Connect with us

SELEBRITI

Selamat Jalan Sang Maestro Sasando

Published

on

Yeremias Aougust Pah

Kupang, penatimor.com – Yeremias Aougust Pah, sang maestro dan pelestari Sasando, telah meninggal dunia dalam usia 80 tahun.

Berpulangnya sosok kelahiran Rote, 20 Oktober 1939 silam itu meninggalkan duka mandalam, tidak saja istri beserta 8 orang anak dan keluarga besar, tapi juga insan seni dan masyarakat NTT.

Yeremias mengembuskan napas terakhir pada pukul 04.00, Kamis (10/1) dini hari.

Pembuat Sasando sekaligus ayah dari Djitron Pah dan Berto Pah itu divonis dokter menderita prostat dan perdarahan di hati. Sakitnya itu diderita selama 1 tahun 5 bulan.

Istri almarhum Dorceh Pah-Ndun kepada wartawan di rumah duka, Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, mengatakan, kematian suaminya telah disampaikan kepada seluruh keluarga dan kerabat.

“Rencananya bapa akan dimakamkan pada Minggu 13 Januari 2019,” kata Dorceh.

Dia juga mengaku sangat kehilangan sosok suami yang rajin dan peduli dalam keluarga.

Yermias kata dia, dimasa senjanya terus melestarikan alat musik Sasando dan topi Ti’i Langga yang sudah menjadi warisan budaya orang Rote yang kini telah menjadi icon NTT bahkan Indonesia di mata dunia internasional.

Almarhum telah mengukir berbagai prestasi, misalnya mendapat penghargaan dari Jero Wacik Menteri Kebudayaan Pariwisata sebagai seniman senior Indonesia (Maestro) pada 28 Desember 2007.

Almarhum kerap diundang memainkan Sasando di Istana Negara dari pemerintahan Presiden Soeharto hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Kecintaan almarhum untuk memperkenalkan alat musik Sasando tidak hanya di Indonesia, tetapi juga hingga mancanegara misalnya di Yokohama, Jepang.

Putra almarhum, Djitron Pah juga pernah memainkan Sasando saat kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) waktu itu Barrack Husein Obama dan Ibu Negara AS Michael Obama pada 2013 lalu.

Jeremias memang terkenal. Tidak heran, dia berulang kali mendapatkan penghargaan Gold Liontin dari Kementerian Kebudayaan di Jakarta pada tahun 2016 dan penghargaan sebagai seniman Maestro oleh Presiden SBY saat itu.

Aki Kalla, salah satu seniman di Kupang, juga menyatakan dukacita mendalam atas kematian Yeremias Aougust Pah.

“Insan seni dan masyarakat NTT sangat kehilanganmu bapak Mias, torehan karyamu bagi NTT sungguh bernilai. Terima kasih untuk dedikasinya bagi kesenian di NTT. Karyamu menjadi nafas bagi kami semua orang muda untuk terus berkarya menuju NTT Bisa. Bagi ananda Jitron dan Berto serta basodara semua, Tuhan kuatkan selalu,” ungkap Aki Kalla yang juga pemilik Rumah Musik Siloam. (R1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SELEBRITI

Gisel: Saya Bukan Orang yang Pintar Nutup-nutupin

Published

on

Gisel dan Wijin (NET)

Jakarta, penatimor.com – Aktris Gisella Anastasia tak membantah dirinya saat ini sedang dekat dengan Wijaya Saputra.

Mantan istri Gading Marten juga mengakui foto-foto yang beredar bersama Wijin.

Diakui Gisel, dirinya bukan tipe wanita yang munafik ataupun pandai bersilat lidah. Karena itu begitu kedekatan dirinya dengan Wijin, Gisel tak menyangkalnya.

“Iya udah pergi bareng-bareng, maksudnya untuk obrolan udah banyak dan foto-foto itu memang benar, saya kan bukan orang yang pintar nutup-nutupin, ya kalau itu memang foto kami,” ungkap Gisel.

Sementara terkait bullyan netizen yang menganggapnya terlalu cepat move on setelah bercerai dari Gading Marten, ibu satu anak ini memakluminya.

Terlebih, banyak netizen yang menyayangkan hubungan Gading dan Gisel berakhir.

“Kok kayaknya baru putusan (cerai) kok tiba-tiba sudah jalan, aku memaklumi kebingungan mereka (netizen),” pungkasnya. (chi/jpnn/R1)

Continue Reading

SELEBRITI

Cerita Reino Barack Bobo Bareng Syahrini

Published

on

Syahrini dan Reino Barack (NET)

Jakarta, penatimor.com – Sensasional Syahrini tengah menikmati masa-masa indah menjadi pengantin baru setelah dinikahi Reino Barack, pada 27 Februari 2019 lalu.

Banyak cerita indah dan lucu dilalui mereka saat memutuskan untuk tinggal satu atap. Tak terkecuali cerita ranjang keduanya.

Menurut pelantun Cintaku Kandas itu, sang suami menyukai penampilannya saat bangun tidur.

“Saat saya bangun tidur ya tampil senatural mungkin. Itu yang bikin dia (Reino) suka. Katanya saya lucu,” tutur Syahrini seperti dilansir laman cumi-cumi, baru-baru ini.

“Kami merasa klop saja karena punya partner hidup dari bangun tidur sampai mau tidur,” sambung mantan pasangan duet Anang Hermansyah ini.

