Connect with us

LIFESTYLE

Perempuan Harus Cantik Luar Dalam

Published

on

Keluarga besar Arra Easthetic Clinic pose bersama saat acara Lauch Gathering di Hotel Swiss Belin Kristal Kupang, Sabtu (23/11).

Kupang, penatimor.com – Arra Easthetic Clinic menggelar Lauch Gathering di Hotel Swiss Belin Kristal Kupang, Sabtu (23/11).

Pematerinya dr. Andree Hartanto Sp.OG., yang membawakan materi tentang tips dan trik agar cepat mendapatkan anak,  dan mengenal kanker rahim, bahaya dan pencegahannya.

Pemateri kedua yaitu dr. Herawati Lianto yang membawakan materi tentang membentuk wajah V-shape ala artis Korea, dan materi tentang cara mengatasi 7 tanda penuaan dini.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 lebih peserta, untuk mengikuti materi dan menambah wawasan tentang berbagai masalah kulit dan kanker mulut rahim, serta cara cepat mendapatkan anak.

Selain itu, para peserta juga diajak makan siang bersama, mendapatkan goodie bag menarik, doorprize dan diskon untuk perawatan di Arra Easthetic Clinic.

Herawati Lianto, mengatakan, kegiatan ini untuk mengedukasi wanita, bagaimana mendapatkan kecantikan luar dalam.  Mulai dari atas sampai bawah, luar dalam, dari kulit dan di dalamnya juga sehat.

“Organ intim, rahim dan lainnya harus sehat. Kegiatan ini mengundang peserta yang kebanyakan adalah perempuan dan pasangan suami istri, agar para suami juga mengerti tentang kesehatan wanita termasuk kesehatan reproduksi,” ujarnya.

Herawati melanjutkan, dirinya membawakan materi tentang tujuh tanda penuaan dini karena 4 dari 5 perempuan di dunia terlihat lebih tua dari usia sebenarnya.

“Jadi rata-rata orang lebih terlihat tua daripada umur sebenarnya. Hal ini akan menjadi masalah karena membuat orang menjadi tidak percaya diri saat bekerja dan berinteraksi dengan orang lain,” katanya.

Dia mengungkapkan, di Kota Kupang, memang masih minimnya pengetahuan masyarakat tentang tanda-tanda penuaan dini dan cara menghindarinya.

Minimnya pengetahuan ini juga yang menyebabkan masyarakat tidak peduli akan hal ini.

“Tua itu pasti tetapi menjadi tetap muda adalah pilihan, sehingga masyarakat perlu diedukasi untuk bisa menjaga kesehatan wajah dan tubuhnya agar tetap sehat,” ujarnya.

Dia berpesan agar perempuan Kota Kupang juga perlu untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.

“Jadilah bijak, kecantikan itu perlu, walaupun itu bukan kebutuhan utama,  tetapi itu sangat menunjang dalam kehidupan baik itu hubungan dengan keluarga, pekerjaan dan hubungan lainnya. Karena itu sangat penting menjaga kecantikan luar dalam,” kata Herawati.

“Kita juga harus selalu menjaga kulit kita,  terlebih di Kota Kupang, dengan suhu udara yang panas. Jadi ketika di dalam rumah ataupun di luar rumah, wajib menggunakan sunblok,” tutupnya.  (R1)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LIFESTYLE

Juventus Club Kupang Kampanye Daur Ulang Sampah

Published

on

Keluarga besar Juventus Club Indonesia Chapter Kupang pose bersama di area CFD, Sabtu (16/2).

Kupang, penatimor.com – Komunitas Juventus Club Indonesia Chapter Kupang mengkampanyekan kiat mengatasi sampah plastik dengan cara mendaur ulang.

Kampanye daur ulang sampah plastik dilakukan di area Car Free Day (CFD), Sabtu (16/2) pagi.

Selain mengkampanyekan penanggulangan sampah plastik sebagai wujud dukungan terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, mereka juga melakukan senam bersama.

“Kami juga melaksanakan olahraga bersama seluruh komunitas Juventus Club Indonesia dan Juvedonna (kaum perempuan pecinta Juventus),” kata Ketua Panitia sekaligus Humas Juvedonna Kota Kupang, Vhaya, di lokasi CFD.

Tujuan kegiatan ini kata Vhaya, untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai alam dengan tidak membuang sampah sembarangan tempat.

Dengan mengkampanyekan budaya hidup bersih dan penanganan sampah di area CFD, Vhaya optimistis dapat memotivasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Bagaimana kita merubah mindset untuk tidak buang sampah sembarangan,” kata dia.

