Connect with us

SPORT

Bripka Daniel Ndoen Juara III Lomba Binaraga Internasional di Bali

Published

on

Bripka Daniel Ndoen

Denpasar, penatimor.com – Bripka Daniel Timotius Ndoen, SH., berhasil mengukir prestasi cemerlang pada kejuaraan binaraga berskala internasional di Bali, yakni Summer Style Award (SSA) Grand Prix 2018.

Dalam perlombaan ini, Bripka Daniel yang adalah personel Polres Kupang Kota, Polda NTT, berhasil meraih juara ketiga.

“Puji Tuhan saya dapat juara 3 kelas Man Physique event Summer Style Award in Bali 2018,” kata Bripka Daniel.

Dalam kejuaraan ini, Daniel tampil membawa nama kesatuannya Polda NTT, khususnya Polres Kupang Kota.

“Terima kasih untuk pimpinan Polres Kupang Kota dan jajaran, dalam hal ini bapak Kapolres, Wakapolres, Kabag Sumda dan Kapolsek Alak, serta pemilik tempat asal gym Black Diamond bapak Victor Lerrik dan Gustaf Lerrik,” ucap Daniel.

Sekadar tahu, di Kota Kupang, Bripka Daniel sudah sangat familiar di cabang olahraga binaraga. Dia bahkan sering meraih juara dalam berbagai lomba binaraga.

Selain berlaga di kejuaraan tingkat internasional di Bali, yaitu Summer Style Award (SSA) Grand Prix 2018, Bripka Daniel juga akan mengikuti turnamen di Jakarta Selatan, yaitu Mean FF Steel.

Kejuaraan di Bali diadakan pada 4 November 2018, sedangkan di Jakarta Selatan pada 17 November 2018.

Kejuaraan berskala internasional yang bakal berlangsung di Hotel Neo Bali itu merupakan kerja sama Grand Prix Jepang dengan SSA Global Gym Bali.

“Kejuaraan serupa sudah pernah saya ikut dan pernah mendapat juara 2. Saya bersama dua orang anggota polisi yang bertugas di Polda NTT, Aba Ali dan Ronal Lay,” kata Daniel.

Sementara itu, Kapolres Kupang Kota AKBP Anton Christian Nugroho, bersama Wakapolres, jajaran Kapolsek dan Kasat/Kabag juga memberikan dukungan penuh terhadap Bripka Daniel.

“Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk Kota Kupang dan Polres Kupang Kota,” harap Kapolres.

Orang nomor satu di Mapolres Kupang Kota itu juga meminta warga Kota Kupang untuk mendukung Bripka Daniel.

“Semoga sukses dan membawa nama baik kita di NTT dan polisi di NTT ini, semangat,” tutup Kapolres. (R3)

SPORT

Indonesia Juara Ganda Putra All England

Published

on

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan (NET)

Birmingham, penatimor.com РMohammad Ahsan (31) dan Hendra Setiawan (34) mengukuhkan diri menjadi juara ganda putra All England 2019.

Dalam laga final di Arena Birmingham, Minggu (10/3), Ahsan / Hendra menaklukkan ganda muda Malaysia peringkat 18 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik.

Ahsan / Hendra (ranking tujuh) harus meladeni perlawanan duo Negeri Jiran itu dalam 49 menit (statistik BWF) dengan kemenangan rubber game 11-21, 21-14, 21-12.

Tampak jelas saat pertandingan, pengalaman menjadi salah kunci Ahsan / Hendra mengalahkan Aaron (22 tahun) dan Soh (21). Ganda Malaysia memang lebih unggul soal kecepatan dan tenaga, tetapi Ahsan / Hendra lebih paham kapan saat menyerang dan mematikan lawan.

Gelar All England kali ini merupakan yang kedua buat Ahsan / Hendra setelah All England 2014. Titel ini sekaligus membuat Indonesia selalu menguasai nomor ganda putra All England dalam tiga tahun terakhir, setelah Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya berjaya di 2017 dan 2018.

Sementara kegagalan Aaron / Soh membuat Malaysia kembali puasa gelar dari nomor ganda putra.

Terakhir kali ganda putra Malaysia juara di ajang badminton tertua di dunia ini ialah di tahun 2007, saat Koo Kien Keat / Tan Boon Heong mengalahkan Cai Yun / Fu Haifeng 21-15, 21-18. (R4)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Kalahkan Marquez, Dovizioso Juara MotoGP Qatar 2019

Published

on

Andrea Dovizioso (Foto: IST/net)

Kupang, Penatimor.com – Andrea Dovizioso jadi juara MotoGP Qatar 2019 setelah memenangkan duel hingga tikungan terakhir melawan Marc Marquez.

Fabio Quartararo jadi pebalap paling sial jelang start lantaran ia harus memulai balapan dari pit stop karena mesinnya gagal menyala saat melakukan warming up lap.

