Connect with us

SPORT

Tim Adhyaksa Taekwondo Ikut Turnamen di Atambua

Published

on

Kajati NTT Febri Adriansyah pose bersama tim Adhyaksa Taekwondo Club saat pelepasan tim di halaman Kantor Kejati NTT, Rabu (24/10).

Kupang, penatimor.com – Tim Adhyaksa Taekwondo Club (ATC) bakal mengikuti Atambua Border Open Taekwondo Championship yang akan berlangsung pada 24-28 Oktober 2018.

Pelepasan tim ATC dilakukan Kajati NTT Febri Adriansyah di halaman depan gedung Kantor Kejati NTT, Rabu (24/10) siang.

Kajati pada kesempatan itu, mengatakan, tim ATC akan mengikuti turnamen tersebut untuk kategori usia 6-14 tahun.

Untuk maju mengikuti turnamen tersebut, jelas Kajati, tim ATC menjalani persiapan berupa latihan secara intensif selama 4 bulan.

“Peserta yang mengikuti turnamen sudah dipersiapkan dengan melakukan latihan secara rutin selama empat bulan,” kata Kajati yang didampingi Ketua ATC Shirley Manutede.

Mantan Wakajati DKI Jakarta itu juga mengharapkan anak-anak ATC bisa bertanding secara baik dan meraih juara.

“Semoga bisa membawa pulang medali. Apalagi, peserta yang mengikuti turnamen ini dari seluruh kabupaten dan kota di NTT, dan juga dari negara tetangga Timor leste. Harapannya tim kita berhasil mengikuti perlombaan selama dua hari ini,” harap Kajati.

Ketua Dojang ATC Shirley Manutede, berharap, lewat kejuaran ini, anak-anak ATC bisa beradaptasi dengan peserta dari dojang- dojang yang lain untuk berprestasi.

“Itu bonus, jadi perlombaan untuk beradaptasi terhadap dojang yang lain, karena selama ini banyak yang belum tahu bahwa Dojang Adhyaksa itu ada,” sebut Shirley yang juga Kepala Tata Usaha (KTU) Kejati NTT.

Mantan Kasi Penkum Kejati NTT itu juga berharap dengan terlibat sebagai peserta dalam turnamen tersebut, semua anak-anak ATC sekaligus bisa mengasah mental bertanding.

“Untuk bonus buat tim Adhyaksa Taekwondo Club sudah disiapkan,” imbuhnya.

Sementara, pelatih tim ATC, Melani Abdullah Duru, mengatakan, bahwa ini merupakan pertama kalinya timnya mengikuti pertandingan.

“Untuk kategori lomba diikuti semua oleh Tim Adhyaksa Taekwondo Club,” kata Melani yang juga staf pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang.

Dia juga berharap semua anak asuhannya bisa bertanding dengan baik pada semua kategori lomba, dan meraih juara. (R3)

SPORT

Indonesia Juara Ganda Putra All England

Published

on

Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan (NET)

Birmingham, penatimor.com РMohammad Ahsan (31) dan Hendra Setiawan (34) mengukuhkan diri menjadi juara ganda putra All England 2019.

Dalam laga final di Arena Birmingham, Minggu (10/3), Ahsan / Hendra menaklukkan ganda muda Malaysia peringkat 18 dunia Aaron Chia / Soh Wooi Yik.

Ahsan / Hendra (ranking tujuh) harus meladeni perlawanan duo Negeri Jiran itu dalam 49 menit (statistik BWF) dengan kemenangan rubber game 11-21, 21-14, 21-12.

Tampak jelas saat pertandingan, pengalaman menjadi salah kunci Ahsan / Hendra mengalahkan Aaron (22 tahun) dan Soh (21). Ganda Malaysia memang lebih unggul soal kecepatan dan tenaga, tetapi Ahsan / Hendra lebih paham kapan saat menyerang dan mematikan lawan.

Gelar All England kali ini merupakan yang kedua buat Ahsan / Hendra setelah All England 2014. Titel ini sekaligus membuat Indonesia selalu menguasai nomor ganda putra All England dalam tiga tahun terakhir, setelah Marcus Fernaldi / Kevin Sanjaya berjaya di 2017 dan 2018.

Sementara kegagalan Aaron / Soh membuat Malaysia kembali puasa gelar dari nomor ganda putra.

Terakhir kali ganda putra Malaysia juara di ajang badminton tertua di dunia ini ialah di tahun 2007, saat Koo Kien Keat / Tan Boon Heong mengalahkan Cai Yun / Fu Haifeng 21-15, 21-18. (R4)

Continue Reading

INTERNASIONAL

Kalahkan Marquez, Dovizioso Juara MotoGP Qatar 2019

Published

on

Andrea Dovizioso (Foto: IST/net)

Kupang, Penatimor.com – Andrea Dovizioso jadi juara MotoGP Qatar 2019 setelah memenangkan duel hingga tikungan terakhir melawan Marc Marquez.

Fabio Quartararo jadi pebalap paling sial jelang start lantaran ia harus memulai balapan dari pit stop karena mesinnya gagal menyala saat melakukan warming up lap.