Menurutnya, pemahaman yang dibangun secara baik maka akan melekat pada pribadi masing-masing.

Seperti ketika berangkat ke pasar, lanjut dia, dari rumah telah membawa keranjang sehingga tidak lagi membeli kantong kresek.

Dengan demikian budaya untuk mengurangi sampah plastik secara bertahap akan terwujud.

Selain itu budaya membuang sampah di laut juga mesti ditinggalkan, demi menjaga ekosistem laut tetap bersih dan indah.

Oleh sebab itu, kegiatan di CFD yang melibatkan seluruh keluarga besar Juventus Club Indonesia Chapter Kupang, diharapkan dapat menjadi virus positif kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan secara baik.

Mengenai agenda selanjutnya, Vhaya sampaikan, bakal dilakukan pembagian buku tulis ke sekolah-sekolah. Di samping masih ada aneka kegiatan lainnya.

Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai elemen terkait. Diantaranya Dinas Pariwisata NTT, Dinas Kelautan dan Perikanan NTT, Farry Francis selaku pembina dan sponsor lainnya.

Senada dikatakan anggota Juventus Club Indonesia Chapter Kupang, Ali Alkatiri, yang mengaku kegiatan ini sangat positif.

Menurut dia, sebagai pemuda dan bagian dari warga Kota Kupang dan seluruh keluarga besar Juventus Club Indonesia Chapter Kupang ikut andil dan berpartisipasi dalam penanganan sampah.

Oleh sebab itu, ke depannya akan ada aksi bersih pantai sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memotivasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan.

“Saya berharap kita semua berperan aktif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dengan tidak membuang sampah sembarangan tempat,” pungkas Ali Alkatiri. (R1)

Continue Reading

LIFESTYLE

Nona Nomu, Cewek Kupang yang Geluti Dunia Fotografi

Published

on

Nona Nomu

Kupang, penatimor.com – Dia tampak begitu cekatan mengabadikan setiap momen.

Sebagai seorang fotografer profesional, dia memang dituntut memberikan yang terbaik.

Itulah Nona Nomu yang merupakan satu-satu nya fotografer profesional wanita di Kota Kupang, bahkan mungkin NTT.

Dia menggeluti dunia fotografi sejak tahun 2012. Untuk menjadi seperti sekarang ini, dia harus melewati proses belajar tentang teknik fotografi yang tidak mudah.

Semenjak lulus SMA, Nona mulai tertarik dengan kamera DSLR.

“Awalnya suka lihat orang pegang kamera DSLR. Saya lalu berupaya untuk bisa punya kamera sendiri dan mulai mencoba lakukan jepretan-jepretan, setelah itu baru masuk sekolah khusus,” kata Nona saat diwawancarai di Adhyaksa Cafe.

Nona yang saat ini bergabung bersama Elit Studio, rumah fotografi yang berlokasi di bilangan Kayu Putih, mengaku menekuni fotografi sejak tahun 2012, setelah selama 3 bulan mengenyam pendidikan khusus fotografi di Sekolah Multimedia untuk Semua (Musa) Kupang.

Sebagai satu-satunya fotografer cewek, Nona mengaku tertantang untuk terus tekun dan berkembang.

“Jadi fotografer perempuan itu buat saya lebih percaya diri, walau kadang nervous itu tetap ada. Saya lebih bebas tampil dalam segala moment, karena ada momen-momen privat yang kadang fotografer cowok dibatasi,” ungkap Nona yang mengaku bersama tim nya sudah menerima job foto pada sejumlah even di seluruh wilayah NTT hingga Bali.

Anak kelima dari enam bersaudara, pasangan Felipus Mulle (alm) dan Martha Henuk (almh) itu, mengaku dirinya selalu melakukan foto human interest, foto model, landscape, hingga wedding profesional.

“Jadi sebenarnya semua ini bisa karena terbiasa. Intinya yang pertama kali adalah kenali kamera kita,” ungkap perempuan kelahiran Kupang, 8 Oktober 1989 itu.

Mengenai pendapatan, Nona mengaku penghasilan dari menjadi seorang fotografer memang tidak tetap, tergantung dari job dan jenis even yang diterima.

Namun dia selalu bersyukur, karena selama ini tidak sedikit orang yang meminta pelayanan timnya, bahkan sudah menjadi pelanggan.

“Puji Tuhan dengan menekuni fotografer, saya bisa buat rumah sendiri dan juga punya bengkel motor,” ungkap Nona.