Dovizioso melakukan start yang bagus dengan langsung melesat ke posisi pertama di awal balapan. Dilansir cnnindonesia.com, Dovizioso diikuti oleh Jack Miller dan Marc Marquez. Sementara itu Maverick Vinales gagal memanfaatkan pole position dan melorot ke posisi keenam.

Miller yang sempat ada di posisi kedua kemudian melakukan kesalahan saat ia kehilangan kecepatan dan melorot jauh ke posisi di luar 10 besar.

Dovizioso masih nyaman jadi pebalap terdepan hingga balapan menyisakan 18 lap. Namun pebalap Suzuki, Alex Rins membuat kejutan dengan sempat menyusul Marc Marquez dan Dovizioso sebelum Dovizioso kembali merebut posisi terdepan lewat kecepatan di trek lurus.

Duel Rins lawan Marquez kemudian sempat menghias balapan di lap ketujuh dan Rins yang menunggangi Suzuki sempat melesat jadi pebalap terdepan. Rins terus memegang posisi pertama sebelum akhirnya kembali disusul oleh Dovizioso di lap ke-11.

Pada pertengahan balapan, Danilo Petrucci sempat muncul ke papan atas dengan menguntit Dovizioso dan Marquez setelah ia berhasil melewati Alex Rins dan Joan Mir.

Jarak antar pebalap masih rapat hingga MotoGP Qatar 2019 masih rapat hingga balapan menyisakan 10 lap. Dovizioso dan Marquez masih ada di urutan terdepan namun ‘Baby Alien’ belum melakukan manuver untuk menyusul Dovizioso.

Dovizioso terus menjaga posisi terdepan hingga balapan menyisakan lima putaran sedangkan Marquez terus direpotkan oleh serangan-serangan Alex Rins. Rins berhasil berada di depan Marquez untuk jadi penguntit utama Dovizioso.

Saat balapan tersisa empat lap, Marquez mulai meninggalkan Rins dan meningkatkan tekanan pada Dovizioso. Marquez lalu menyusul Dovizioso saat balapan menyisakan dua putaran setelah Dovizioso melakukan kesalahan.

Dovizioso membayar kesalahan dengan menyusul Marquez di trek lurus jelang lap terakhir. Lap terakhir sempat diwarnai oleh keberhasilan Marquez menyusul Dovizioso di tikungan terakhir, namun pebalap Italia itu lalu mampu mengambil alih posisi pertama di momen berikutnya.

Valentino Rossi sendiri tampil cukup bagus di seri MotoGP Qatar. Start dari nomor urut ke-14, Rossi mampu menyusul banyak pebalap dan mengakhiri balapan di posisi kelima, di belakang Cal Crutchlow dan Alex Rins. (R2/cnnindonesia.com)

Continue Reading

SPORT

Ganda Putri Tiongkok Juara All England 2019

Published

on

Chen Qingchen dan Jia Yifan (NET)

Birmingham, penatimor.com – Ganda putri Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan menjadi juara All England 2019 usai menundukkan duo Jepang Mayu Matsumoto/Wakanan Nagahara.

Dalam laga final di Arena Birmingham, Minggu (10/3) malam, Chen/Jia yang kini menduduki peringkat lima dunia itu menundukkan ganda Jepang ranking tiga dunia itu dengan rubber game 18-21, 22-20, 21-11, dalam laga berdurasi 82 menit (statistik BWF). Ya, Chen/Jia harus melakoni tiga game yang tak mudah.

Namun, sebelumnya Chen/Jia sudah ‘memilih’ jalur terjal menuju final. Di perempat final mengalahkan ganda peringkat empat dunia asal Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Kemudian di semifinal menumbangkan peringkat satu dunia Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Di final, Chen/Jia dan Matsumoto/Nagahara menghadirkan laga yang menegangkan, menghibur dan sekaligus mengundang senyum. Dalam suatu momen, kok yang dipakai menembus raket Matsumoto.

Dua ganda putri finalis All England 2019 ini juga sekaligus menghapus tradisi straight game di final yang sudah empat musim terjadi.

Di 2015 Bao Yixin/Tang Yuanting (Tiongkok) juara setelah menang 21-14, 21-14 atas Wang Xiaoli/Yu Yang (Tiongkok). Pada 2016, Misaki Matsutomo/Ayak Takahashi menang 21-10, 21-12 atas Tang Yuanting/Yu Yang (Tiongkok).

Di 2017, Chang Ye Na/Lee So Hee juga menang straight game atas Kamilla Rytter Juhl / Christinna Pedersen 21-18, 21-13 dan tahun lalu Kamilla/Christinna menang atas Yuki Fukushima/Sayaka Hirota 21-19, 21-18.

Gelar All England 2019 dari Chen/Jia ini juga mengakhiri puasa gelar Tiongkok di nomor ganda putri sejak 2015. (adk/jpnn/R4)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2018 Pena Timor

error: Content is protected !!