Dovizioso melakukan start yang bagus dengan langsung melesat ke posisi pertama di awal balapan. Dilansir cnnindonesia.com, Dovizioso diikuti oleh Jack Miller dan Marc Marquez. Sementara itu Maverick Vinales gagal memanfaatkan pole position dan melorot ke posisi keenam.

Miller yang sempat ada di posisi kedua kemudian melakukan kesalahan saat ia kehilangan kecepatan dan melorot jauh ke posisi di luar 10 besar.

Dovizioso masih nyaman jadi pebalap terdepan hingga balapan menyisakan 18 lap. Namun pebalap Suzuki, Alex Rins membuat kejutan dengan sempat menyusul Marc Marquez dan Dovizioso sebelum Dovizioso kembali merebut posisi terdepan lewat kecepatan di trek lurus.

Duel Rins lawan Marquez kemudian sempat menghias balapan di lap ketujuh dan Rins yang menunggangi Suzuki sempat melesat jadi pebalap terdepan. Rins terus memegang posisi pertama sebelum akhirnya kembali disusul oleh Dovizioso di lap ke-11.

Pada pertengahan balapan, Danilo Petrucci sempat muncul ke papan atas dengan menguntit Dovizioso dan Marquez setelah ia berhasil melewati Alex Rins dan Joan Mir.

Jarak antar pebalap masih rapat hingga MotoGP Qatar 2019 masih rapat hingga balapan menyisakan 10 lap. Dovizioso dan Marquez masih ada di urutan terdepan namun ‘Baby Alien’ belum melakukan manuver untuk menyusul Dovizioso.

Dovizioso terus menjaga posisi terdepan hingga balapan menyisakan lima putaran sedangkan Marquez terus direpotkan oleh serangan-serangan Alex Rins. Rins berhasil berada di depan Marquez untuk jadi penguntit utama Dovizioso.

Saat balapan tersisa empat lap, Marquez mulai meninggalkan Rins dan meningkatkan tekanan pada Dovizioso. Marquez lalu menyusul Dovizioso saat balapan menyisakan dua putaran setelah Dovizioso melakukan kesalahan.

Dovizioso membayar kesalahan dengan menyusul Marquez di trek lurus jelang lap terakhir. Lap terakhir sempat diwarnai oleh keberhasilan Marquez menyusul Dovizioso di tikungan terakhir, namun pebalap Italia itu lalu mampu mengambil alih posisi pertama di momen berikutnya.

Valentino Rossi sendiri tampil cukup bagus di seri MotoGP Qatar. Start dari nomor urut ke-14, Rossi mampu menyusul banyak pebalap dan mengakhiri balapan di posisi kelima, di belakang Cal Crutchlow dan Alex Rins. (R2/cnnindonesia.com)

Continue Reading

SPORT

Ganda Putri Tiongkok Juara All England 2019

Published

on

Chen Qingchen dan Jia Yifan (NET)

Birmingham, penatimor.com – Ganda putri Tiongkok Chen Qingchen/Jia Yifan menjadi juara All England 2019 usai menundukkan duo Jepang Mayu Matsumoto/Wakanan Nagahara.

Dalam laga final di Arena Birmingham, Minggu (10/3) malam, Chen/Jia yang kini menduduki peringkat lima dunia itu menundukkan ganda Jepang ranking tiga dunia itu dengan rubber game 18-21, 22-20, 21-11, dalam laga berdurasi 82 menit (statistik BWF). Ya, Chen/Jia harus melakoni tiga game yang tak mudah.

Namun, sebelumnya Chen/Jia sudah ‘memilih’ jalur terjal menuju final. Di perempat final mengalahkan ganda peringkat empat dunia asal Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Kemudian di semifinal menumbangkan peringkat satu dunia Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Di final, Chen/Jia dan Matsumoto/Nagahara menghadirkan laga yang menegangkan, menghibur dan sekaligus mengundang senyum. Dalam suatu momen, kok yang dipakai menembus raket Matsumoto.

Dua ganda putri finalis All England 2019 ini juga sekaligus menghapus tradisi straight game di final yang sudah empat musim terjadi.

Di 2015 Bao Yixin/Tang Yuanting (Tiongkok) juara setelah menang 21-14, 21-14 atas Wang Xiaoli/Yu Yang (Tiongkok). Pada 2016, Misaki Matsutomo/Ayak Takahashi menang 21-10, 21-12 atas Tang Yuanting/Yu Yang (Tiongkok).

Di 2017, Chang Ye Na/Lee So Hee juga menang straight game atas Kamilla Rytter Juhl / Christinna Pedersen 21-18, 21-13 dan tahun lalu Kamilla/Christinna menang atas Yuki Fukushima/Sayaka Hirota 21-19, 21-18.

Gelar All England 2019 dari Chen/Jia ini juga mengakhiri puasa gelar Tiongkok di nomor ganda putri sejak 2015. (adk/jpnn/R4)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2018 Pena Timor

error: Content is protected !!