, Senin (15/4).

Kupang, penatimor.com – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kota Kupang, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang menggelar lomba tarian daerah NTT di Balai Kota Kupang, Senin (15/4).

Lomba tarian daerah NTT ini mengusung tema, “Mari satukan tekad wujudkan Kota Kupang sebagai kota layak huni dan pusat perekonomian yang berdaya saing”.

Sementara sub tema, “Dengan semangat HUT ke-23, kita tingkatkan kualitas infrastruktur dan penguatan ekonomi perkotaan dalam rangka pencapaian standar pelayanan perkotaan”.

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, didampingi Penjabat Sekda Yos Rera Beka, pimpinan OPD dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang.

Lomba tarian daerah diikuti oleh 60 tim, yang terdiri dari perwakilan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD), instansi vertikal, kecamatan dan kelurahan.

Hadiah yang disiapkan yaitu Juara I mendapatkan Rp 3 juta, Juara II Rp 2,5 juta, Juara III Rp 1,5 juta, Juara IV, V dan VI mendapatkan hadiah Rp 1 juta.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man, mengatakan, lomba tarian daerah ini merupakan bagian dari rangkaian acara HUT Kota Kupang.

“Dalam lomba ini semuanya harus bergembira, tentunya semua berlomba agar menjadi juara, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kebersamaan di Kota Kupang ini,” kata Wawali.

“Menang kalah tentunya hal biasa, yang paling penting adalah ketika semua berkumpul di sini, menggunakan pakaian adat daerah, ada kebanggaan di situ. Kita sebagai bagian dari daerah ini, ikut mempromosikan kekayaan budaya NTT,” kata lanjut dia.

Wawali sampaikan, sebagai bagain dari Kota Kupang, tentunya harus ikut bangga dan mempromosikan budaya NTT.

Menurut dia, Kota Kupang sebagai rumah bersama, dan rumah semua budaya NTT bertemu.

“Semua yang hadir di sini tampil berbeda, dengan balutan busana daerah. Tentunya tidak setiap hari kita mengenakannya, karena itu momen ini sangat penting. Kita semua bisa mengenal budaya lain yang beragam dengan keunikannya masing-masing,” katanya.

Wawali berharap, dengan semangat budaya ini akan terus dipelihara dan diwariskan kepada generasi penerus, agar jangan hanya berhenti di sini saja, tetapi generasi seterusnya akan terus memelihara budaya daerah sebagai kekayaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rita Lay, mengatakan, tujuan lomba tarian daerah adalah sebagai bagian mengisi momentum peringatan HUT Kota Kupang untuk meningkatkan semangat partisipasi dan menjalin hubungan kerja sama masyarakat dengan Pemkot Kupang dalam rangka pelayanan publik dan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur.

“Selain itu juga membina dan mempererat serta memperkokoh hubungan antara pegawai dan instansi vertikal lainnya yang ada pada lingkup Pemkot Kupang, juga sebagai wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan kesenian dan budaya daerah NTT,” kata Rita Lay.

Terpantau, suasana di Balai Kota Kupang tampak ramai. Semua datang untuk memberikan dukungan kepada tim mereka dengan mengenakan pakaian adat daerah.

Ada tim yang mengenakan pakaian adat lengkap, dan ada pula tim yang hanya melingkarkan selendang di pinggang dan bahu.

Jenis-jenis tarian yang dibawakan di antaranya, tari woleka, okamusa, ledogawu, elang, tenun, gawi, lego-lego, tebe, munijo dan lainnya. (R1)

Continue Reading

SOSBUD

Wagub NTT Lepas 600 Peziarah Semana Santa ke Larantuka

Published

on

Wagub NTT Josef Nae Soi yang didampingi unsur Forkompinda Provinsi NTT dan beberapa pejabat di lingkup Provinsi NTT sedang memantau rombongan ziarah di atas KM Lakaan di Dermaga penyeberangan Bolok Kupang, Rabu (17/4/2019).

Kupang, penatimor.com – Sebanyak 600 orang yang tergabung dalam rombongan peziarah Semana Santa Tahun 2019 asal Kota Kupang diberangkatkan menggunakan KM Lakaan di dermaga penyeberangan PT ASDP Bolok, Kupang, Rabu (17/4/2019).

Pelepasan rombongan dilaksanakan di atas KM Lakaan oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi yang didampingi unsur Forkompinda Provinsi NTT dan beberapa pejabat di lingkup Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan harapannya kepada para peziarah yang akan berangkat itu agar benar-benar melakukan ziarah sebagai bagian ibadah dengan khusuk dan baik.

Pada kesempatan itu, Wagub Josef juga memastikan tentang pelaksanaan Pemilu nasional dengan menunjukan
jari yang sudah ada bekas tinta.

“Siapa yang sudah mencoblos tadi? Coba tunjuk tangan, kalau ada jari yang belum bertinta menghadap saya,” tanya Wagub dalam nada canda. Para peziarah pun spontan menjawab beragam.

Mantan anggota DPR RI itu berpesan agar tetap menjadi warga negara Indonesia yang seratus persen Indonesia, seratus persen NTT dan seratus persen Katolik.