“Jadi memang kalau soal biaya itu tergantung even nya. Dari situ baru kita tahu berapa pendapatan nya. Seperti kalau garap pre-wedding sampai wedding itu biasanya ada paket harga. Kami selalu utamakan kualitas terbaik dan harga juga terjangkau,” sambung dia.

Walau sebagai anak yatim piatu, Nona tak pernah patah arang. Dia terus bersemangat menjalani kehidupan ini dengan terus mengembangkan talenta yang diberikan Tuhan kepada dirinya.

Bahkan kalau lagi sepih job, Nona mengisi waktu lowong dengan usaha catering, sekadar untuk menyalurkan hobinya memasak.

Dia juga bisa dibilang multi talenta, karena juga pandai memainkan alat musik dan menyanyi. (R1)

Continue Reading

LIFESTYLE

Balap Motor Perebutkan Piala Victor Dimoe Heo Siap Digelar di Kupang

Published

on

Kupang, Penatimor.com – Event balap motor memperebutkan piala Victor Arnoldus Yansenss Dimoe Heo (Vicky Techno) siap digelar pada tanggal 7 hingga 9 Desember 2018 mendatang di Sirkuit Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU El Tari Kupang.

Ketua Panitia Pelaksana, Jefri Lobo kepada media ini di Kupang, Jumat (23/11/2018) mengatakan, event balap motor yang bertajuk “ANAK KOEPANG HEBAT” ini diprakarsai dan dipromotori oleh salah satu anak muda berbakat Kota Kupang yakni Victor Arnoldus Yansenss Dimoe Heo atau yang akrab dikenal dengan nama Vicky Techno, yang juga merupakan mantan pebalap Kota Kupang.

“Untuk persiapan event ini sendiri sudah mencapai 90 persen, tinggal pemantapan dan kegiatan ini siap digelar untuk pecinta balap motor di Kota Kupang,” ungkap Jefri.

Menurut Jefri, event perdana ini akan memperebutkan beberapa kategori atau kelas, diantaranya Kelas Bebek 4 Tak 150 CC (Seeded Open), Kelas Bebek 4 Tak 130 CC (Seeded Open), Kelas Bebek 4 Tak 150 CC (Pemula A Open), Kelas Bebek 4 Tak 130 CC (Pemula A Open), Kelas Bebek 4 Tak 150 CC Standar Mix (Pemula B Lokal NTT, 12-20 Tahun), Kelas Bebek 4 Tak 130 CC Standar Mix (Pemula  B Lokal NTT), dan masih banyak kelas lagi yang akan dilombakan.

Victor Arnoldus Yansenss Dimoe Heo atau Vicky Techno selaku sponsor utama event balap motor ini mengatakan, tujuan digelarnya event dimaksud sebagai penyaluran bakat kawula muda dan bentuk kepedulian dirinya sebagai mantan pebalap dalam men­jawabi hobi balap pemuda. Se­lain itu juga untuk menyajikan hibu­ran bagi masyarakat NTT khususnya Kota Kupang.

“Event balap motor ini dibuat untuk bagaimana mengembangkan ketrampilan atau bakat yang ada pada anak NTT khususnya anak muda Kota Kupang,” ungkapnya.

Mantan pebalap era 2001 – 2005 itu juga menyatakan, event ini juga sekaligus untuk mencari dan menjaring potensi pebalap-pebalap muda untuk dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik di daerah maupun diorbitkan ke tingkat nasional.

“Ini juga sebagai dukungan bagi program kerja Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat dan Pengurus Daerah (Pengda) IMI NTT dalam penyelenggaraan otomotif khususnya balap motor,” katanya.

Vicky Techno berharap, event ini dapat men­jadi ajang bagi generasi muda Kota Kupang dan sekitarnya, untuk memperli­hat­kan talenta-talenta balap sepeda motornya.

“Sebagai mantan pebalap, saya juga berharap kegiatan ini bisa meminimalisir aksi kebut – kebutan di jalan, maupun aksi balap liar yang kerap dilakukan kalangan anak muda di kota ini,” tandas Vicky Techno.

Event Balap Motor Piala Victor Arnoldus Yansenss Dimoe Heo ini juga turut disponsori oleh FDR, JRT, NHK, Freedom dan Radio Suara Kupang SKFM.

Pendaftaran peserta akan dibuka pada hari Sabtu, 25 November 2018, bertempat di Sekretariat Panitia, Jl. Sapaba (Belakang Farmasi) Liliba, Contact Person : 081339140533 dan 081357428633. (R2)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2018 Pena Timor