Penyanyi berdarah Sunda ini mengaku hidupnya lebih berwarna semenjak dinikahi pengusaha muda itu. Dia merasa hidupnya lebih ceria memiliki suami yang dunianya berbeda.

“Kami masih beradaptasi dan saling memahami karena dunia kami berbeda. Saya entertain dan suami pengusaha, satunya serius dan satunya ceria,” ungkap Syahrini.

“Untungnya suami bisa terima saya apa adanya. Saya bukan istri yang glamour dan jadi sorotan di panggung. Hidup dengan dia, saya tampil natural saja,” tandasnya. (jpnn/R4)

Continue Reading

SELEBRITI

Rambu, King dan Philip Melaju ke Babak Semi Final The Voice Indonesia

Published

on

Dok. Ist

Kupang, Penatimor.com – Ajang pencarian bakat The Voice Indonesia telah memasuki babak Live Round 1 malam tadi (7/3/2019). Acara yang diselenggarakan secara langsung oleh GTV dari Studio 8 MNC Studios menampilkan 16 kontestan terbaiknya dari 32 kontestan yang berhasil melaju ke Live Round.

Ke- 16 kontestan tersebut yakni King, Mikaila, Rambu, Rena dari tim Anggun, Artha, Chindy, Daniel, dan Virza dari tim Armand, Agsesia, Jaqlien, Kevin dan Philip dari tim Vidi Nino, dan yang terakhir dari tim Titi yakni Cila, Dodi, Waode, dan Jogi.

Dari 16 yang tampil malam tadi, 8 kontestan berhasil lolos dan melaju ke babak semi final. Mereka adalah Virzha (tim Armand), Rambu (tim Anggun), Agseisa (tim Vidi dan Nino) dan Waode (tim Titi DJ). Keempatnya merupakan kontestan pertama dari tim masing-masing yang melaju ke babak berikutnya berkat perolehan voting yang tinggi.

Sedangkan, empat kontestan selanjutnya yang merupakan pilihan para coach adalah Artha (tim Armand), King (tim Anggun), Philip (tim Vidi dan Nino), Jogi (tim Titi DJ). Sangat disayangkan, disetiap babak Live Round, coach hanya diperbolehkan menyelamatkan satu anak didiknya untuk melaju ke babak semi final. Cindy, Daniel, Rena, Mikaila, Jaqlien, Kevin, Cila dan Dodi harus pulang.

Kendati demikian, seluruh kontestan The Voice Indonesia memberikan penampilan terbaiknya malam tadi. Coach Titi-pun memberikan pujian kepada seluruh kontestan, “Kalian hebat. Jangan putus asa yang nggak terpilih karena diluar sana banyak pintu dan kesempatan terbuka buat Anda semua,” ujar coach Titi.

Diva Indonesia ini juga menambahkan bagaimana dirinya harus menyelamatkan satu anak didiknya. Titi melihat dari penampilan yang mereka berikan tadi, bagaimana mereka latihan, bagaimana mereka bisa dengan cepat mempelajari lagu, dan bagaimana mereka konsisten.

Tak hanya itu, coach Titi juga memberikan nasihat kepada kontestan yang tidak lolos ke babak selanjutnya. “Ini awal perjalanan karir kalian. Jangan putus asa karena buat saya kalian bisa survive diluar sana karena banyak kesempatan terbuka buat kalian. Kalian sudah punya potensi,” tutupnya

Salah satu kontestan malam tadi yakni Rambu (tim Anggun) berhasil menghipnotis satu studio. Membawakan lagu Kaulah Segalanya, membuat Rambu banjir pujian dari para coach. Coach Anggun mengutarakan jika Rambu sudah pantas dijadikan contoh para musisi muda. Anggun menilai Rambu memiliki pembawaan yang baik dan kualitas vokal yang sudah tidak diragukan lagi. “Penyanyi muda harus lihat kamu. Paket komplet. Selain bisa nyanyi attitude-nya juga bagus,” ujarnya.

Penampilan Rambu terasa semakin spesial karena disaksikan langsung oleh Edric Tjandra. Sebagai sosok yang lebih dulu terjun ke industri hiburan, Edric berpesan agar Rambu tetap rendah hati seperti sekarang dan ingat Tuhan.

Cindy kontestan terakhir penutup Live Round malam tadi. Membawakan lagu Sebuah Rasa milik Agnez Mo, tak membuat Cindy melaju ke babak selanjutnya. Coach Armand menilai Cindy sukses menutup Live Round dengan apik. Raut wajah kecewa tampak pada Cindy namun dirinya mengaku akan tetap terus semangat dan ini langkah awal untuk menuju kesuksesan.

Tiga kontestan yang berhasil masuk ke babak semi final berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Mereka adalah Dini Rambu Piras (Rambu), King Dae Panie (King) dan Philipus Lagabelo (Philip).

Minggu depan pada babak Live Round 2 The Voice Indonesia kembali akan menampilkan 16 kontestan yang belum tampil. Di mana empat kontestan dengan perolehan voting tertinggi dari pemirsa Indonesia berhak melaju ke babak selanjutnya dan para masing-masing akan menyelamatkan satu kontestan dari timnya. (R2/MNC)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2018 Pena Timor

error: Content is protected !!