Sebelumnya di hadapan ratusan peziarah di dek bawah KM Lakaan, Wagub juga berpesan kepada para peziarah untuk memanfaatkan waktu ziarah dengan baik dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan.

Sebagai sebuah momentum strategis dalam membangun iman umat Kristiani dan mempromosikan kekhasan wisata budaya dan wisata rohani di NTT, maka pemerintah memfasilitasi masyarakat peziarah dengan menyediakan moda transportasi untuk angkutan penyeberangan peziarah dalam rangka mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

“Pemerintah provinsi selalu memberikan dukungan dan memfasilitasi sesuai dengan kemampuan dan kebijakan pemerintahan,” jelas Wagub.

Ketua Panitia Kegiatan Ziarah Rohani Provinsi NTT 2019 Stany Laurenz, menjelaskan peziarah yang berjumlah 600 orang yang akan diberangkatkan dengan fasilitasi pemerintah provinsi berasal dari delapan Paroki di Kota Kupang.

Peserta ziarah diberangkatkan dari Pelabuhan Bolok Kabupaten Kupang menuju Pelabuhan Waibalun di Larantuka pukul 17.00. Peserta akan kembali dari Waibalun Larantuka menuju Kupang pada Minggu (21/4) pukul 11.00.

“Sebanyak 600 Peziarah ini akan kembali pada hari Minggu. Untuk biaya dalam pelaksanaan kegiatan fasilitasi ini bersumber dari APBD Provinsi NTT dokumen perubahan pelaksanaan anggaran Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT,” tambah Ketua Panitia yang didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Provinsi NTT Selfi H. Nange, M.Si, M.Pub.Pol.

Sebelum pelepasan rombongan peziarah, dilakukan doa bersama yang diakhiri dengan berkat perutusan dari pastor.

Hadir dalam acara pelepasan tersebut, Danrem 161 Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, Danlanud El Tari Kol Pnb Arief Hartono, Kajati NTT Febry Ardiansyah, dan pejabat Pemerintah Provinsi NTT, Pimpinan KSOP Tenau Kupang, Pimpinan Distrik Navigasi Kelas II Bolok, Pimpinan ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang.

Usai pelepasan, KM Lakaan yang membawa 600 peziarah itu berlayar meninggalkan dermaga pada pukul 17.00. (R1)

Continue Reading

SOSBUD

Danlantamal VII Kupang Berbagi Kasih dengan Anak Panti Asuhan

Published

on

Danlantamal VII Kupang menyerakan cinderamata kepada anak-anak Panti Asuhan Amanah Hidayullah, berupa sembako makanan ringan dan mini parcel.

Kupang, penatimor.com – Lantamal VII Kupang berbagi kasih dengan anak-anak panti asuhan.

Kegiatan sosial ini dalam rangka peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H/2019 M, Selasa (9/4).

Baksos ini mengusung tema, “Kita Implementasikan Nilai-nilai Sholat dalam kehidupan Prajurit dan PNS TNI dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”.

Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Mahdi Komplek TNI AL Osmok, Jl. Yos Sudarso Nomor 05, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang, S.H., berpesan bahwa peringatan Isra Miraj Nabi Muhamad yang diselenggarakan ini mempunyai arti penting bagi segenap umat Islam, khususnya para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lantamal VII.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa,” kata Danlantamal.

Harapannya, melalui peringatan Isra Miraj ini, dapat meningkatkan kualitas pribadi dan pelaksanaan tugas serta tanggung jawab masing-masing, dengan senantiasa memegang teguh sapta marga, sumpah prajurit, delapan wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri serta nilai-nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang Maha Esa.

Selain itu juga dalam rangka mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.

Lewat kegiatan tersebut, Danlantamal juga berharap dapat meningkatkan kebersamaa antar prajurit TNI AL dengan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam pembangunan bangsa.

Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri penceramah agama Ustadz Sofyan Abdurrahman, S.Ag.

Dia juga menjelaskan bahwa kejadian Isra’ Mi’raj ini merupakan salah satu mujizat Nabi Muhammad SAW yang harus dipahami dan diyakini karena keterbatasan akal dan daya pikir manusia.

Peringatan Isra Mi’raj, lanjut dia, bukanlah bertentangan dengan akal dan ilmu pengetahuan tetapi manusia itu sendiri yang harus jujur karena keterbatasan dan kelemahan daya pemikiran yang dimilikinya.

Ustadz Sofyan Abdurrahman juga mengajak seluruh anggota Lantamal VII untuk memaknai dan mengambil hikmah dalam peringatan Isra Mi’raj ini.

Dia juga berpesan agar para anggota TNI dapat menghadirkan Isra Mi’raj dalam kehidupan setiap hari.

Sebelum menutup kegiatan ini, Danlantamal menyerakan cinderamata kepada anak-anak Panti Asuhan Amanah Hidayullah, berupa sembako makanan ringan dan mini parcel.

Turut hadir dalam kegiatan ini , Dansatroltas Lantamal VII Kupang, Danpomal Lantamal VII, Danyonmarhanlan VII, Danlanudal Kupang, para Asisten Danlantamal VII, para Kasatker, Ibu-ibu Jalasenastri, para personel perwira, bintara dan tantama. (R3)

Continue Reading

Trending

error: Content is protected !!